RADAR BOGOR – Persaingan para drifter terbaik dunia akan kembali tersaji melalui Royal Drift Series, ajang drifting internasional yang menawarkan total hadiah fantastis hingga US$1 juta atau sekitar Rp15–16 miliar dalam satu musim.
Kejuaraan Royal Drift Series ini menjadi panggung pertemuan puluhan drifter dari berbagai negara dengan para pembalap drifting terbaik asal Tiongkok.
Selain mengandalkan kemampuan mengendalikan mobil dalam kecepatan tinggi, kompetisi Royal Drift Series itu juga memanfaatkan teknologi untuk memberikan penilaian dan analisis performa yang lebih mendalam.
Royal Drift Series Digelar dalam Lima Putaran
Royal Drift Series tahun ini menggunakan format kompetisi lima putaran yang digelar di sejumlah kota di Tiongkok.
Setiap seri menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengumpulkan hasil terbaik demi menjaga peluang meraih posisi tertinggi sekaligus memperebutkan bagian dari total hadiah yang mencapai US$1 juta.
Lebih dari 50 drifter dari 11 negara dijadwalkan ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Baca Juga: TPG Guru Madrasah 2026: Cek Syarat dan Data EMIS GTK
Peserta internasional berasal dari sejumlah negara dengan tradisi drifting yang kuat, seperti Jepang, Finlandia, Rusia, Australia, hingga Amerika Serikat.
Para drifter tersebut akan beradu kemampuan dengan pembalap-pembalap terbaik Tiongkok.
Mereka dituntut memiliki kontrol kendaraan yang presisi, keberanian mengambil risiko, serta kemampuan mempertahankan kecepatan saat melakukan berbagai manuver drifting di lintasan.
Royal Drift Series Gunakan Teknologi Telemetri
Salah satu keunikan yang ditawarkan Royal Drift Series adalah penerapan teknologi telemetri dalam setiap putaran perlombaan.
Data telemetri digunakan untuk membaca sekaligus menganalisis berbagai aspek yang terjadi ketika mobil melakukan aksi drifting.
Beberapa di antaranya mencakup proses initiation, transition, hingga proximity, yakni tingkat kedekatan antara mobil yang sedang berduel.
Penggunaan teknologi tersebut membuat analisis performa dalam kompetisi menjadi semakin detail.
Penilaian tidak hanya bergantung pada pengamatan visual, tetapi juga dapat diperkuat dengan data mengenai performa kendaraan serta manuver yang dilakukan para drifter.
Teknologi ini sekaligus memberikan gambaran lebih lengkap mengenai kualitas aksi para peserta ketika berhadapan langsung di lintasan.
Round 3 Royal Drift Series Digelar di Ningbo
Setelah melewati putaran sebelumnya, Royal Drift Series akan melanjutkan kompetisi ke Round 3 yang dijadwalkan berlangsung di Ningbo, Tiongkok, pada 5 dan 6 September.
Baca Juga: Spider-Man : Brand New Day Tembus Rp32 Triliun, Pecahkan Rekor No Way Home
Bagi pencinta drifting yang tidak dapat datang langsung ke lokasi, jalannya pertandingan juga dapat diikuti secara daring.
Royal Drift Series menyediakan live streaming gratis melalui kanal YouTube resmi Royal Drift Series.
Siaran tersebut menggunakan bahasa pengantar Bahasa Inggris sehingga dapat diikuti oleh penonton dari berbagai negara.
Dengan format lima putaran, peserta dari 11 negara, teknologi telemetri, serta total hadiah mencapai US$1 juta, Royal Drift Series menjadi salah satu kompetisi drifting internasional yang menarik perhatian pencinta olahraga otomotif.
Persaingan antara para drifter dunia dan pembalap terbaik Tiongkok dipastikan menjadi tontonan menarik, terutama bagi penggemar aksi mobil berkecepatan tinggi dan manuver drifting ekstrem. (Dimas/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin