Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Buat Warga Bogor yang Ingin Membeli Motor Bekas, Simak 10 Tips Berikut Ini Agar Tidak Salah Pilih

Yosep Awaludin • Selasa, 20 Januari 2026 | 10:40 WIB
Ilustrasi tips membeli motor bekas agar tak menyesal.
Ilustrasi tips membeli motor bekas agar tak menyesal.

RADAR BOGOR - Jika Anda ingin membeli kendaraan pribadi dengan biaya yang lebih rendah, membeli motor bekas dapat menjadi pilihan bijak.

Tetapi tanpa ketelitian, motor bekas bisa menjadi sumber masalah, mulai dari biaya perbaikan yang mahal hingga masalah hukum yang sulit.

Jika Anda ingin memastikan bahwa motor bekas yang Anda beli benar-benar memenuhi harapan, ada beberapa tips penting yang harus Anda perhatikan.

Melakukan persiapan dan pengecekan yang tepat akan membantu Anda menemukan motor impian Anda dalam kondisi yang layak dan aman untuk digunakan.

Sebagai rangkuman dari laman Suzuki Indonesia, berikut adalah 10 saran praktis untuk memastikan bahwa Anda tidak akan menyesal setelah membeli motor bekas.

1. Tentukan Jenis Motor yang Anda inginkan

Langkah pertama adalah menentukan jenis motor yang Anda butuhkan. Tanpa tujuan yang jelas, Anda akan bingung saat melihat banyak pilihan motor bekas dari berbagai merek dan tipe.

Pilih motor sesuai dengan kebutuhan Anda sehari-hari. Jika Anda menggunakan motor untuk perjalanan jauh atau medan berat, motor dengan kapasitas mesin besar mungkin lebih baik.

Untuk penggunaan di lingkungan kota, motor matik atau motor dengan kapasitas cc kecil biasanya lebih ekonomis dan efisien. Namun, jangan lupa untuk mempertimbangkan anggaran yang Anda miliki.

2. Mempelajari Harga Pasaran Motor

Untuk menghindari penipuan, mengetahui harga pasaran motor bekas sangat penting. Dengan mengetahui kisaran harga, Anda dapat menentukan apakah harga yang ditawarkan masih wajar atau malah terlalu mahal.

Baca Juga: KPM Belum Terima Bansos 2025, Ada Saldo Susulan Masuk ke KKS Ini Daftar Bantuan yang Disalurkan

Lihat harga motor baru dan bekas. Membeli motor baru mungkin lebih aman jika selisihnya tidak terlalu besar. Informasi harga dapat ditemukan melalui teman, forum otomotif, media sosial, atau platform jual beli online.

3. Jangan terlalu terburu-buru untuk membayar

Hindari membayar uang muka atau transfer sebelum memeriksa kondisi motor secara langsung. Harga murah atau janji cicilan sering digunakan untuk menarik pembeli.

Jangan terpengaruh oleh alasan penjual seperti "biar nggak diambil orang lain", terutama jika transaksi dilakukan secara online dan Anda diminta untuk mentransfer sejumlah uang. Anda harus lebih berhati-hati untuk menghindari penipuan.

4. Pilih Penjual Motor yang Memiliki Reputasi Baik

Penjual juga memainkan peran penting selain harga. Pastikan Anda membeli motor bekas dari penjual yang jujur dan memiliki reputasi baik karena saat ini banyak oknum yang menjual motor dengan kondisi yang tidak sesuai dengan yang dijanjikan.

Usahakan untuk mendapatkan motor melalui rekomendasi teman, keluarga, atau dealer motor bekas yang Anda kenal. Penjual yang terpercaya biasanya lebih ramah tentang kondisi dan riwayat pengguna motor.

5. Tinjau Kelengkapan Surat Kendaraannya

Saat mengecek motor, jangan hanya memperhatikan aspek fisiknya. Pastikan semua surat-surat kendaraan, seperti STNK dan BPKB, lengkap dan sesuai dengan nomor polisi motor. Selain itu, pastikan nama pemilik kendaraan tersebut tercantum di dokumen tersebut.

Pengecekan BPKB sangat penting untuk menghindari membeli motor bermasalah atau hasil kejahatan. Ini menunjukkan apakah motor masih di tangan pertama atau sudah beberapa kali berpindah kepemilikan.

6. Sesuaikan Nomor Rangka dan Mesin

Selanjutnya, nomor rangka dan nomor mesin motor harus sama dengan yang tertera di STNK dan BPKB. Nomor harus tidak menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka telah diubah.

Meskipun sering dianggap tidak penting, pemeriksaan ini sangat penting. Jika nomor motor tidak sesuai, Anda harus menunda pembelian karena dapat menyebabkan masalah hukum di kemudian hari.

7. Periksa Kondisi Bodi Motor dengan Teliti

Setelah menyelesaikan masalah surat, lanjutkan dengan memeriksa kondisi fisik motor. Periksa apakah ada penyok, retakan, atau goresan dalam yang menunjukkan bahwa motor pernah jatuh atau mengalami kecelakaan.

Selain itu, tanyakan apakah komponen motor asli atau telah diganti. Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, ajak teman atau keluarga yang tahu tentang motor agar Anda tidak tertipu oleh penjual.

8. Periksa Kondisi dan Volume Oli Mesin

Salah satu cara paling akurat untuk mengetahui seberapa baik kondisi motor adalah dengan memeriksa apakah volume oli mesin cukup dan tidak terlalu banyak.

Oli yang masih baik biasanya berwarna jernih atau sedikit kecokelatan dan tidak berbau gosong.

Anda dapat mendengar suara mesin yang halus dengan menyalakan motor. Mesin yang terawat dengan baik biasanya bekerja lebih senyap karena pelumasan oli yang ideal.

9. Nyalakan Mesin dan dengarkan suara yang keluar

Saat mesin dinyalakan, motor dibiarkan menyala tanpa gas. Periksa apakah putaran mesin stabil dan tidak tersendat. Mesin yang baik biasanya dapat bertahan dengan putaran rendah tanpa rusak.

Sebelum memutuskan untuk membeli, pertimbangkan jika mesin Anda sering mati atau memiliki suara yang kasar.

10. Pastikan indikator dan speedometer berfungsi dengan baik

Terakhir, perhatikan apakah speedometer dan panel indikator lainnya berfungsi dengan baik. Karena speedometer sangat penting saat berkendara, ia harus bekerja dengan benar saat motor dihidupkan.

Selain itu, pastikan indikator bahan bakar, lampu, dan odometer atau penghitung jarak berfungsi dengan baik.

Sebelum memutuskan untuk membeli, Anda dapat mencoba motor bekas untuk memastikan bahwa semua fitur bekerja dengan baik. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#ketelitian #motor bekas #kendaraan pribadi