RADAR BOGOR - Nissan Cima Y33 Gen 3 adalah mobil sedan mewah ikonik dari Jepang yang diproduksi pada tahun 1996-2001.
Dalam kanal YouTube Motomobi, ia memberikan ulasan mendalam untuk para pecinta otomotif, khususnya penggemar sedan mewah berukuran besar tentang Nissan Cuma.
Dalam unggahan video terbarunya, ia berkesempatan menguji sebuah unit kendaraan legendaris yang sangat langka di Indonesia, yakni Nissan Cima generasi ketiga dengan kode bodi Y33 produksi tahun 1997.
Mobil ini merupakan versi Japanese Domestic Market (JDM) dari Infiniti Q45 yang diposisikan persis di bawah kasta tertinggi sedan premium mereka, Nissan President.
Menariknya, setelah melakukan impresi mendalam, sang pengulas mengakui bahwa kemewahan dan kesempurnaan fitur interior mobil klasik ini berhasil membuat mereka kepikiran untuk menukar unit proyek Lexus LS400 milik tim Motomobi.
Kemewahan Senyap Berbalut Desain Sleeper
Dari sektor eksterior, Nissan Cima Y33 memancarkan aura wibawa sedan khas era 90-an dengan dimensi panjang mencapai 4.970 mm dan lebar yang dominan.
Baca Juga: Dokumenter Michael Jackson: The Verdict Meledak di Netflix, tapi Tuai Kontroversi
Meski mengusung emblem Grand Touring dengan sentuhan gril model mesh belah dua serta ornamen logo berbentuk puncak gunung, sesuai arti kata "Cima" dalam bahasa Spanyol, tampilan luar mobil ini tergolong sangat bersahaja.
Desainnya yang tidak mencolok membuat sedan premium ini mampu berada dalam stealth mode di jalan raya tanpa menarik perhatian berlebih.
Keindahan klasiknya dipertegas oleh pelek orisinal berukuran 16 inci dengan profil celong halus yang menjadi standar kemewahan pada zamannya.
Di balik kap mesinnya yang rapi dan terorganisasi, Nissan Cima Y33 menyimpan jantung pacu yang luar biasa bertenaga.
Varian yang diulas ini menggendong mesin naturally aspirated V8 berkapasitas 4.100 cc yang sanggup memuntahkan tenaga sebesar 266 horsepower serta torsi maksimal mencapai 387 Nm.
Tenaga masif tersebut disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis 4-percepatan yang karakternya sangat halus.
Selain pilihan V8, Nissan kala itu sebenarnya menyediakan varian mesin V6 3.000 cc turbo untuk menyiasati regulasi pajak kendaraan yang ketat di pasar domestik Jepang.
Sensasi Berkendara di Atas Kasur Berjalan
Daya tarik utama dari Nissan Cima generasi ketiga ini terletak pada keistimewaan kabin interiornya yang bertabur fitur mekanis murni.
Saat memasuki ruang baris kedua di sisi kiri, penumpang akan disuguhkan fasilitas layaknya Toyota Century.
Bagian sandaran jok depan dapat dibuka sehingga penumpang belakang bisa meluruskan kaki secara penuh untuk selonjoran.
Baca Juga: Amerika Serikat Tak Perpanjang Masa Berlaku Perjanjian dengan Kanada - Meksiko
Tidak hanya itu, melalui panel kontrol elektrik terintegrasi pada armrest, sang bos besar dapat merebahkan jok (recline), mengatur ketinggian headrest, mengaktifkan fitur pemanas, hingga menyalakan pemijat punggung berbasis getaran yang sangat merilekskan selama perjalanan.
Kecanggihan teknologi era 90-an pada mobil ini juga terlihat dari integrasi sistem kelistrikan yang mengontrol kenyamanan seluruh penumpang.
Ruang kabin Cima Y33 dilengkapi dengan sistem air purifier internal mandiri di baris belakang yang dapat diaktifkan melalui tombol khusus untuk menyaring udara.
Melalui konsol tengah yang sama, penumpang belakang juga memegang kendali penuh atas pengaturan suhu AC dan sistem audio kendaraan, termasuk mekanisme pengoperasian antena radio eksterior yang bergerak otomatis keluar-masuk menggunakan motor listrik demi menjaga kualitas tangkapan sinyal.
Impresi Berkendara dan Tantangan bagi Kolektor Sejati
Ketika dibawa berkendara di jalan raya, Motomobi memberikan pujian tinggi terhadap performa berkendara dan kenyamanan suspensi Nissan Cima Y33.
Karakter bantingannya terasa sangat empuk layaknya sebuah kasur berjalan dengan ayunan khas Nissan yang mampu meredam sambungan jalan tol beton tanpa menyalurkan guncangan ke dalam bodi.
Kekedapan kabinnya pun dinilai luar biasa senyap, dipadukan dengan respons mesin V8 yang instan saat pedal gas diinjak sedikit, membuat jarum speedometer dengan mudah menyentuh angka 100 km/jam tanpa terasa.
Sebagai catatan akhir, kanal Motomobi menyimpulkan bahwa Nissan Cima Y33 adalah mahakarya sedan mewah yang sangat memuaskan, meskipun memiliki sedikit kekurangan seperti belum tersedianya sistem AC dual-zone di depan serta absennya fitur sunroof.
Mobil JDM langka ini dinilai sangat cocok bagi para kolektor sejati atau pencinta kendaraan premium yang menyukai eksklusivitas.
Namun, calon pemilik harus bersiap menghadapi tantangan perawatan dan pencarian suku cadang yang jauh lebih menantang dibandingkan merawat rivalnya seperti Lexus LS400.(Angga/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin