RADAR BOGOR – Pernah mengalami mesin mobil sulit menyala saat hendak digunakan? Salah satu penyebab yang kerap luput dari perhatian adalah kebiasaan keliru saat menyalakan dan memanaskan mobil.
Padahal, perlakuan sederhana tersebut dapat memengaruhi usia pakai aki serta performa sistem kelistrikan kendaraan.
Mobil memang menjadi moda transportasi yang memberikan kenyamanan karena mampu melindungi penggunanya dari panas maupun hujan.
Namun, agar tetap prima dan awet digunakan dalam jangka panjang, perawatan rutin tidak boleh diabaikan.
Salah satu komponen vital yang perlu mendapat perhatian adalah aki. Komponen ini memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan pasokan listrik ke seluruh sistem kendaraan.
Jika kondisinya menurun atau cepat tekor, berbagai fungsi kelistrikan mobil bisa terganggu.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Penginapan di Gunung Mas Bogor, Puncak Pass Resort Salah Satunya
Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan aki, baik saat hendak berkendara maupun ketika hanya ingin memanaskan mesin mobil.
Dikutip dari kanal YouTube Tips Otomotif Channel, berikut sejumlah cara yang dapat diterapkan agar aki mobil lebih awet dan terhindar dari kerusakan dini.
1. Pastikan Seluruh Perangkat Kelistrikan dalam Kondisi Mati
Sebelum menyalakan mesin, periksa terlebih dahulu seluruh perangkat kelistrikan seperti Air Conditioner (AC), lampu utama, hingga aksesori tambahan. Pastikan semuanya dalam keadaan nonaktif.
Langkah sederhana ini bertujuan untuk mengurangi beban kerja aki saat proses starter berlangsung sehingga daya aki tidak cepat terkuras.
2. Putar Kunci Kontak ke Posisi ON Terlebih Dahulu
Setelah memastikan seluruh perangkat listrik mati, putar kunci kontak ke posisi ON. Pada tahap ini, indikator di panel instrumen atau speedometer akan menyala.
Biarkan sejenak sekitar dua detik hingga terdengar suara dengung dari fuel pump sebagai tanda sistem bahan bakar sedang mempersiapkan suplai ke mesin. Setelah itu, putar kunci ke posisi START untuk menyalakan mesin.
Cara ini dinilai dapat membantu proses starter berlangsung lebih ringan dan optimal.
3. Perhatikan Kondisi Sistem Pengisian Aki
Ketika mesin sudah hidup, alternator atau yang juga dikenal sebagai dinamo ampere akan mulai bekerja mengisi ulang daya aki.
Komponen ini berfungsi menyuplai arus listrik ke aki sekaligus memenuhi kebutuhan kelistrikan kendaraan selama mesin menyala.
Karena itu, penting memastikan sistem pengisian bekerja dengan baik agar aki tetap berada dalam kondisi prima.
Baca Juga: Profil Vozinha, Kiper Cape Verde Berusia 40 Tahun yang Bikin Striker Spanyol Mati Kutu
4. Optimalkan Kinerja Alternator
Agar proses pengisian daya lebih maksimal saat memanaskan mobil, posisikan transmisi pada kondisi netral.
Selanjutnya, injak pedal gas secara perlahan hingga putaran mesin berada di kisaran 2.000 Revolutions Per Minute (RPM) selama sekitar 5 hingga 10 detik.
Langkah tersebut dapat membantu alternator bekerja lebih optimal dalam mengisi daya aki. Untuk hasil yang lebih maksimal, proses ini dapat diulangi sebanyak tiga kali.
Dengan menerapkan kebiasaan tersebut secara rutin, usia pakai aki berpotensi menjadi lebih panjang dan risiko aki tekor dapat diminimalkan.
Perawatan kendaraan tidak selalu membutuhkan biaya besar. Kesadaran pemilik dalam menerapkan kebiasaan yang benar saat menggunakan mobil justru menjadi kunci agar performa kendaraan tetap terjaga dan terhindar dari kerusakan yang dapat menguras biaya perbaikan.
Dengan memahami cara memanaskan mobil yang tepat, pemilik kendaraan dapat melakukan langkah pencegahan sejak dini sebelum harus merogoh kocek lebih dalam akibat kerusakan aki. (Irsyad/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin