RADAR BOGOR - Baru-baru ini Ducati memasarkan Panigale V2 Special Edition MM93 di Indonesia, motor yang sebelumnya dipakai Marc Marquez untuk latihan saat pertama kali bergabung dengan tim Factory Ducati.
Motor edisi terbatas ini dibanderol Rp1,2 miliar off the road, jauh lebih mahal dibanding varian standarnya yang hanya sekitar Rp875 jutaan.
Selisih harga ratusan juta rupiah itu bukan tanpa alasan. Selain membawa nama besar Marc Marquez, unit yang beredar di Indonesia juga sangat terbatas.
Baca Juga: Buntut Keluhan Bau Pesing, Pemkot Bakal Pasang CCTV di Alun-Alun Kota Bogor
Menariknya, Ducati juga merilis versi dengan livery nomor 63 milik Francesco “Pecco” Bagnaia, rekan satu tim Marquez di Ducati Factory. Masing-masing cuma ada dua di Indonesia.
Livery Merah Khas Marquez dan Detail Balap
Dari sisi tampilan, Panigale V2 Special Edition MM93 mengusung konsep warna “todo rojo” atau serba merah dalam bahasa Spanyol, istilah yang kerap dipakai Marquez sendiri.
Kombinasi merah tua pada bagian tertentu dan merah cerah khas Ducati pada bodi menjadi ciri khas livery ini.
Baca Juga: Saldo Rp400.000 Ternyata Bukan Bantuan Penebalan, Ini Faktanya
Sentuhan balap juga terlihat dari sektor kaki-kaki. Motor ini memakai velg forged palang lima bergaya MotoGP yang lebih ringan sehingga memberi efek akselerasi lebih cepat dan handling lebih agile.
Jok belakang pun ditiadakan karena motor ini memang dirancang khusus sebagai motor latihan balap, sementara jok depan memakai bahan Alcantara lembut dengan tulisan “MM93”.
Setiap unit dilengkapi plat nomor seri sebagai penanda edisi terbatas. Salah satu unit tercatat bernomor seri 92 dari total produksi terbatas.
Baca Juga: Jadwal Bansos PKH dan BPNT 1-30 September 2026, Simak Update Status SIKS-NG
Spesifikasi Mesin V2 dan Sasis Monokok
Dari sisi jantung mekanis, motor ini mengusung mesin V2 berkapasitas 900 cc, bukan V4 seperti seri Panigale lainnya.
Mesin ini sanggup menyemburkan tenaga 120 HP dengan torsi 93,3 Nm, dipadu transmisi 6-speed yang sudah dilengkapi Ducati Quick Shifter.
Bobot motor ini pun terbilang ringan berkat penggunaan sasis monokok, di mana mesin menjadi bagian dari struktur rangka secara keseluruhan sehingga total bobotnya hanya 174 kg.
Baca Juga: Hidden Gem Kuliner Bogor, Kedai Olvan di Pasar Jambu Dua Sajikan Soto Padang Rp21 Ribu
Posisi berkendara juga dibuat lebih racy lewat setang underyoke yang sengaja dipendekkan agar pembalap bisa menunduk lebih dalam saat memacu motor di sirkuit.
Handgrip yang digunakan pun bergaya MotoGP, tanpa ornamen atau tulisan Ducati, namun tetap nyaman digenggam.
Dengan kelangkaan unit dan status sebagai replika presisi dari motor latihan asli sang juara dunia, Ducati Panigale V2 Special Edition MM93 diprediksi bakal menjadi buruan kolektor motor sport tanah air, terlepas dari harganya yang tembus miliaran rupiah.***
Editor : Asep SuhendarSumber : YouTube Otomotif tv