RADAR BOGOR - GAC Indonesia akhirnya resmi meluncurkan mobil listrik terbarunya, AION UT, ke pasar Tanah Air. Mobil ini hadir dalam dua varian, yaitu Standard dan Premium.
Soal harga, AION UT dibanderol cukup ramah kantong untuk ukuran mobil listrik. Varian Standard dilepas Rp325 juta dengan jarak tempuh 400 km, sementara varian Premium dijual Rp363 juta dan bisa melaju hingga 500 km. Semua harga sudah on the road (OTR) Jakarta.
Menurut CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, AION UT dihadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat urban, keluarga, hingga generasi muda yang ingin punya mobil listrik dengan desain stylish, harga bersahabat, dan garansi lengkap.
Mobil ini sebenarnya sudah lebih dulu mencuri perhatian saat perkenalannya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di Tangerang.
Saat itu, tampilannya yang modern dan teknologinya yang canggih langsung jadi sorotan pengunjung.
Soal baterai, AION UT menggunakan jenis LFP dengan teknologi Magazine Battery cell-to-pack. Teknologi ini sudah digunakan di lebih dari 1 juta mobil listrik di seluruh dunia.
Keunggulannya, baterai ini bisa diisi cepat dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam 24 menit. Untuk varian Standard, kapasitas baterainya 44,1 kWh dengan jarak tempuh 400 km sekali isi penuh.
Sedangkan untuk varian Premium, kapasitasnya lebih besar yakni 60 kWh, sehingga mampu menempuh jarak 500 km.
Dari sisi fitur, AION UT sudah dilengkapi teknologi canggih seperti sistem bantuan berkendara otonom (ADAS) Level 2 di semua varian.
Mobil ini juga dipersenjatai dengan sistem pengereman One Box dari Bosch, AUTO HOLD pintar, rem otomatis depan-belakang, serta kamera 360 derajat plus sensor parkir.
Tak berhenti di situ, GAC Indonesia juga memberi banyak keuntungan tambahan. Ada program Lifetime Warranty untuk baterai, motor, dan controller.
Selain itu, garansi kendaraan berlaku hingga 8 tahun atau 160.000 km, plus free maintenance selama 3 tahun atau 40.000 km.
Keunggulan mobil listrik ini juga terasa di biaya operasionalnya. Karena minim komponen bergerak, biaya servis jauh lebih murah dibanding mobil bensin. Konsumsi energinya pun lebih hemat sehingga cocok untuk pemakaian harian.
AION UT juga dibekali sistem keselamatan pintar lewat fitur ADiGO (AION Digital Intelligent Gateway and Operation System).
Dengan teknologi ini, pengalaman berkendara terasa lebih aman dan nyaman, baik di dalam kota maupun perjalanan jauh.
Respons pasar terhadap AION UT cukup positif. Andry menyebutkan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sudah menembus 2.500 unit untuk kedua varian. Mayoritas pemesan datang dari wilayah Jabodetabek.
Konsumen nantinya tetap mendapat jaminan garansi kendaraan hingga 8 tahun atau 160.000 km, serta perawatan gratis 3 tahun atau 40.000 km. Hal ini membuat pemilik tidak perlu khawatir soal biaya ekstra dalam beberapa tahun pertama.
Andry menegaskan, pengiriman unit AION UT akan mulai dilakukan pada akhir Oktober 2025. Jadi, para konsumen yang sudah melakukan pemesanan tinggal menunggu mobil listrik barunya sampai di garasi rumah. (***)
Penulis: Ahmad Raul / Magang Universitas BSI Depok
Sumber: AION Indonesia