Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Fitra Eri Simulasi Jadi Miliuner, Pilih Tiga Mobil Impian di Ivans Motor Jika Kekayaan Tak Terbatas

Yosep Awaludin • Minggu, 26 Oktober 2025 | 12:20 WIB
Fitra Eri saat melakukan simulasi jadi miliuner dan membeli mobil sport.
Fitra Eri saat melakukan simulasi jadi miliuner dan membeli mobil sport.

RADAR BOGOR - Dunia otomotif kembali dihebohkan oleh konten terbaru dari jurnalis dan reviewer otomotif ternama, Fitra Eri, yang kali ini melakukan simulasi belanja mobil mewah di dealer ternama, Ivan's Motor.

Dalam video yang sukses menarik perhatian penggemar supercar, Fitra Eri berandai-andai menjadi seorang miliuner yang dihadapkan pada pilihan sulit untuk membeli tiga mobil dari koleksi eksotis yang tersedia, tanpa memedulikan batasan harga.

Dikutip dari Youtube Fitra Eri, konten ini bukan sekadar pamer kemewahan, tetapi juga menyajikan analisis mendalam dari seorang ahli otomotif.

Kehadiran Fitra Eri di Ivan's Motor sendiri awalnya didasari oleh kebutuhan perbaikan pada mobil pribadinya, Mercedes-Benz SLK 55 AMG, yang baru ia beli dari tempat tersebut.

Ini adalah detail penting yang menyoroti layanan purna jual luar biasa dari Ivan's Motor, yang menanggung sebagian besar biaya perbaikan komponen-komponen aus pada mobil bekas tersebut sebagai bentuk garansi dan hubungan baik dengan konsumen.

Saat SLK 55 AMG miliknya sedang ditangani dengan baik di bengkel, Fitra Eri memutuskan untuk menghabiskan waktu dengan "cuci mata" melihat deretan mobil-mobil performa tinggi dan sangat langka yang mengisi showroom Ivan's Motor.

Mulai dari Bentley, Rolls-Royce, hingga beragam model Ferrari dan Porsche terbaru, semuanya tersedia dalam satu atap, memberikan pemandangan yang memanjakan mata para pecinta kecepatan.

Simulasi pun dimulai: jika uang bukan lagi masalah dan ia hanya diperbolehkan memilih tiga mobil untuk dipakai sendiri dari stok yang ada, mobil mana saja yang akan ia boyong pulang?

Pilihan ini, menurut Fitra Eri, jauh lebih sulit daripada membayangkan tidak punya uang, karena terlalu banyak pilihan istimewa yang ada di depannya.

Pilihan pertamanya jatuh kepada Ferrari 458 Italia, sebuah supercar ikonik yang memiliki nilai historis dan emosional yang sangat tinggi di mata Fitra Eri.

Ia menjelaskan bahwa mobil ini merupakan mid-engine Ferrari terakhir yang menggunakan mesin Naturally Aspirated (NA) V8, sebelum era turbocharger mengambil alih.

Alasan utamanya memilih 458 Italia bukanlah semata-mata soal kecepatan, melainkan sensasi berkendara, responsivitas setir, dan raungan suara mesin NA yang khas, yang menurutnya benar-benar adiktif.

Rasa menyatu antara pengemudi dan mobil ini disebutnya sulit ditandingi, bahkan oleh model-model Ferrari yang lebih baru dan lebih kencang.

Pilihan kedua yang tak kalah menarik adalah Mercedes-AMG GT Black Series, mobil yang melambangkan puncak performa dan eksklusivitas dari divisi performa tinggi Mercedes-Benz, AMG.

Black Series selalu menjadi collectors item yang dicari karena produksinya yang sangat terbatas dan fokusnya pada performa ekstrem di trek balap.

Dengan mesin biturbo V8 4.000 cc yang menghasilkan tenaga 720 PS, mobil ini menawarkan performa brutal, namun Fitra Eri menekankan bahwa desain serat karbon yang agresif dan statusnya sebagai seri Black Series-lah yang membuatnya sangat istimewa.

Suaranya yang menggelegar, meskipun bermesin turbo, membuktikan bahwa AMG masih memiliki sentuhan khas dalam menciptakan soundtrack mobil.

Untuk mobil ketiga, Fitra Eri sempat bimbang antara dua legenda: Nissan GTR R35 edisi terakhir yang sangat ikonis, atau Porsche 911 GT3 RS (992) yang siap tempur di lintasan balap.

Kedua mobil ini memiliki daya tarik yang berbeda, namun ia harus memilih salah satu untuk melengkapi trio impiannya.

Setelah mempertimbangkan aspek koleksi versus kenikmatan berkendara murni, Fitra Eri akhirnya menjatuhkan pilihan pada Porsche 911 GT3 RS.

Ia berargumen bahwa mobil ini memberikan driving experience yang jauh lebih menggugah adrenalin dan secara mekanis sangat menyatu dengan pengemudi, sebuah sensasi yang sulit dikejar oleh GTR.

Ia menyimpulkan bahwa jika GTR R35 dibeli untuk tujuan koleksi dan investasi, maka GT3 RS dipilih murni untuk kenikmatan berkendara di level yang paling ekstrem, melengkapi trio impiannya bersama Ferrari 458 Italia dan AMG GT Black Series.

Meskipun simulasi ini hanya sebatas mimpi, pilihan ini memberikan panduan menarik bagi para penggemar mobil performa tinggi.

Kesimpulannya, simulasi Fitra Eri ini bukan sekadar daftar belanja mewah, melainkan sebuah analisis berbasis pengalaman yang menempatkan rasa berkendara (driving feel) dan nilai historis (the last of NA) di atas kecepatan absolut.

Video ini sukses menghibur sekaligus memberikan edukasi mendalam mengenai nilai sejati dari sebuah mobil supercar eksotis yang tak ternilai harganya. (Arif/BSI)

Editor : Yosep Awaludin
#fitra eri #otomotif #mobil mewah