Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gebrakan Baru Jaecoo: J5 SHS Hybrid Diulas, Siap Guncang Pasar Otomotif dengan Harga Tak Terduga?

Yosep Awaludin • Jumat, 14 November 2025 | 13:00 WIB
Penampakan Jaecoo J5 SHS Hybrid
Penampakan Jaecoo J5 SHS Hybrid

RADAR BOGOR - Peluncuran Jaecoo J5 EV di Indonesia telah menarik perhatian besar, bahkan diklaim membuat calon konsumen mobil listrik merek lain mempertimbangkan ulang Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) mereka.

Namun, di tengah euforia EV, Jaecoo kembali membuat kejutan dengan memperkenalkan varian terbarunya, yaitu Jaecoo J5 SHS Hybrid, yang baru-baru ini diulas secara mendalam, memicu spekulasi tentang potensi kehadirannya di pasar Tanah Air.

Dikutip dari YouTube LugNutz Auto Junkie, ulasan ini menyoroti perbedaan krusial antara Jaecoo J5 versi Battery Electric Vehicle (BEV) yang sudah ada di Indonesia dengan J5 SHS Hybrid yang diulas langsung dari China, sebuah langkah strategis untuk mengukur respons pasar.

Mobil hybrid ini ditenagai oleh mesin bensin 1500cc Turbo yang dipadukan dengan sistem hybrid, menawarkan kombinasi performa tinggi dan efisiensi bahan bakar yang luar biasa.

Dari sisi performa, Jaecoo J5 SHS Hybrid tidak main-main, menghasilkan tenaga maksimum sebesar 210 PS dan torsi puncak mencapai 310 Nm, angka yang tergolong impresif untuk sebuah SUV kompak.

Tenaga besar ini terbukti saat pengujian akselerasi, di mana mobil menunjukkan responsifitas tinggi bahkan menyebabkan wheel spinning atau ban berputar sesaat ketika diinjak penuh, menunjukkan potensi kecepatan yang siap ditawarkan.

Salah satu poin paling menarik adalah klaim efisiensi bahan bakarnya, yang disebut-sebut bisa mencapai 1:20 km/liter, sebuah angka yang sangat kompetitif di segmen SUV hybrid.

Jika klaim ini benar, J5 SHS Hybrid berpotensi menjadi pilihan yang sangat irit dan ramah kantong bagi konsumen Indonesia yang mencari kendaraan dengan biaya operasional rendah namun tetap bertenaga.

Secara visual, perbedaan paling kentara terletak pada bagian wajah mobil, khususnya grill depan. Versi EV hadir dengan tampilan mulus khas mobil listrik.

Sementara varian SHS Hybrid menampilkan grill horizontal yang berani, memberikan kesan agresif dan lebih konvensional, menegaskan identitasnya sebagai kendaraan bertenaga bensin-hybrid.

Selain itu, J5 SHS Hybrid mengadopsi mekanisme pengisian bahan bakar konvensional yang berlokasi di sisi samping, berbeda dengan port pengisian daya listrik pada versi EV.

Mobil ini direkomendasikan menggunakan bensin dengan minimal RON 95, namun juga disebutkan kompatibel dengan bahan bakar etanol E5 dan E10, menunjukkan kesiapan adaptasi terhadap tren bahan bakar masa depan.

Meskipun terdapat perbedaan signifikan pada sektor mesin dan desain depan, banyak elemen eksterior lainnya yang dipertahankan sama persis dengan J5 EV.

Mulai dari dimensi, desain lampu belakang, hingga pelek two-tone berukuran R18, semuanya menunjukkan konsistensi bahasa desain Jaecoo yang modern dan elegan, seringkali disamakan dengan DNA desain Range Rover.

Masuk ke dalam kabin, suasana yang disajikan tidak jauh berbeda dengan versi EV, mempertahankan nuansa premium dengan sentuhan soft-touch yang melimpah pada door trim.

Sistem infotainment dan layout kemudi juga tampak serupa, memastikan pengalaman pengguna yang familiar bagi mereka yang sudah mengenal produk J5 sebelumnya.

Namun, kunci mobil hybrid ini memberikan petunjuk penting dengan menyertakan tombol remote engine start, sebuah fitur praktis yang memungkinkan pengemudi menyalakan mesin dari jarak jauh.

Sangat berguna untuk mendinginkan kabin sebelum memasuki mobil, sekaligus menggarisbawahi teknologi yang diusung oleh varian hybrid ini.

Pengujian mode berkendara turut dilakukan, memperlihatkan perbedaan karakter antara mode Sport dan Eco.

Meskipun mode Sport menawarkan ledakan tenaga yang brutal hingga menyebabkan wheel spinning dua kali, mode Eco tetap memberikan akselerasi yang kuat namun lebih halus dan terkontrol, menjadikannya lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan.

Jaecoo juga tidak melupakan aspek keselamatan, melengkapi J5 SHS Hybrid dengan fitur keselamatan pasif dan aktif yang mumpuni, termasuk rem cakram di keempat roda, serta serangkaian fitur ADAS (Advanced Driver-Assistance Systems) yang lengkap.

Fitur ini mencakup Adaptive Cruise Control dan sistem kamera 360 derajat, meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara secara signifikan.

Isu utama yang kini menjadi perbincangan hangat adalah mengenai harga dan ketersediaan. Dengan versi bensin-hybrid, logikanya harga mobil ini seharusnya lebih terjangkau dibandingkan versi listrik murni.

Memunculkan spekulasi liar di kalangan penggemar otomotif mengenai potensi harga yang 'tidak masuk akal' di bawah angka 200 juta Rupiah, jika Jaecoo memutuskan untuk membawanya ke Indonesia.

Kehadiran Jaecoo J5 SHS Hybrid, jika benar-benar masuk ke pasar Indonesia, diprediksi akan menjadi pesaing serius bagi merek-merek mapan asal Jepang dan bahkan berpotensi mengacaukan peta persaingan SUV kompak yang didominasi oleh teknologi hybrid.

Kita tunggu saja gebrakan selanjutnya dari Jaecoo, apakah mereka akan melanjutkan tradisi kejutan dengan membawa varian hybrid berpeforma tinggi ini. (Arif/BSI)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #mobil listrik #Jaecoo