Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Performa Andal untuk Touring Jarak Jauh, Royal Enfield Classic 650 Goda Para Penggemar Moge

Yosep Awaludin • Minggu, 14 Desember 2025 | 11:40 WIB
Tampilan moge Royal Enfield Classic 650.
Tampilan moge Royal Enfield Classic 650.

RADAR BOGOR—Royal Enfield menghadirkan Royal Enfield Classic 650 untuk kembali menggoda para penggemar motor gede (Moge) klasik.

Meski merek ini sekarang diproduksi di India, DNA Britania yang kuat tetap terasa kental pada Classic 650, dan model ini bisa dibilang sebagai salah satu flagship Royal Enfield yang memadukan warisan desain klasik Inggris dengan teknologi modern.

Sebelum ini, Royal Enfield menarik perhatian para pencinta motor retro dengan meluncurkan Classic 350 dan Classic 500 di Indonesia. Sekarang, Classic 650 resmi diluncurkan di Jakarta pada 17 Juli 2025.

Desain Klasik yang Elegan dan Ikonik

Saat Anda melihat Royal Enfield Classic 650, Anda langsung merasakan aroma klasik yang kuat. Garis desain klasiknya, dengan proporsi yang solid dan siluet yang mengalir, tetap menjadi filosofinya.

Motor ini menggabungkan gaya klasik Inggris pasca-perang dengan sentuhan fungsional kontemporer. Tangki bahan bakar yang ikonik dengan tetesan air mata atau tetesan air mata.

Identitas vintage-nya diperkuat oleh lampu depan bulat dengan lampu tiger, spakbor melengkung, dan aksen krom dan aluminium. Selain itu, kehadiran velg jari-jari adalah penegas karakter klasik yang sulit ditolak.

Tampilan Jadul Memiliki Fitur Modern

Dalam hal teknologi, Royal Enfield Classic 650 tetap unggul meskipun tampilannya sudah tua. Panel instrumen bundar yang menggabungkan analog dan digital dengan layar LCD yang informatif, opsi navigasi Tripper, dan lampu LED adalah beberapa fitur modern yang telah ditambahkan.

Kombinasi ini membuat Classic 650 tetap relevan untuk kebutuhan berkendara modern sambil mempertahankan ciri-cirinya yang klasik.

Pengalaman Berkendara: Karakter Istimewa dari Royal Enfield

Wartawan JawaPos.com memiliki kesempatan untuk menjajal Royal Enfield Classic 650 saat melakukan perjalanan touring dari Bogor ke Ciwidey, Kabupaten Bandung, dengan jarak total sekitar 185 kilometer.

Baca Juga: Tujuh Jenis Bansos Cair Oktober sampai Desember 2025: BLT Kesra, PKH Tahap 4, BPNT dan PIP Dipastikan Tuntas sebelum Nataru

Perjalanan mencakup total 540,6 km, termasuk jarak yang harus ditempuh di dalam Kota Bandung dan perjalanan kembali ke Bogor.

Ketika Anda mengendarai motor ini, Anda pertama kali melihat getaran mesin yang jelas. Baik pada model 350, 500, maupun 650, karakter ini tetap menjadi ciri khas Royal Enfield Classic.

Pengendara baru mungkin perlu beradaptasi sebelum menikmati getaran sebagai bagian dari karakter motor. Dengan bobot 243 kg, Classic 650 adalah motor Royal Enfield yang paling berat.

Tetapi bobot tersebut tidak membuat motor ini sulit digunakan. Handlingnya tetap nyaman dan cukup lincah untuk berkeliling di jalan kota yang padat.

Stabil di jalanan, kuat di bukit

Mesin 650 cc dua silinder segaris terasa bertenaga dan responsif saat dipacu di jalan lurus dan panjang, tetapi tidak memberikan sensasi menjambak agresif.

Bobot motor Classic 650 memungkinkannya melaju dengan percaya diri dan stabil di kecepatan tinggi.

Kemampuan menanjaknya juga luar biasa. Classic 650 dapat melalui jalur Bogor-Bandung yang penuh dengan tanjakan dengan aman dan nyaman.

Namun, Classic 650 bukanlah pilihan yang baik bagi pengendara yang menyukai cornering ekstrim.

Namun, kelokan di wilayah Puncak, Padalarang, dan Ciwidey masih dapat dilalui dengan mudah selama tidak memaksakan sudut kemiringan yang berlebihan.

Pengereman, Suspensi, dan Kaki

Dengan suspensi depan teleskopik 43 mm dan suspensi belakang Showa ganda, urutannya terasa nyaman di berbagai kondisi jalan. Tempat riding klasik dengan jok ganda membuat perjalanan jauh lebih nyaman.

Baca Juga: Diikuti 2.000 Peserta, Jalan Sehat Puncak Milad ke 113 Muhammadiyah Meriahkan Kota Bogor

Untuk kaki-kaki, Classic 650 menggunakan ban tubeless ukuran 100/90-19 di depan dan 140/70-18 di belakang. Velg depan berukuran 19 inci dan belakang 18 inci.

Untuk memberikan rasa aman selama perjalanan, sistem pengereman menggunakan cakram 320 mm dua piston di depan dan 300 mm dua piston di belakang, yang dilengkapi dengan ABS dua kanal.

Penggunaan Harian dan Temperatur Mesin

Panas yang dihasilkan mesin tetap dalam batas toleransi saat menghadapi kondisi stop and go akibat kemacetan. Panas hanya terasa hangat di paha dan betis, tidak sampai mengganggu kenyamanan Anda.

Selain cocok untuk touring, Royal Enfield Classic 650 juga layak dijadikan motor harian karena mesinnya yang tidak mudah panas dan kemudahan pengendaliannya. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#india #royal enfield #motor gede