RADAR BOGOR – Knalpot racing kerap dipilih pengendara motor karena mampu memberikan tampilan lebih sporty sekaligus menghasilkan suara mesin yang lebih tegas.
Namun, masih banyak pengendara sepeda motor yang beranggapan seluruh knalpot racing pasti melanggar aturan lalu lintas.
Padahal, penggunaan knalpot racing di jalan raya tetap diperbolehkan selama memenuhi ketentuan teknis yang telah diatur.
Dengan memilih knalpot yang sesuai regulasi, pengendara tetap bisa menikmati performa motor tanpa harus khawatir terkena sanksi tilang atau mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain.
Pemahaman mengenai ciri-ciri knalpot racing yang legal menjadi penting, terutama bagi pengendara yang ingin memodifikasi motor namun tetap taat aturan.
Dirangkum dari laman resmi Suzuki Indonesia, berikut lima karakteristik knalpot racing yang masih diperbolehkan digunakan di jalan umum.
1. Tingkat Kebisingan Masih Sesuai Batas Aturan
Knalpot racing yang legal memiliki suara lebih lantang dibandingkan knalpot standar, namun volumenya tetap berada dalam ambang batas kebisingan yang ditetapkan peraturan lalu lintas.
Suara yang dihasilkan tidak berlebihan sehingga tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain maupun masyarakat sekitar.
2. Dilengkapi Peredam Suara atau dB Killer
Keberadaan peredam suara atau dB killer menjadi salah satu indikator utama knalpot racing yang legal. Komponen ini berfungsi menekan intensitas suara agar tetap sesuai standar.
Baca Juga: Putra Wakil Bupati Bogor Meninggal Dunia, Masyarakat Hingga Tokoh Berduka
Knalpot racing yang memiliki dB killer bongkar pasang tetap dinilai legal selama peredam tersebut terpasang saat digunakan di jalan raya.
3. Memenuhi Aspek Laik Jalan dan Keselamatan
Knalpot racing yang diperbolehkan harus dirancang dengan memperhatikan aspek keselamatan.
Mulai dari bahan yang digunakan, ketahanan terhadap panas, hingga desain pemasangan, seluruhnya harus memenuhi standar teknis agar tidak menimbulkan risiko bagi pengendara maupun orang di sekitarnya.
4. Dipasang Tanpa Mengubah Struktur Motor
Pemasangan knalpot racing tidak boleh disertai perubahan pada rangka atau struktur utama motor.
Modifikasi yang mengubah konstruksi kendaraan dapat memengaruhi kestabilan dan keselamatan berkendara.
Knalpot yang legal umumnya dirancang agar bisa dipasang secara presisi tanpa perlu memodifikasi bagian penting motor.
5. Tetap Mendukung Fungsi Mesin untuk Pemakaian Harian
Knalpot racing yang legal tidak menghilangkan fungsi komponen penting pada sistem pembuangan, termasuk sensor yang berpengaruh pada kinerja mesin.
Selain itu, performa motor tetap harus nyaman dan seimbang untuk penggunaan sehari-hari, bukan sekadar mengejar suara keras atau tampilan agresif.
Dengan memahami kelima ciri tersebut, pengendara motor dapat lebih bijak dalam memilih knalpot racing.
Baca Juga: Blusukan ke Pelosok Desa, Menteri LH Nilai Ciamis Paling Siap Urai Krisis Sampah Nasional
Selain menjaga kenyamanan dan keselamatan di jalan, penggunaan knalpot yang sesuai aturan juga membantu menciptakan lalu lintas yang lebih tertib dan ramah bagi semua pengguna jalan. (***)
Editor : Yosep Awaludin