RADAR BOGOR – Lewis Hamilton kembali menjadi sorotan setelah mengkritik keputusan Ferrari dalam menerapkan team order saat balapan Formula 1.
Pebalap asal Inggris itu merasa instruksi dari pit wall Ferrari terlambat diberikan sehingga membuatnya kehilangan waktu ketika berada di belakang rekan setimnya, Charles Leclerc.
Keluhan Lewis Hamilton muncul setelah strategi balap yang dijalaninya berbeda dengan Leclerc.
Dengan kondisi ban yang dinilai lebih menguntungkan, Lewis Hamilton seharusnya dapat melaju lebih cepat.
Namun, ia tetap harus berada di belakang Leclerc selama satu putaran karena Ferrari tidak segera memberikan instruksi untuk pertukaran posisi.
Mengutip informasi dari akun Instagram @f1speed.indonesia, situasi tersebut membuat Lewis Hamilton mempertanyakan keputusan tim.
Baca Juga: Surat Undangan Bansos Beras 30 Kg Beredar, Cek Jadwal dan Syarat Pengambilannya
Menurutnya, keterlambatan komunikasi dari pit wall justru membuat peluangnya untuk mendapatkan waktu lebih baik menjadi terbuang.
Hamilton menggambarkan momen tersebut sebagai keputusan yang membuat waktu balap terbuang percuma.
Ia menyebut keterlambatan itu membuat dirinya kehilangan sekitar 1,5 detik karena Ferrari memilih menunggu hingga jadwal pit stop Leclerc mendekat sebelum memberikan izin untuk melewati rekannya.
Hamilton Juga Sempat Kesulitan Mendapat Pit Stop
Persoalan team order bukan satu-satunya hal yang membuat Hamilton frustrasi dalam balapan tersebut.
Ia juga sempat menunggu cukup lama hingga Ferrari memanggilnya untuk mengganti ban.
Situasi akhirnya sedikit menguntungkan Hamilton ketika Virtual Safety Car (VSC) diberlakukan.
Kondisi tersebut memberinya kesempatan melakukan pit stop dengan kerugian waktu yang lebih kecil atau yang biasa disebut sebagai kesempatan mendapatkan "pit stop gratis".
Meski demikian, pengalaman tersebut membuat Hamilton membandingkan pola komunikasi dan pengambilan keputusan Ferrari dengan apa yang pernah dialaminya ketika masih memperkuat Mercedes.
Saat bersama Mercedes, Hamilton terbiasa mendapatkan respons yang menurutnya lebih cepat ketika tim harus mengambil keputusan strategis selama balapan.
Ferrari Akui Komunikasi Team Order Perlu Diperbaiki
Kritik Hamilton kemudian mendapat tanggapan dari prinsipal Ferrari, Frédéric Vasseur.
Baca Juga: Alun-Alun Bandung Dibuka Lagi, Destinasi Wisata Gratis di Pusat Kota Jadi Pilihan Liburan
Ia mengakui bahwa komunikasi internal mengenai instruksi pertukaran posisi seharusnya bisa dilakukan dengan lebih jelas dan efektif.
Vasseur menjelaskan, strategi awal Ferrari sebenarnya adalah meminta Hamilton tetap berada di lintasan hingga balapan berakhir dengan menggunakan ban hard.
Sementara itu, keputusan untuk tidak langsung meminta Leclerc bertukar posisi dengan Hamilton juga berkaitan dengan rencana pit stop Leclerc yang memang sudah semakin dekat.
Menurut Vasseur, persoalan lainnya terletak pada penyampaian informasi melalui radio tim.
Ferrari harus berhati-hati ketika menjelaskan strategi karena komunikasi tersebut berpotensi terdengar oleh tim rival.
Kondisi itu membuat tim harus mencari cara untuk memberikan instruksi kepada pebalap tanpa mengungkap terlalu banyak informasi mengenai strategi Ferrari kepada kompetitor.
Perbedaan pandangan antara Lewis Hamilton dan Ferrari tersebut kembali menunjukkan pentingnya komunikasi cepat dan tepat dalam menentukan strategi balapan Formula 1, terutama ketika posisi kedua pebalap berada dalam situasi yang saling berkaitan. (Rana/Tazkia)
Editor : Yosep Awaludin