Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jangan Tunggu Mogok! Ini 3 Acuan Kilometer yang Tepat untuk Servis Motor Berkala

Yosep Awaludin • Rabu, 24 Juni 2026 | 10:40 WIB
Anda wajib tahu kapan harus servis motot sebelum rusak. (Foto : TikTok: @bmjayamotorpku)
Anda wajib tahu kapan harus servis motot sebelum rusak. (Foto : TikTok: @bmjayamotorpku)

RADAR BOGOR – Peribahasa "sedia payung sebelum hujan" sangat berlaku dalam merawat kendaraan roda dua.

Sayangnya, masih banyak pemilik motor yang baru teringat ke bengkel saat mesin sudah sulit dinyalakan atau muncul suara kasar.

Rutin melakukan servis berkala adalah kunci utama agar performa motor tetap prima dan awet.

Namun, kapankah waktu yang benar-benar pas untuk membawa motor ke bengkel?

Merangkum edukasi otomotif dari kanal YouTube Ledeng Motor Bandung, berikut adalah acuan modern yang wajib Anda ketahui:

1. Mengapa Hitungan Kilometer Lebih Adil Dibanding Hitungan Bulan?

Sebagian orang sering menggunakan patokan waktu bulanan (misalnya 2 atau 3 bulan sekali) sebagai jadwal rutin ke bengkel.

Baca Juga: Explore Jakarta Tempo Dulu, Ini 5 Rekomendasi Destinasi Kuliner di Pasar Baru

Padahal, acuan berbasis waktu ini terbilang kurang akurat dan tidak adil bagi intensitas pemakaian motor.

Bisa saja sebuah motor baru digunakan selama 2 bulan, namun sudah menempuh jarak yang sangat jauh akibat mobilitas harian yang tinggi.

Sebaliknya, motor yang jarang keluar rumah mungkin baru menyentuh angka kilometer yang sama setelah 6 bulan.

Oleh karena itu, menggunakan acuan jarak tempuh (kilometer) pada odometer adalah indikator yang jauh lebih presisi.

2. Acuan Jarak Tempuh Berdasarkan Jenis Motor Modern

Seiring berkembangnya teknologi manufaktur dan kecanggihan mesin jaman sekarang, material komponen motor sudah jauh lebih tahan lama.

Jika dulu ada anggapan servis harus dilakukan setiap 2.000 KM, aturan lama tersebut kini sudah bergeser.

Mengikuti anjuran modern tidak hanya menjaga mesin tetap sehat, tetapi juga membuat pengeluaran Anda jauh lebih hemat.

Berikut adalah rekomendasi acuan jarak tempuh servis berkala berdasarkan jenis motor:

• Motor Matic & Motor Bebek: Dianjurkan untuk melakukan servis berkala setiap kelipatan 4.000 KM.

• Motor Sport (Batangan): Umumnya memiliki ketahanan performa yang sedikit lebih panjang, yakni setiap kelipatan 6.000 KM.

Baca Juga: Pertanyaan Petugas kepada Taufik Hidayat saat Ditangkap

• Big Bike (Moge): Dirancang dengan material komponen premium, kelas motor besar ini biasanya membutuhkan servis besar setiap kelipatan 12.000 KM.

3. Komponen Utama yang Wajib Diperiksa Saat Servis

Agar tidak sekadar pasrah pada montir bengkel, Anda sebagai pemilik kendaraan juga perlu mengetahui tahapan standar dalam servis berkala:

1.  Penggantian Cairan Pelumas: Mengganti oli mesin (dan oli gardan khusus matic) untuk menjaga suhu dan meminimalisir gesekan komponen dalam.

2. Sektor Pengereman: Memeriksa dan mengganti kampas rem depan maupun belakang yang mulai aus demi keselamatan.

3. Pengecekan Transmisi: Pembersihan total pada area Continuous Variable Transmission (CVT) untuk motor matic, atau pembersihan dan penyetelan rantai pada motor manual/bebek.

4. Kondisi Fisik Ban: Memastikan tekanan angin ideal dan ketebalan alur ban masih aman untuk membelah jalanan. (Dimas/Unpak)

Editor : Yosep Awaludin
#servis motor #Mesin #bengkel