Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jeep Wrangler Rubicon Terbaru Diuji Ekstrem oleh Yotuber Den Dimas, Mobil Rp2 Miliar Tes di Medan Kotor

Yosep Awaludin • Sabtu, 29 November 2025 | 18:40 WIB
Youtuber Den Dimas saat mencoba Jeep Wrangler Rubicon terbaru.
Youtuber Den Dimas saat mencoba Jeep Wrangler Rubicon terbaru.

RADAR BOGOR - YouTuber otomotif ternama, Den Dimas, baru-baru ini menghebohkan jagat maya dengan video pengujian ekstrem sebuah Jeep Wrangler Rubicon model terbaru.

Jeep Wrangler Rubicon yang ditaksir seharga Rp2 miliar ini, dibawa langsung ke medan off road yang sesungguhnya, membuktikan apakah ia layak menyandang predikat sebagai salah satu kendaraan segala medan terbaik.

Eksplorasi Jeep Wrangler Rubicon ini dilakukan bersama sang anak, Eren, yang tampak antusias mengikuti petualangan di luar batas aspal.

Dalam video tersebut, Den Dimas menyoroti fakta unik bahwa Jeep Wrangler Rubicon, meskipun dibanderol dengan harga fantastis mencapai dua miliar rupiah, masih mempertahankan banyak elemen mekanis yang terkesan jadul.

Fitur-fitur seperti rem tangan manual dan tuas persneling fisik untuk penggerak 4x4 menjadi bukti filosofi Jeep yang mengedepankan fungsionalitas murni dibandingkan kemewahan digital.

Filosofi desain ini menjadi kontroversial di mata sebagian orang yang mengharapkan kecanggihan maksimal dari mobil sekelas ini, tetapi justru dipuji oleh para penggemar off-road sejati.

Mereka berpendapat bahwa kemudahan perbaikan dan keandalan sistem mekanis lebih penting daripada layar sentuh atau tombol-tombol yang rentan rusak saat menghadapi lumpur dan air. Jeep memang diciptakan untuk menjadi alat, bukan sekadar simbol status.

Di bawah kap mesin, Rubicon ini dibekali dengan mesin 2000 cc empat silinder turbo yang menjanjikan tenaga besar yang cukup untuk menaklukkan rintangan terberat sekali pun.

Mobil ini memiliki sistem penggerak empat roda yang kokoh, dilengkapi dengan front and rear locker dan sway bar yang dapat diputuskan, sebuah fitur vital untuk memaksimalkan artikulasi roda dan traksi di medan yang sangat tidak rata atau licin.

Pengujian dimulai dengan menaklukkan tanjakan-tanjakan terjal dan lintasan miring yang membuat mobil terasa limbung.

Aksi ini secara jelas menunjukkan kemampuan suspensi dan ground clearance Rubicon yang memang dirancang untuk menjaga semua roda tetap menapak ke tanah.

Kemudian menghindari kehilangan traksi yang bisa berakibat fatal di lereng curam. Penumpang di dalamnya merasakan sensasi bergelombang yang khas.

Bagian paling menarik adalah ketika mobil ini harus melewati kubangan lumpur tebal yang terlihat sangat dalam dan lengket.

Den Dimas mengakui adanya kekhawatiran karena mereka tidak membawa kendaraan pendukung (recovery vehicle).

Namun, berkat ban off-road yang agresif dan tenaga mesin yang mumpuni, Rubicon berhasil melewati lumpur-lumpur tersebut tanpa banyak kesulitan, meskipun mobil menjadi sangat kotor.

Di medan paling sulit, Den Dimas mengaktifkan sistem front and rear locker, yang secara efektif mengunci diferensial roda depan dan belakang.

Fitur ini memastikan bahwa setiap roda berputar dengan kecepatan yang sama, mendistribusikan tenaga secara merata.

Ini adalah kunci sukses untuk melewati kubangan air dalam dan area berlumpur yang licin, mencegah roda yang kehilangan traksi berputar sia-sia.

Meskipun menunjukkan performa yang mengesankan sepanjang jalur, momen kritis terjadi menjelang akhir pengujian ketika mobil dihadapkan pada sebuah gundukan tanah yang tidak terduga di area berair.

Den Dimas sempat ragu, namun memutuskan untuk mengambil tantangan tersebut, yang ternyata menjadi keputusan yang hampir membawa petaka besar bagi mobil seharga miliaran ini.

Jeep Wrangler Rubicon itu akhirnya tersangkut atau mentok di bagian tengah bawah bodi, tepat di atas gundukan tanah, karena low wheel base-nya tidak cukup tinggi di titik tersebut.

Insiden ini membuktikan bahwa meskipun memiliki ground clearance tinggi, geometri mobil, khususnya pada bagian perut, tetap menjadi faktor penentu utama dalam off-road ekstrem, dan perlu perhitungan yang lebih cermat.

Situasi tegang ini memaksa tim untuk turun tangan dan melakukan upaya evakuasi secara manual.

Dengan bantuan dorongan dari beberapa orang, termasuk anggota tim, Rubicon akhirnya berhasil digeser dari posisi nyangkut tersebut.

Momen ini menjadi pengingat yang berharga bahwa dalam dunia off-road, persiapan dan peralatan pendukung adalah hal yang mutlak harus diprioritaskan.

Insiden ini bahkan menyebabkan salah satu anggota tim kehilangan sepatu yang tertinggal di dalam lumpur tebal saat berjuang membantu evakuasi mobil.

Peristiwa ini menjadi anekdot yang lucu sekaligus peringatan keras bagi para penggemar off-road amatir tentang risiko yang dihadapi saat menjelajah medan berat, di mana lumpur bisa menjadi jebakan yang sangat merepotkan.

Menutup video, Den Dimas tetap memberikan apresiasi tinggi kepada Jeep Wrangler Rubicon, mengakui bahwa insiden nyangkut tersebut disebabkan oleh kesalahan perhitungan jalur, bukan oleh kegagalan mobil itu sendiri.

Ia berterima kasih kepada pihak yang meminjamkan kendaraan dan menyatakan kepuasan atas pengalaman menguji mobil yang memang dibangun dengan satu tujuan: dominasi off-road.

Pengujian ini berhasil menjawab pertanyaan mengapa orang kaya bersedia membeli mobil yang tidak paling nyaman ini karena mobil Jeep Wrangler Rubicon ini menawarkan pengalaman berkendara yang murni dan performa off-road sejati yang tak tertandingi.

Video ini menjadi tontonan wajib bagi para penggemar otomotif yang ingin melihat batasan sejati dari sebuah kendaraan sport utility vehicle (SUV) legendaris. (Arif/BSI)

Editor : Yosep Awaludin
#Jeep Wrangler Rubicon #otomotif #off road