Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bursa Transfer MotoGP 2027 Bergolak, Pembalap Top Terancam Menganggur

Yosep Awaludin • Selasa, 14 Juli 2026 | 11:43 WIB
Dua pembalap top MotoGP Jack Miller dan Maverick Vinales tercancam tak mendapatkan tempat untuk musim 2027. (Foto: Kanal Youtube @startinggrid)
Dua pembalap top MotoGP Jack Miller dan Maverick Vinales tercancam tak mendapatkan tempat untuk musim 2027. (Foto: Kanal Youtube @startinggrid)

RADAR BOGOR - Pecinta otomotif dihebohkan dengan kabar perombakan besar-besaran yang akan terjadi di ajang MotoGP musim 2027 mendatang. 

Tidak hanya dari sisi teknis, gelombang perpindahan pembalap secara masif kini tengah mengguncang grid kelas utama MotoGP, seiring dengan berakhirnya mayoritas kontrak pembalap pada akhir musim 2026.

Dilansir dari kanal Youtube @startinggrid, diketahui MotoGP musim 2027 akan memasuki era baru dengan regulasi teknis yang berubah total. 

Kelas utama akan beralih menggunakan mesin berkapasitas 850 cc, melarang penggunaan perangkat pengatur ketinggian motor (ride-height device).

Kemudian mengurangi tingkat aerodinamis secara signifikan, serta mengganti pemasok ban resmi dari Michelin ke Pirelli. 

Perubahan regulasi yang radikal ini langsung memicu efek domino pada bursa transfer pembalap.

Baca Juga: Semifinal Piala Dunia 2026, Inggris Kembali Diperkuat Gelandang Arsenal

Salah satu kejutan terbesar datang dari kubu pabrikan Borgo Panigale. Juara dunia Francesco 'Pecco' Bagnaia dipastikan akan hengkang dari Ducati pada akhir musim ini. 

Posisinya di tim pabrikan akan digantikan oleh pembalap muda fenomenal, Pedro Acosta.

Sementara itu, megabintang Marc Marquez dikabarkan sudah sangat dekat untuk mengamankan perpanjangan kontrak baru berdurasi dua tahun bersama Ducati.

Kejutan Ducati tidak berhenti di sana. Tim satelit Gresini Racing dipastikan akan merombak total lini pembalap mereka dengan mendatangkan Joan Mir dan rookie Dani Holgado untuk menggantikan Alex Marquez dan Fermin Aldeguer. 

Menariknya, Joan Mir dipastikan akan mendapatkan fasilitas motor dengan spesifikasi pabrikan penuh (full factory).

Melihat celah dari hengkangnya Pecco Bagnaia, Aprilia bergerak cepat.  Pabrikan asal Noale tersebut langsung mengamankan tanda tangan Bagnaia dengan kontrak jangka panjang berdurasi empat tahun. 

Bagnaia akan bertandem dengan Marco Bezzecchi, yang menjadi pembalap pertama yang resmi menandatangani kontrak untuk era baru MotoGp 2027 bersama Aprilia.

Di kubu lain, Yamaha secara resmi mengumumkan perpisahan dengan duet mereka saat ini, Fabio Quartararo dan Alex Rins.

Sebagai gantinya, pabrikan garpu tala tersebut resmi memperkenalkan Jorge Martin dan Ay Ogura sebagai duet baru mereka untuk menatap masa depan.

Bursa transfer semakin memanas setelah muncul laporan mengejutkan dari sesi shakdown test di Sepang.

Baca Juga: Kebakaran Maut Bar di Bangkok Renggut Nyawa 27 Pengunjung, Banyak Terjebak di Pintu Keluar 

Fabio Quartararo dilaporkan telah resmi menandatangani kontrak dengan Honda (HRC). 

Langkah ini terbilang nekat karena dilakukan bahkan sebelum pembalap asal Prancis tersebut sempat menguji performa mesin V4 terbaru milik Yamaha untuk musim 2026.

Sementara itu, Alex Marquez akan kembali mencicipi status sebagai pembalap tim pabrikan dengan bergabung ke Red Bull KTM, bertandem dengan Fabio Di Giannantonio. 

Untuk tim satelit Tech3 KTM, manajemen yang dipimpin oleh Guenther Steiner dikabarkan tengah berburu satu pembalap berpengalaman seperti Luca Marini atau Maverick Vinales untuk disandingkan dengan pembalap pemula dari Moto2.

Invasi talenta muda dari kelas Moto2 ke kelas utama seperti Dani Holgado, David Alonso (diproyeksikan ke Honda), dan Izan Guevara (ke Pramac Yamaha) membuat posisi para pembalap senior kian tersudut.

Nama-nama besar yang sudah mengantongi rekor kemenangan seperti Maverick Vinales, Alex Rins, Franco Morbidelli, Brad Binder, hingga Jack Miller kini terancam tidak mendapatkan tempat untuk musim depan. 

Ditambah dengan dihapusnya fasilitas wildcard pada musim depan, peran sebagai pembalap penguji (test rider) dinilai kurang menarik.

Pindah ke ajang World SBK (WSBK) diprediksi akan menjadi opsi paling rasional dan panas bagi para pembalap senior ini untuk melanjutkan karier balap mereka.

Persiapan Mesin Baru 850 cc

Baca Juga: Perkuat Kontribusi Bersama Danantara, BRI Jadi Salah Satu Penyumbang Pajak Terbesar

Menyongsong era baru 2027, sejumlah pabrikan sudah mulai mencuri start untuk menguji mesin 850 cc teranyar mereka. 

KTM menjadi pabrikan pertama yang memamerkan mesin baru mereka di Brno dengan mengizinkan Pedro Acosta melakukan uji coba. 

Langkah serupa juga dilakukan HRC yang memberikan jatah pengujian kepada Joan Mir dan Luca Marini.

Di sisi lain, Ducati memilih bermain aman dengan hanya memberikan jatah pengujian mesin baru kepada pembalap yang mereka pertahankan, yaitu Marc Marquez dan Fermin Aldeguer. 

Sementara Aprilia memercayakan pengujian kepada Raul Fernandez dan Marco Bezzecchi, dan Yamaha sepenuhnya mengandalkan Toprak Razgatlioglu untuk menjinakkan mesin baru mereka. (Irsyad/Unpak)

Editor : Yosep Awaludin
motogp pembalap otomotif