RADAR BOGOR – Honda Odyssey RC1 generasi kelima, khususnya model facelift 2019, kembali menarik perhatian di kalangan pencinta otomotif.
Honda Odyssey, mobil MPV premium yang dijuluki 'Mobil Ninja' ini dinilai menawarkan keseimbangan sempurna antara kenyamanan kelas atas dan pengalaman berkendara yang menyenangkan, berbeda dari rivalnya yang lebih berdimensi besar seperti Alphard.
Review mendalam dari sebuah kanal otomotif terkenal Youtube Gofar Hilman menyoroti segala kelebihan dan kekurangan Honda Odyssey, mobil keluarga berdarah Jepang ini.
Honda Odyssey RC1 2019 menonjolkan desain yang disebut futuristik namun elegan, dengan grille krom besar yang menyatu harmonis dengan lampu utama.
Perubahan paling mencolok pada versi facelift adalah penggunaan fog lamp LED yang memanjang, memberikan kesan modern yang tajam.
Meskipun merupakan MPV keluarga, mobil ini secara alami sudah memiliki stance yang ceper, memberikan tampilan sporty tanpa perlu modifikasi ekstrem pada suspensi.
Sektor performa ditenagai oleh mesin K24W7 berkapasitas 2.4L i-VTEC empat silinder, yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 173 horsepower dan torsi 220 Nm.
Tenaga ini disalurkan melalui transmisi Continuous Variable Transmission (CVT) yang dikenal memiliki perpindahan gigi sangat halus.
Dalam ulasan, performa mesin terasa lebih nampol dan responsif setelah melakukan penggantian pulley standar dengan versi racing, menunjukkan potensi tersembunyi mobil keluarga ini.
Kenyamanan interior menjadi nilai jual utama Odyssey, terutama pada baris kedua yang dilengkapi fitur Captain Seat yang dijuluki 'Jok Ajaib'.
Kursi baris kedua ini menawarkan pengaturan reclining dan bisa digeser jauh ke belakang, menciptakan legroom yang luar biasa lega.
Fitur ini sangat mendukung kenyamanan maksimal bagi penumpang yang ingin beristirahat atau tidur selama perjalanan jarak jauh, menjadikan Honda Odyssey pilihan ideal untuk perjalanan keluarga.
Selain itu, kabin dilengkapi berbagai fitur premium lainnya yang memanjakan penumpang. Adanya power sliding door di kedua sisi, tirai jendela (sunshade) untuk privasi.
Serta monitor atap yang terintegrasi dengan head unit Android, semakin memperkuat nuansa mewah dan fungsional.
Bahkan untuk pengemudi, area kokpit terasa luas dengan pandangan yang minim blind spot, berkat desain kaca depan yang lebar dan tinggi.
Dari sisi fungsionalitas, Honda Odyssey 2019 dilengkapi dengan fitur canggih seperti kamera 360 derajat untuk memudahkan manuver parkir, dan paddle shift yang memberikan sensasi kontrol manual yang lebih sporty.
Fitur-fitur keamanan dan kenyamanan seperti ini memastikan mobil tetap relevan di tengah gempuran teknologi otomotif modern.
Bagasi belakang juga menawarkan kepraktisan tingkat tinggi karena bangku baris ketiga dapat dilipat rata ke dalam lantai, menciptakan ruang kargo yang sangat luas.
Meskipun dipenuhi kelebihan, ulasan tersebut juga menyoroti dua kelemahan signifikan. Yang pertama adalah masalah pada ground clearance yang terlalu rendah.
Desain ceper ini, meski estetis, seringkali menyebabkan bagian bawah mobil, terutama pintu, mudah mentok atau menggesek trotoar saat parkir atau melintasi jalan yang tidak rata, sebuah masalah praktis dalam penggunaan sehari-hari.
Kelemahan kedua yang diakui oleh pengulas adalah konsumsi bahan bakar yang terbilang boros.
Pengalaman penggunaan menunjukkan angka paling hemat hanya berada di kisaran 1:10 (liter per kilometer) untuk kombinasi berkendara, bahkan bisa mencapai 1:7 di kondisi terpadat.
Angka ini mungkin menjadi pertimbangan serius bagi calon pembeli yang mengutamakan efisiensi BBM, meskipun tenaga mesin yang mumpuni dianggap sebagai kompensasi yang memaafkan.
Namun demikian, dengan segala fitur canggih dan kenyamanan first class yang ditawarkan, Odyssey RC1 2019 tetap dianggap sebagai pilihan MPV yang sangat menarik.
Mobil ini sangat cocok bagi mereka yang mencari mobil keluarga premium dengan nuansa personal yang kuat, di mana pengemudi tetap dapat menikmati sensasi berkendara yang asyik tanpa melupakan kenyamanan penumpang.
Kualitas Honda yang bandel juga menjadi nilai plus. Selama pemakaian harian selama berbulan-bulan, pengulas belum menemukan masalah berarti pada mobil ini, bahkan ketika digunakan secara agresif.
Hal ini menunjukkan bahwa Odyssey RC1 memiliki durabilitas yang baik, asalkan perawatan rutin, terutama pada transmisi CVT, dilakukan secara konsisten sesuai anjuran pabrikan.
Kepraktisan lain terletak pada dimensi mobil. Dengan lebar hanya sekitar 1.820 mm, Odyssey dikategorikan sebagai "gang friendly," berbeda dengan MPV sejenis yang lebih lebar dan terkadang menyulitkan manuver di jalan-jalan sempit perkotaan.
Perpaduan dimensi yang pas ini berkontribusi besar pada pengalaman berkendara yang mudah dan bebas stres di tengah kemacetan kota besar.
Sebagai penutup ulasan, reviewer menyampaikan bahwa Odyssey RC1 2019 adalah mobil yang berhasil mempertahankan esensi mengemudi yang menyenangkan.
Di tengah gempuran mobil listrik dengan fitur serbacanggih, mobil konvensional seperti Odyssey justru memberikan nuansa yang otentik dan memuaskan bagi para enthusiast otomotif.
Kenyamanan mewah dan performa gesit menjadikan Odyssey "Mobil Ninja" ini layak dipertimbangkan di pasar mobil bekas premium.
vfgbBaca Juga: Doenjang Jjigae, Sup Khas Korea yang Cuma Butuh Cemplung-Cemplung
Harga bekas Honda Odyssey 2019 di Indonesia saat ini berada di rentang yang cukup stabil, menjadikannya opsi menarik untuk mendapatkan MPV premium yang sarat fitur.
Mobil ini membuktikan bahwa sebuah MPV keluarga tidak harus identik dengan kebosanan, melainkan bisa menjadi daily driver yang memadukan keindahan, kenyamanan, dan performa yang sigap. (Arif/BSI)
Editor : Yosep Awaludin