RADAR BOGOR – Aki motor yang baru diganti tetapi kembali tekor atau soak dalam waktu singkat sering membuat pemilik kendaraan mengira kualitas aki menjadi penyebabnya.
Padahal, kondisi tersebut belum tentu berasal dari aki motor itu sendiri. Ada sejumlah komponen pada sistem kelistrikan motor yang perlu diperiksa sebelum memutuskan membeli aki baru.
Mengutip pembahasan dari kanal YouTube @Gridoto, kerusakan pada jalur kelistrikan menjadi salah satu penyebab paling umum aki motor cepat kehilangan daya.
Karena itu, pemeriksaan menyeluruh pada sistem pengisian listrik sangat disarankan agar masalah tidak terus berulang. Berikut beberapa komponen yang perlu dicek apabila aki motor baru cepat tekor.
1. Periksa Kiprok atau Regulator Rectifier
Kiprok merupakan komponen penting pada sistem kelistrikan motor. Fungsinya mengubah arus bolak-balik (AC) yang dihasilkan spul menjadi arus searah (DC).
Kemudian menstabilkan tegangan sebelum dialirkan untuk mengisi aki sekaligus menyuplai listrik ke berbagai komponen seperti lampu dan klakson.
Baca Juga: Bansos PKH Tahap 3 Cair Hari Ini, Jangan Lakukan Ini Kalau Bansosmu Tak Mau Ditahan
Apabila kiprok mengalami kerusakan, proses pengisian daya ke aki tidak akan berjalan normal sehingga aki akan cepat habis meski baru diganti.
Pada beberapa tipe sepeda motor modern, fungsi kiprok sudah terintegrasi dengan Engine Control Unit (ECU), terutama pada motor yang menggunakan sistem starter tertentu.
Salah satu indikasi kerusakan dapat dikenali ketika regulator tidak bekerja sebagaimana mestinya saat mesin menyala.
Jika ditemukan gejala tersebut, komponen kiprok sebaiknya segera diperiksa lebih lanjut.
2. Pastikan Kabel Penghubung Aki Masih Dalam Kondisi Baik
Selain kiprok, kabel yang menghubungkan aki dengan sistem kelistrikan juga wajib diperiksa.
Kabel yang putus, kendur, berkarat, atau lapisannya mengelupas dapat menghambat aliran listrik sehingga proses pengisian aki menjadi tidak maksimal.
Karena itu, sebelum memutuskan mengganti aki baru, pastikan seluruh kabel dan terminal aki masih terpasang dengan baik serta tidak mengalami kerusakan.
3. Cek Kondisi Spul Motor
Komponen lain yang tak kalah penting adalah spul atau kumparan penghasil listrik pada mesin motor.
Spul berfungsi menghasilkan energi listrik untuk mengisi aki sekaligus menyuplai kebutuhan kelistrikan seperti lampu, klakson, dan sistem pengapian.
Jika spul mengalami kerusakan, aki tidak akan memperoleh suplai listrik yang cukup sehingga daya cepat habis.
Baca Juga: Agnes Rahajeng Harumkan Nama Indonesia, Raih Gelar Miss Supranational Asia & Oceania 2026
Dalam beberapa kasus, kerusakan spul dipicu oleh kurangnya perawatan mesin, terutama kondisi oli.
Oli yang tidak diganti secara berkala dapat mengurangi kemampuan pendinginan mesin sehingga memicu panas berlebih.
Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kinerja spul hingga akhirnya tidak mampu menghasilkan listrik secara optimal.
Jangan Langsung Menyalahkan Aki
Aki motor yang cepat soak tidak selalu berarti aki tersebut rusak. Gangguan pada kiprok, kabel kelistrikan, maupun spul juga dapat menjadi penyebab utama masalah pengisian daya.
Melakukan pemeriksaan sejak dini dapat membantu pemilik motor mengetahui sumber kerusakan secara lebih akurat.
Jika ragu melakukan pengecekan sendiri, membawa kendaraan ke bengkel terpercaya menjadi langkah yang tepat agar kerusakan dapat ditangani dengan benar dan tidak menimbulkan biaya penggantian komponen yang sebenarnya masih layak digunakan. (Irsyad/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin