RADAR BOGOR - Skuter matic premium kembali menjadi sorotan setelah sebuah ulasan video dari kanal Youtube Den Dimas menempatkan Italjet Dragster 250cc sebagai kasta tertinggi di segmen skuter bongsor, bahkan di atas Yamaha XMAX dan Honda Forza.
Italjet Dragster 250cc yang merupakan motor eksklusif asal Italia ini, diklaim mampu memberikan pengalaman berkendara yang berbeda.
Italjet Dragster 250cc didukung oleh spesifikasi standar pabrikan yang menyaingi motor modifikasi termahal, menjadikannya pilihan bagi mereka yang ingin tampil menonjol dan sukses di jalanan.
Motor matic ini menarik perhatian publik bukan hanya karena mesinnya yang 250cc, melainkan juga karena harganya yang fantastis, yaitu sekitar Rp150 juta, sebuah angka yang setara dengan harga mobil LCGC baru di Indonesia.
Bandrol harga selangit ini secara otomatis menargetkan konsumen dari kalangan hobi dan kolektor yang memandang kendaraan bukan sekadar alat transportasi, melainkan sebuah pernyataan gaya hidup dan simbol personalisasi yang tidak dimiliki banyak orang lain.
Meskipun memiliki kapasitas mesin yang sama dengan XMAX atau Forza, Italjet Dragster 250cc menawarkan rasio tenaga-ke-bobot yang jauh lebih menguntungkan karena bodinya yang sangat ringan.
Disebutkan bahwa bobot motor ini berada di bawah 130 kilogram, bahkan lebih enteng 5 hingga 7 kilogram dibandingkan NMAX atau PCX, sehingga akselerasi yang dihasilkan terasa luar biasa dan responsif.
Penggabungan mesin bertenaga dengan bobot minimal ini menjadi jawaban atas keresahan para pengendara matic bongsor yang sering mengeluh motor mereka terasa kurang bertenaga karena kegedean badan.
Nilai jual utamanya terletak pada komitmen pabrikan untuk menyematkan parts premium sebagai kelengkapan standar, menghilangkan kebutuhan untuk melakukan modifikasi mahal pasca pembelian.
Ini adalah poin krusial yang membedakannya dari rival Jepang, di mana pemilik XMAX seringkali menghabiskan puluhan hingga ratusan juta rupiah untuk mengganti komponen vital. Italjet sudah menyelesaikan masalah ini langsung dari pabrik.
Secara spesifik, motor ini sudah dilengkapi dengan sistem pengereman Brembo baik di roda depan maupun belakang, sebuah merek yang menjadi gold standard di dunia otomotif performa tinggi.
Selain itu, sektor suspensi juga digarap serius dengan penggunaan shockbreaker Ohlins di bagian depan dan belakang, menjamin kualitas peredaman dan handling yang superior, yang membuat motor ini siap diajak ngebut tanpa perlu upgrade apapun lagi.
Dari segi desain, DNA Italia sangat kental dengan filosofi yang agresif dan minimalis, menampilkan gaya "trondol" yang mengekspos sasis teralis, mesin, dan bahkan tangki bensin.
Bentuk bodi yang unik dan garang ini membuat Italjet Dragster menjadi magnet visual di jalanan, seolah-olah seluruh motor adalah seni bergerak yang dirancang untuk menarik perhatian dan pujian dari setiap mata yang melihatnya.
Elemen desain yang paling eksotis dan fungsional adalah sistem suspensi depan non-konvensional yang menggunakan swing arm bukan fork teleskopik tradisional, terhubung dengan peredam kejut Ohlins yang tampak jelas dari luar.
Mekanisme unik ini tidak hanya menawarkan tampilan yang spektakuler bagi mereka yang suka "pamer Ohlins," tetapi juga memberikan stabilitas handling yang berbeda secara fundamental karena tidak terjadi dive (menukik) saat pengereman mendadak.
Detail-detail kecil lainnya juga menunjukkan kecermatan desain Italia, seperti lampu DRL dan lampu sein yang terintegrasi secara elegan di pelindung tangan (lever guard), serta adanya winglet standar di sisi fairing.
Meskipun winglet ini mungkin tidak berpengaruh signifikan pada aerodinamika di kecepatan rendah, detail ini secara visual menambahkan sentuhan sporty yang sering ditemukan pada motor balap atau kendaraan berperforma tinggi Ducati dan Ferrari.
Kehadiran varian 250cc ini di pasar Indonesia sendiri merupakan sebuah kisah menarik karena versi globalnya adalah 125cc dan 300cc.
Motor 250cc ini lahir berkat permintaan khusus dari Indonesia, bertujuan agar harga jual tidak terbebani oleh bracket pajak barang mewah yang lebih tinggi untuk motor di atas 250cc, sebuah langkah strategis yang membuat produk premium ini bisa lebih terjangkau bagi konsumen lokal.
Pengalaman berkendara motor ini diklaim lebih menyerupai motor sport ketimbang skuter matic biasa, dengan posisi riding yang cenderung tinggi dan sporty, meskipun joknya tergolong keras.
Stabilitasnya yang luar biasa saat bermanuver dan melakukan pengereman keras menjadi nilai tambah besar, membuat reviewer menyimpulkan bahwa Dragster 250cc adalah "sports matic beneran" yang sangat menyenangkan untuk dikendarai di dalam kota maupun sirkuit.
Namun, sebagai motor yang mengedepankan desain dan performa, motor ini memiliki beberapa kekurangan minor di aspek fungsionalitas harian yang perlu dipertimbangkan calon pembeli.
Ruang bagasinya sangat minim, hanya cukup untuk menaruh dompet kecil dan powerbank, serta motor ini belum dilengkapi teknologi modern seperti keyless ignition atau riding mode, sebuah ironi untuk motor seharga Rp150 juta.
Pada akhirnya, kesimpulan dari ulasan video tersebut adalah bahwa Italjet Dragster 250cc sangat "worth it" atau sepadan, terutama jika dibandingkan dengan total pengeluaran untuk memodifikasi XMAX atau Forza hingga mencapai spesifikasi rem Brembo dan suspensi Ohlins.
Bagi mereka yang mencari motor matic sebagai motor hobi yang langsung ganteng, eksklusif, dan menggunakan komponen premium tanpa perlu repot modifikasi, Dragster 250cc adalah pilihan yang rasional.
Oleh karena itu, Italjet Dragster 250cc memantapkan posisinya sebagai ultimate sport matic, sebuah kendaraan yang tidak hanya menawarkan kepraktisan matic, tetapi juga handling dan performa ala motor balap. (Arif/BSI)
Editor : Yosep Awaludin