RADAR BOGOR—Secara resmi, Honda Super Cub 110 mengalami penyegaran yang cukup besar lewat Honda Cross Cub 110. Opsi warna baru memperbarui motor ikonik ini.
Selain itu, berbagai model telah dirilis, termasuk Honda Cross Cub 110 Lite, yang menggabungkan gaya petualang dengan sentuhan klasik bernuansa retro.
Menurut Greatbikers, Honda telah menyesuaikannya dengan peraturan dasar Surat Izin Mengemudi (SIM) Jepang, yang mengatur spesifikasi tenaga kendaraan roda dua. Hal ini menyebabkan kinerja mesin motor berubah.
Honda menurunkan output tenaga maksimal Super Cub 110 menjadi 4,0 kW. Versi yang mengalami penyesuaian ini kemudian diberi label tambahan "Lite" dan dirilis sebagai Super Cub 110 Lite dan Super Cub 110 Pro Lite.
Kedua versi ini mempertahankan desain klasik yang telah menjadi ciri khas dari garis Super Cub selama bertahun-tahun, meskipun ada beberapa peningkatan teknis. Secara khusus, varian Pro Lite dilengkapi dengan keranjang belakang tambahan dari Honda.
Fitur ini membuat membawa barang lebih mudah, membuat model ini ideal untuk aktivitas sehari-hari dan kebutuhan niaga ringan.
Selain itu, varian baru Cross Cub 110 Lite dibuat oleh Honda Jepang. Konsep crossover yang digunakan pada motor ini memadukan elemen desain vintage yang klasik dengan semangat petualangan.
Mesin yang digunakan pada model ini juga telah diubah untuk memenuhi peraturan terbaru, tetapi ini tidak berdampak negatif pada kinerja secara keseluruhan. Cross Cub 110 Lite tetap mempertahankan sifat agresif yang dimiliki kendaraan petualang.
Motor ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan perjalanan jauh dan memiliki kemampuan untuk melintasi medan off-road ringan.
Tampilan depan yang lebih kokoh dan unik dari Honda Cross Cub 110 Lite menunjukkan identitasnya.
Bagian lampu utama dipisahkan dari bodi utama oleh bingkai besi berbentuk teralis, yang menambah kesan berani.
Selain itu, estetika motor ini disempurnakan oleh dua lampu sein yang terletak di kiri dan kanan. Ini memberikan sentuhan petualang klasik yang tetap relevan dengan kebutuhan modern. (***)
Editor : Yosep Awaludin