RADAR BOGOR - Toyota Camry XV30, yang sering disebut sebagai Camry Menteri adalah sedan premium yang masih nyaman untuk dikendarai sebagai mobil harian.
Kanal YouTube Motomobi kembali memberikan ulasan mendalam mengenai mobil bekas yang menarik untuk dilirik, dan kali ini giliran Toyota Camry XV30 yang menjadi bintang utama.
Dalam videonya, Motomobi mengupas tuntas sedan yang sempat mencicipi masa kejayaan di Indonesia pada awal tahun 2000-an.
Bagi masyarakat Indonesia, Toyota Camry XV30 bukan sekadar sedan biasa melainkan simbol status dan wibawa pada masanya.
Mobil ini sangat terkenal karena pernah dipercaya menjadi kendaraan dinas para menteri dan pejabat negara di era awal pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, menandai transisi kendaraan kabinet dari merek Volvo ke Toyota.
Desain eksteriornya memancarkan kesan elegan yang kuat melalui gril berukuran besar, lampu utama yang dominan, serta postur buritan yang cenderung tinggi atau "nungging".
Baca Juga: Natasha Wilona Nikmati Liburan di Amerika, Eksplorasi Kawasan Hollywood
Desain bagian belakang yang tinggi ini ternyata memberikan keuntungan tersendiri, yaitu ruang bagasi yang sangat luas bahkan mampu menampung tas golf dengan mudah.
Toyota menawarkan dua pilihan jantung pacu untuk Camry XV30 di Indonesia, yakni mesin berkapasitas 2.400 cc (tipe G) dan mesin bertenaga 3.000 cc V6 (tipe V).
Menariknya, basis mesin yang digunakan oleh Camry generasi ini juga diadopsi oleh Toyota Alphard generasi pertama (AH10), sehingga kualitas dan ketangguhannya tidak perlu diragukan lagi.
Untuk varian 2.400 cc yang diulas oleh kanal Motomobi, mesin tersebut mampu memuntahkan tenaga sebesar 157 horsepower dengan torsi mencapai 220 Nm.
Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan melalui transmisi otomatis 4-percepatan yang karakternya terasa sigap namun tetap bersahabat untuk penggunaan harian.
Saat dibawa berkendara, Si Mamang menjelaskan bahwa Camry XV30 adalah sebuah midsize sedan yang sangat user-friendly.
Pengemudi yang baru beralih dari mobil berukuran kecil tidak akan merasa canggung karena visibilitas ke depan sangat baik dan sudut-sudut bodi mobil mudah dipahami.
Karakter suspensinya yang empuk dan mengayun lembut memberikan kenyamanan yang tidak kalah jauh jika dibandingkan dengan rival Eropa seperti Mercedes-Benz E-Class.
Keunggulan lainnya adalah kekedapan kabin yang mumpuni serta nilai Coefficient of Drag (CoD) sebesar 0,29 yang tergolong sangat baik dalam membelah angin, menjadikannya potensi mobil sleeper yang sempurna.
Meskipun menawarkan kenyamanan kelas atas, calon konsumen tetap harus memperhatikan beberapa catatan kelemahan dari mobil ini.
Baca Juga: FIFA Jelaskan Alasan Gol Kroasia Dianulir saat Lawan Portugal
Sektor kaki-kaki pada Camry XV30 dinilai membutuhkan perhatian ekstra karena durabilitasnya tidak sebaik generasi-generasi Camry setelahnya.
Selain itu, konsumsi bahan bakar untuk varian 2.400 cc terbilang cukup boros dan hampir mirip dengan konsumsi bensin varian 3.000 cc.
Kualitas kulit interior pun perlu diperiksa dengan saksama karena faktor usia dan cuaca tropis Indonesia sering kali membuat lapisan jok maupun dashboard mengalami degradasi atau pecah-pecah.
Sebagai kesimpulan, kanal Motomobi menilai Toyota Camry XV30 tetap menjadi pilihan sedan tua yang sangat andal dan worth it untuk mobilitas harian.
Kemudahan perawatan dan melimpahnya pilihan suku cadang dari kualitas orisinal hingga KW menjadi nilai plus yang membuat pemiliknya tenang.
Saat ini, harga pasaran di bursa mobil bekas sudah sangat menarik dan ramah di kantong, di mana varian mesin 2.400 cc bisa dijumpai mulai dari angka Rp50 jutaan.
Sementara varian mewah bermesin 3.000 cc V6 umumnya ditawarkan di kisaran Rp70 jutaan tergantung pada kondisi aktual unit. (Angga/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin