Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gagal Reuni! Kisah di Balik Rayuan Maut Honda dan Kontrak Triliunan Ducati untuk Marc Marquez

Yosep Awaludin • Jumat, 3 Juli 2026 | 12:40 WIB
Marc Marquez resmi perpanjang komtraknya dengan Ducati hingga 2028. (Foto: Intagaram @marcmarquez93 dan @ducaticorse)
Marc Marquez resmi perpanjang komtraknya dengan Ducati hingga 2028. (Foto: Intagaram @marcmarquez93 dan @ducaticorse)

RADAR BOGOR - Bursa transfer MotoGP kembali diguncang oleh drama di balik layar yang melibatkan tiga nama besar: Repsol Honda, Ducati, dan sang mega bintang Marc Marquez.

Melalui ulasan terbaru di kanal YouTube Iwan Banaran, terungkap bahwa sebelum masa depan Marc Marquez  terkunci rapat, sempat terjadi pergerakan senyap yang berpotensi mengubah peta persaingan MotoGP secara drastis.

Drama ini memperlihatkan bagaimana Honda berusaha bangkit, Ducati yang enggan kehilangan aset berharganya, serta pertimbangan realistis dari seorang Marc Marquez.

Dari sisi Repsol Honda, pabrikan berlogo sayap tunggal ini ternyata menaruh harapan besar untuk bisa memulangkan sang mantan juara dunia.

Demi mengawal proyek mesin baru mereka, manajemen Honda sempat melakukan kontak intensif dan menyodorkan proposal reuni kepada The Baby Alien.

Langkah agresif ini diambil Honda sebagai bukti keseriusan mereka untuk segera keluar dari masa-masa sulit teknis, dan kembali ke jalur perebutan juara dunia dengan mengandalkan masukan dari pembalap yang sudah sangat mengenal kultur tim mereka.

Baca Juga: Pesawat Ringan Tabrak Gedung Tertinggi di Beijing, Penyebabnya Masih Misterius

Ketertarikan Marc Marquez pada Proyek Baru

Marc Marquez sendiri secara terbuka mengakui bahwa dirinya sempat tergoda dengan tawaran yang diajukan oleh mantan timnya tersebut.

Sebagai pembalap yang menyukai tantangan teknis, Marquez merasa proyek mesin baru yang disiapkan Honda cukup menarik untuk dipertimbangkan di awal diskusi.

Baginya, opsi kembali ke Honda selalu terbuka jika negosiasinya dengan Ducati menemui jalan buntu.

Terutama karena ia ingin memastikan dirinya berada di tim yang memberikan apresiasi finansial dan teknis yang sepadan dengan statusnya sebagai juara dunia.

Ducati Takut Kehilangan dan Amankan Kontrak Mahal

Mendengar adanya pergerakan dari kubu Honda, Ducati tidak tinggal diam. Sadar bahwa kehilangan pembalap sekaliber Marquez akan menjadi kerugian besar, manajemen Ducati langsung bergerak cepat menyetujui tuntutan yang diajukan sang pembalap.

Demi memagari Marquez untuk musim kontrak 2027-2028, Ducati dikabarkan rela merogoh kocek sangat dalam hingga menyentuh angka fantastis 12 juta Euro per tahun di luar bonus dan sponsor, sebuah angka yang langsung meruntuhkan wacana reuni Honda.

Baca Juga: Kedai Donat Kampung, Cemilan Donat Kentang Legendaris di Jakarta Selatan

Komitmen Total Bersama Borgo Panigale

Pada akhirnya, kenyamanan berkendara dan kesepakatan nilai kontrak yang disetujui membuat Marc Marquez memantapkan hati untuk bertahan di kubu merah.

Marquez menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah tetap bersama Ducati karena ia merasa sangat bahagia dengan performa motor dan lingkungan tim saat ini.

Dengan ditandatanganinya kontrak baru tersebut, Marquez secara resmi menutup pintu spekulasi bagi tim lain dan memilih fokus penuh untuk mengejar gelar juara dunia bersama Ducati di musim-musim mendatang. (Angga/Unpak)

Editor : Yosep Awaludin
#marc marquez #motogp #ducati #honda