Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Mesin Mobil Overheat Bisa Mengakibatkan Kerusakan Besar, Pahami Penyebab dan Cara Menanganinya Berikut Ini

Yosep Awaludin • Sabtu, 13 Desember 2025 | 12:00 WIB
Ilustrasi mesin mobil alami overheat.
Ilustrasi mesin mobil alami overheat.

RADAR BOGOR - Overheat pada mesin mobil adalah kondisi serius di mana suhu mesin meningkat di atas batas normal, yang dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan.

Kondisi overheat mobil biasanya disebabkan oleh sistem pendingin yang tidak mengelola panas dari ruang bakar dengan benar.

Jika kita tahu apa yang menyebabkan mesin mobil overheta, kita bisa mencegah dan mengatasi masalah tersebut dengan lebih baik.

1. Kekurangan cairan pendinginan atau radiator

Suhu mesin meningkat secara signifikan ketika cairan radiator atau coolant berkurang biasanya akibat kebocoran di sistem pendingin karena kemampuan mesin untuk mendinginkan menurun secara signifikan.

2. Masalah Kipas Radiator

Saat kendaraan bergerak pelan atau berhenti dalam kemacetan, kipas radiator sangat penting karena mereka membantu mengalirkan udara ke radiator untuk melepaskan panas.

Jika sekring, sensor, atau motor kipas rusak, kipas akan berhenti bekerja, mengganggu proses pendinginan, dan suhu mesin akan meningkat, yang dapat menyebabkan overheat.

3. Thermostat rusak

Thermostat mengontrol aliran coolant ke radiator. Jika bagian ini rusak atau macet saat mesin tertutup, sirkulasi coolant terhambat, yang menghentikan proses pelepasan panas dan meningkatkan suhu mesin.

4. Radiator Tidak Berfungsi atau Tersumbat

Jika radiator digunakan terlalu lama, saluran-saluran kecilnya dapat dipenuhi dengan kotoran atau kerak.

Sumbatan ini menghalangi sirkulasi cairan coolant dan mengurangi kemampuan radiator untuk membuang panas ke udara, yang berdampak negatif pada efisiensi sistem pendinginan mesin.

5. Kekurangan atau Kualitas Oli Mesin yang Buruk

Oleh karena itu, oli melakukan dua fungsi untuk mesin selain berfungsi sebagai pelumas, itu juga membantu menyerap dan menurunkan suhu bagian dalam mesin.

Jika jumlah oli tidak mencukupi atau kualitasnya buruk, kemampuan pelumasan dan pendinginan mesin akan berkurang.

Karena itu, gesekan antar komponen meningkat, yang menyebabkan panas berlebih. Jika kendaraan mogok karena overheat, usahakan untuk tetap tenang.

Jangan coba menyalakan kembali mesin setelah dianggap cukup dingin; struktur komponen logam tidak akan kembali sepenuhnya ke bentuk awalnya meskipun suhu turun.

Hal ini dapat memperparah kerusakan yang disebabkan oleh benturan berulang antar bagian logam.

Sebaik-baiknya, gunakan layanan derek untuk membawa mobil Anda ke bengkel untuk perawatan profesional. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#mesin mobil #sistem pendingin #Overheat