RADAR BOGOR – Persaingan mobil listrik mungil di Indonesia semakin memanas. Wuling kembali meramaikan segmen electric vehicle (EV) perkotaan melalui kehadiran Wuling Aira EV.
Mengusung desain baru dan konfigurasi empat pintu, Wuling Aira EV menawarkan kenyamanan sekaligus kepraktisan yang lebih baik untuk mobilitas harian.
Dalam ulasan yang ditayangkan melalui kanal YouTube Jason Nathaniel, Wuling Aira EV disebut sebagai salah satu kandidat micro EV empat pintu pertama yang dipasarkan di Indonesia.
Perubahan tersebut menjadi pembeda utama dibandingkan generasi sebelumnya yang hanya mengusung dua pintu.
Dari sisi desain, Aira EV tampil dengan garis bodi yang lebih membulat dan kompak sehingga memberikan kesan modern layaknya mobil perkotaan khas Eropa.
Meski berukuran ringkas, mobil ini tetap menawarkan ruang kabin yang lapang berkat wheelbase sepanjang 2,1 meter.
Baca Juga: Prediksi Skor Cardiff City vs AS Roma 2 Agustus 2026, Giallorossi Diprediksi Menang Tipis
Perubahan paling signifikan hadir pada aspek aksesibilitas. Kehadiran dua pintu tambahan di baris kedua membuat penumpang belakang dapat keluar dan masuk kendaraan dengan lebih mudah tanpa perlu melipat atau menggeser kursi depan.
Tidak hanya itu, kapasitas bagasi juga mengalami peningkatan. Ruang penyimpanan belakang kini mampu mengakomodasi koper berukuran sedang maupun dua koper kabin.
Didukung konfigurasi kursi belakang lipat 50:50 yang membuat ruang angkut menjadi lebih fleksibel.
Masuk ke dalam kabin, Wuling Aira EV mengusung tema interior cookies and cream yang memberikan kesan bersih dan modern.
Posisi berkendara juga dibuat lebih ergonomis melalui desain dasbor dan kemudi yang ditempatkan lebih tinggi sehingga meningkatkan kenyamanan saat mengemudi.
Sistem hiburan didukung layar sentuh berukuran 10,1 inci yang menggunakan sistem operasi terbaru dengan respons lebih cepat.
Perangkat tersebut telah terintegrasi dengan berbagai pengaturan kendaraan, konektivitas smartphone, hingga kamera parkir belakang yang dilengkapi dynamic guideline untuk memudahkan manuver.
Di sektor performa, Wuling membekali Aira EV dengan motor listrik berpenggerak roda belakang (Rear Wheel Drive/RWD) yang menghasilkan tenaga 41 PS dan torsi 85 Nm.
Sumber energinya berasal dari baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 25,1 kWh yang diklaim mampu membawa kendaraan menempuh jarak hingga 300 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC.
Kemampuan pengisian daya juga mengalami peningkatan. Wuling Aira EV kini telah menggunakan port CCS Type 2 yang mendukung teknologi DC Fast Charging, sehingga proses pengisian baterai dari 30 persen hingga 80 persen hanya memerlukan waktu sekitar 35 menit.
Secara keseluruhan, Wuling Aira EV menghadirkan sejumlah pembaruan penting dibandingkan generasi sebelumnya.
Mulai dari konfigurasi empat pintu, ruang bagasi yang lebih luas, peningkatan kualitas peredaman kabin, hingga dukungan pengisian daya cepat.
Dengan berbagai pembaruan tersebut, mobil listrik ini berpotensi menjadi pilihan menarik bagi masyarakat perkotaan yang menginginkan kendaraan listrik pertama dengan desain kompak, kabin lebih fungsional, efisiensi tinggi, dan kemampuan mendukung aktivitas harian secara optimal. (Angga/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin