RADAR BOGOR - YouTuber otomotif ternama, Den Dimas, baru-baru ini membuat gebrakan yang menarik perhatian publik dengan memberikan kejutan istimewa kepada vokalis Fourtwnty, Ari Lesmana, berupa peningkatan total sistem audio pada mobil kesayangannya, Suzuki Fronx.
Momen ini terekam dalam sebuah video yang juga menjadi ajang pertemuan perdana dengan para inisiator komunitas Suzuki Fronx, menandai babak baru bagi para pemilik crossover compact tersebut di Indonesia.
Proyek modifikasi Suzuki Fronx ini secara khusus difokuskan untuk meningkatkan kualitas suara secara signifikan tanpa mengubah tampilan interior asli mobil, sesuai dengan permintaan Ari Lesmana yang menginginkan konsep "OEM Look".
Den Dimas dan timnya memastikan bahwa penampilan head unit tetap standar, namun performa audionya diubah secara menyeluruh untuk memenuhi standar pendengaran seorang profesional di industri musik.
Modifikasi audio yang dilakukan mencakup serangkaian komponen premium, mulai dari pemasangan Digital Sound Processor (DSP) untuk pengaturan frekuensi yang lebih detail dan tajam, penggantian seluruh speaker.
Hingga penambahan subwoofer aktif yang diletakkan secara tersembunyi di bawah kursi pengemudi.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bass yang dihasilkan tetap kuat dan bulat, namun tanpa mengorbankan ruang kabin.
Tidak hanya perangkat keras audio, bagian penting lain yang ditingkatkan adalah sektor peredam suara, di mana peredam dipasang di semua pintu hingga area bagasi.
Tujuannya adalah untuk memaksimalkan kinerja speaker dan meredam suara dari luar, membuat kabin menjadi lebih kedap dan memberikan pengalaman mendengarkan musik yang jauh lebih imersif dan berkualitas tinggi, meski Suzuki Fronx sudah memiliki teknologi NVH bawaan pabrik.
Setelah menjajal hasil modifikasi tersebut dengan memutar lagu-lagu miliknya sendiri, Ari Lesmana mengungkapkan kekagumannya yang luar biasa, menyebut kualitas suara yang dihasilkan benar-benar di luar ekspektasi.
Ia memuji detail suara yang jernih dan sensasi home theater di dalam mobil, sebuah pengakuan yang valid dari seorang musisi yang sangat mengutamakan kualitas audio.
Selesai dengan urusan audio, Den Dimas kemudian membawa Ari Lesmana untuk bertemu dengan Rico Lubis, sosok yang kini menjabat sebagai Ketua dan salah satu pendiri dari komunitas Suzuki Fronx Indonesia (SFI).
Pertemuan ini menjadi momen krusial untuk membahas inisiasi dan legalitas komunitas, menunjukkan keseriusan para penggemar Fronx untuk membangun wadah resmi yang terstruktur.
Rico Lubis yang dikenal sangat antusias di dunia otomotif, memamerkan modifikasi Fronx miliknya yang mengusung tema rally look, lengkap dengan spoiler belakang, stiker ala Suzuki Jimny atau Katana, dan penggunaan velg khusus.
Ia menekankan bahwa kendaraan crossover seperti Fronx sangat fleksibel, memungkinkan pemiliknya untuk berkreasi dalam berbagai bidang, mulai dari musik hingga gaya sporty.
Sebagai ketua SFI, Rico Lubis memaparkan sejumlah rencana kegiatan jangka pendek yang ambisius dan sudah tersusun rapi, termasuk pelaksanaan Jambore sebelum bulan puasa dan kegiatan touring jarak jauh.
Ia juga menegaskan komitmen komunitas untuk tidak hanya berfokus pada kendaraan, tetapi juga melaksanakan kegiatan sosial ke desa-desa tertinggal sebagai bentuk kepedulian.
Dalam diskusi, Rico Lubis menyebutkan bahwa SFI sedang dalam proses pengurusan badan hukum resmi dan mempersiapkan pengukuhan pengurus Mother Chapter (pusat).
Hal ini menunjukkan upaya serius untuk menjadikan Suzuki Fronx Indonesia sebagai organisasi yang terstruktur, sah, dan dapat diakui secara luas, memberikan kepastian bagi setiap anggotanya di seluruh Indonesia.
Selain audio, Ari Lesmana juga sempat berbagi pengalamannya dalam mengganti velg mobilnya dengan produk lokal ring 16, menunjukkan bahwa modifikasi pada Fronx sudah mulai merambah berbagai aspek.
Antusiasme ini dipercaya akan terus memicu kreativitas para pemilik Fronx lainnya, menjadikan mobil ini sebagai kanvas yang menarik bagi para modifikator.
Obrolan santai di antara para tokoh otomotif ini juga menyentuh topik yang jauh dari dunia mesin, yaitu fenomena bahasa gaul "Bab Bab Zam Zam".
Rico Lubis menjelaskan penggunaan ekspresi ini sebagai reaksi spontan terhadap sesuatu yang mengejutkan atau tidak terduga, yang kini semakin meluas dan bahkan ramai diperbincangkan sebagai bahasa pendunia.
Pertemuan antara Den Dimas, Ari Lesmana, dan Rico Lubis ini tidak hanya memperlihatkan potensi modifikasi Suzuki Fronx, tetapi juga membangkitkan antusiasme di kalangan pemilik mobil tersebut.
Dengan terbentuknya komunitas SFI, diharapkan Fronx akan semakin populer, didukung oleh semangat kebersamaan dan kegiatan positif yang terencana dengan baik, mencerminkan identitasnya sebagai compact crossover yang stylish dan serbaguna.
Secara keseluruhan, video ini berhasil mengemas informasi tentang modifikasi otomotif dan pembentukan komunitas dalam format yang menghibur, sekaligus mengukuhkan posisi Den Dimas sebagai influencer yang peduli terhadap lifestyle otomotif dan perkembangan komunitas.
Bagi pemilik Suzuki Fronx, ini adalah sinyal jelas bahwa dukungan dan platform untuk berbagi minat kini telah tersedia secara resmi. (Arif/BSI)
Editor : Yosep Awaludin