Toyota Hilux Bejo Dimodifikasi Rp400 Juta, Siap Taklukkan Ekspedisi Ekstrem Pulau Sulawesi

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:20 WIB
Tampilan Kendaraan Toyota Hilux milik Urrofi. (Foto: Kanal Youtube Ridwan Hanif)
Tampilan Kendaraan Toyota Hilux milik Urrofi. (Foto: Kanal Youtube Ridwan Hanif)

RADAR BOGOR — Toyota Hilux Double Cabin milik Urrofi yang dikenal dengan nama “Bejo” kembali menarik perhatian para pencinta otomotif.

Kendaraan yang telah digunakan untuk menjelajah berbagai wilayah ekstrem di Indonesia hingga luar negeri tersebut mendapat ulasan dalam kanal YouTube otomotif Ridwan Hanif.

Toyota Hilux Bejo bukan sekadar kendaraan untuk aktivitas harian. Mobil tersebut telah menjadi kendaraan ekspedisi yang menemani perjalanan lintas pulau, mulai dari Pulau Rote di Nusa Tenggara Timur, kawasan Borneo, hingga perjalanan ke Malaysia dan Brunei.

Untuk mendukung kebutuhan perjalanan ekstrem, Urrofi melakukan modifikasi besar-besaran dengan konsep overland.

Total biaya modifikasi Toyota Hilux Bejo diperkirakan berada di kisaran Rp300 juta hingga Rp400 juta, belum termasuk harga pembelian mobil dalam kondisi baru.

Toyota Hilux Bejo Dibekali Kaki-Kaki untuk Medan Berat

Perubahan paling mencolok terlihat pada bagian eksterior dan kaki-kaki. Hilux Bejo menggunakan pelek berukuran ring 18 yang dipadukan dengan ban berukuran 33x12 inci dengan tapak lebar.

Baca Juga: Buntut Meninggalnya Nenek Saat Antre Beras, Dewan Bakal Panggil Dinsos dan Dinkes Kota Bogor

Untuk meningkatkan kemampuan dan kestabilan ketika melewati medan berat, bagian suspensi juga mendapat peningkatan. Salah satunya melalui penggunaan upper arm dari Option 4WD.

Tampilan kendaraan semakin terlihat tangguh berkat sejumlah perangkat pendukung ekspedisi.

Mobil ini dilengkapi snorkel, bumper custom, serta lampu sorot tambahan yang dipasang di beberapa bagian kendaraan.

Penambahan lampu tersebut berfungsi membantu memberikan penerangan ketika mobil harus melewati jalur dengan kondisi minim cahaya.

Kebutuhan bermalam selama perjalanan juga telah diperhitungkan. Di bagian atas mobil terdapat tenda hard shell, sementara sisi kendaraan dilengkapi kanopi 270 derajat dari Matlife Overland yang praktis digunakan ketika mendirikan tempat berteduh di alam terbuka.

Interior Hilux Bejo Tetap Utamakan Kenyamanan

Meski lebih banyak digunakan untuk ekspedisi, bagian kabin Toyota Hilux Bejo tetap mendapatkan perhatian.

Beberapa bagian interior mendapatkan sentuhan retrim untuk meningkatkan kenyamanan selama perjalanan panjang.

Sistem hiburan juga diperbarui dengan penambahan subwoofer di bagian kolong. Untuk menunjang kebutuhan konektivitas, mobil ini turut dibekali perangkat wireless Apple CarPlay dan Android Auto.

Fitur tersebut membuat pengemudi dan penumpang dapat mengakses berbagai kebutuhan konektivitas tanpa harus bergantung pada kabel selama perjalanan.

Ada Tangki Solar dan Air Bersih untuk Ekspedisi

Modifikasi Hilux Bejo tidak hanya menyentuh tampilan dan kenyamanan. Kebutuhan logistik untuk perjalanan panjang juga menjadi bagian penting dari persiapan kendaraan.

Baca Juga: Ronaldinho Gabung Ravenna FC di Usia 46 Tahun, Pakai Nomor 10 dan Bidik Gol ke-300

Bak belakang mobil telah dimanfaatkan untuk membawa tangki cadangan bahan bakar solar atau Dex.

Selain itu, tersedia pula tangki air bersih portabel yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan selama perjalanan.

Perlengkapan tersebut menjadi penting mengingat Hilux Bejo dirancang untuk melakukan ekspedisi dalam waktu panjang, bahkan bisa berlangsung hingga berbulan-bulan.

Dengan berbagai peningkatan mulai dari kaki-kaki, perlengkapan eksterior, interior, hingga kebutuhan logistik, Toyota Hilux Double Cabin “Bejo” kini dipersiapkan untuk melanjutkan petualangan berikutnya.

Setelah sebelumnya menjelajah Pulau Rote, Borneo, Malaysia, dan Brunei, Hilux Bejo selanjutnya diarahkan untuk menghadapi tantangan medan berat dalam ekspedisi panjang di Pulau Sulawesi. (Renno/Unpak)

Editor : Yosep Awaludin
Toyota Hilux ekspedisi otomotif