Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Inovasi Modifikasi Supercar! Garasi Drift dan AIRBFT Luncurkan Airsus V2, Bikin Ferrari dan Lamborghini Kandas Fungsional

Yosep Awaludin • Minggu, 26 Oktober 2025 | 13:00 WIB
Mobil supercar hasil modifokasi Garasi Drift dan AIRBFT.
Mobil supercar hasil modifokasi Garasi Drift dan AIRBFT.

RADAR BOGOR – Dunia modifikasi otomotif Indonesia kembali dihebohkan dengan kolaborasi terdepan antara Garasi Drift dan AIRBFT, yang baru-baru ini meluncurkan produk air suspension terbarunya, yaitu V2.

Produk revolusioner dari Garasi Drift ini tidak hanya menjanjikan penampilan stance yang ekstrem, tetapi juga mengedepankan fungsionalitas dan kepraktisan, bahkan untuk mobil sekelas supercar.

Pemasangan perdana sistem suspensi udara generasi terbaru ini didokumentasikan langsung melalui kanal YouTube Garasi Drift, yang melibatkan dua mobil eksotis milik pelanggan setia: Lamborghini Huracán dan Ferrari 488 Spider.

Kedua mobil supercar ini dipilih sebagai platform untuk mendemonstrasikan keunggulan desain dan performa dari paket air suspension AIRBFT X Garasi Drift V2 yang dirancang khusus.

Lamborghini Huracán, yang sebelumnya telah menggunakan versi pertama, menjadi mobil upgrade yang menunjukkan transisi dan peningkatan signifikan pada sistem manajemen.

Sementara itu, Ferrari 488 Spider menjadi kanvas baru untuk instalasi penuh, memperlihatkan betapa mulusnya integrasi sistem suspensi udara canggih ini pada mobil Eropa berkecepatan tinggi.

Keunikan Ferrari 488 Spider ini juga menarik perhatian, karena telah dimodifikasi dengan sentuhan JDM (Japanese Domestic Market) yang kental, seperti penggunaan velg Advan GT.

Kombinasi mobil Italia bertenaga buas dengan velg ikonik asal Jepang ini menciptakan estetika yang sangat menarik dan mempertegas bahwa pemiliknya adalah seorang car enthusiast sejati dengan selera modifikasi yang tinggi.

Alasan utama pelanggan supercar beralih ke air suspension adalah kebutuhan akan fitment yang sempurna tanpa mengorbankan utilitas berkendara harian.

Dengan Airsus V2, mobil dapat diatur menjadi super ceper saat diparkir, yang dikenal dengan istilah "kandas", namun dapat ditinggikan secara instan ketika menghadapi polisi tidur, tanjakan curam, atau jalan yang kurang ideal.

Daya tarik utama dari V2 terletak pada desain manajemen yang kini jauh lebih kompak dan mature dalam satu unit boks tunggal.

Versi terbaru ini mengintegrasikan tangki udara, kompresor, water trap, dan manajemen elektronik menjadi satu paket all-in-one yang efisien, mengurangi kerumitan instalasi dan menghemat ruang secara signifikan.

Dalam proses pengerjaan, tim Garasi Drift menunjukkan bahwa pemasangan pada kaki-kaki Ferrari 488, meskipun merupakan mobil miliaran rupiah, ternyata cukup plug and play karena unit suspensi udara telah disiapkan secara spesifik untuk model tersebut.

Suspensi lama dilepas dan digantikan dengan unit baru yang langsung terhubung ke sistem manajemen.

Khusus untuk Huracán, proses upgrade dari V1 ke V2 manajemen terbukti sangat cepat, memakan waktu kurang dari 10 menit untuk mencopot unit lama dan memasang unit baru.

Desain yang ringkas dan integratif pada V2 memastikan bahwa ruang bagasi depan (frunk) tetap lega dan fungsional, bahkan mempermudah akses jika diperlukan troubleshooting.

Salah satu fitur canggih yang disorot adalah sistem kontrol nirkabel V2, yang memungkinkan pengguna untuk mengatur ketinggian mobil langsung melalui aplikasi di ponsel cerdas (baik App Store maupun Play Store).

Pengemudi dapat menyimpan preset ketinggian favorit, misalnya untuk mode parkir, mode jalan santai, dan mode tinggi untuk melewati rintangan, semuanya dapat diatur hanya dengan sentuhan jari.

Pada instalasi Ferrari 488, unit boks manajemen V2 berhasil ditempatkan dengan sempurna di ruang frunk, memanfaatkan dimensi yang pas dengan bagasi depan mobil.

Penempatan ini memastikan bahwa fungsi asli bagasi untuk menampung barang tetap terjaga, sementara sistem suspensi udara terpasang dengan aman dan rapi, tanpa mengganggu estetika interior maupun eksterior.

Hasil akhir menunjukkan kedua supercar—Huracán yang berwarna merah dan 488 Spider yang berwarna putih—berhasil mencapai fitment yang sangat rendah saat dalam posisi kandas, dengan fender hampir menyentuh ban.

Momen ini menjadi puncak demonstrasi, memperlihatkan perpaduan antara modifikasi ekstrim dengan teknologi suspensi yang dapat diandalkan untuk pemakaian sehari-hari.

Garasi Drift menekankan bahwa meskipun mobil supercar seringkali dianggap rumit, teknologi Airsus V2 hadir sebagai solusi modifikasi yang tidak hanya estetis, tetapi juga logis dan fungsional, menjawab kebutuhan car enthusiast yang ingin menikmati mobil mereka di berbagai kondisi jalan.

Kolaborasi antara Garasi Drift dan AIRBFT melalui Airsus V2 ini diharapkan dapat menjadi standar baru dalam modifikasi suspensi untuk mobil high-end di Indonesia.

Membuktikan bahwa kemewahan dan performa tinggi dapat berjalan beriringan dengan kepraktisan teknologi modern. (Arif/BSI)

Editor : Yosep Awaludin
#supercar #Garasi Drift #modifikasi