Sering Panaskan Mobil Matic Terlalu Lama? Ini Kesalahan yang Bikin Boros BBM dan Mesin Cepat Rusak

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 17:23 WIB
ilustrasi cara memanaskan mobil matic (ilustrasi gemini AI)
Ilustrasi cara memanaskan mobil matic. (ilustrasi gemini AI)

RADAR BOGOR - Kebiasaan memanaskan mobil matic setiap pagi sebelum berangkat kerja ternyata masih banyak dilakukan dengan cara yang keliru. Alih-alih membuat mesin lebih awet, kesalahan dalam proses ini justru berpotensi membuat konsumsi bahan bakar menjadi boros dan mesin bekerja lebih lama dari yang seharusnya diperlukan.

Banyak pemilik kendaraan masih beranggapan bahwa mobil matic wajib dipanaskan hingga puluhan menit agar mesin benar-benar siap digunakan.

Padahal, mobil-mobil modern yang sudah mengusung sistem injeksi dan kontrol elektronik memiliki cara kerja yang jauh berbeda dari kendaraan generasi lama.

Baca Juga: Fakta Penebalan Bansos Rp400 Ribu Cair September 2026, Ternyata Pencairan Dana Ini

Dilansir dari kanal youtube Tips Otomotif Channel, begitu mesin dinyalakan, sistem kendaraan secara otomatis akan menyesuaikan campuran bahan bakar, putaran mesin, hingga berbagai parameter lain secara instan.

Jadi bisa dikatakan, kebiasaan membiarkan mobil menyala selama 10 hingga 20 menit hanya karena khawatir mesin belum panas sebenarnya tidak lagi diperlukan pada mobil matic keluaran terbaru.

Tiga Kesalahan Umum saat Memanaskan Mobil Matic

Berikut sejumlah kebiasaan keliru yang masih sering dilakukan pemilik mobil matic saat memanaskan kendaraannya di pagi hari:

1-Memanaskan mesin terlalu lama dalam kondisi diam. Mesin memang akan mencapai suhu kerja, namun kondisi ini berbeda dengan saat mobil benar-benar digunakan. Kebiasaan ini hanya memboroskan bahan bakar tanpa manfaat berarti.
2-Langsung menginjak pedal gas tinggi setelah mesin menyala. Mesin membutuhkan sedikit waktu agar oli dapat bersirkulasi dan sistem kendaraan menyesuaikan diri, sehingga menggeber gas di awal justru kurang tepat.
3-Langsung memasukkan transmisi ke posisi D dan menginjak gas dalam-dalam begitu mesin baru hidup, tanpa memberi jeda waktu sedikit pun.

Baca Juga: Kafein Ciapus, Spot Nongkrong Lengkap dengan Harga Mulai 15 Ribuan

Cara Memanaskan Mobil Matic yang Benar

Proses memanaskan mobil matic yang tepat sebenarnya cukup sederhana dan tidak memakan waktu lama. Langkah pertama adalah menyalakan mesin, kemudian memberi jeda sejenak agar sistem kendaraan bekerja normal dan oli mulai bersirkulasi ke seluruh komponen mesin. Setelah itu, pengemudi sudah bisa mulai berkendara secara perlahan.

Pada mobil matic modern, pengendara tidak perlu menunggu jarum temperatur naik signifikan sebelum kendaraan digunakan. Yang perlu diperhatikan justru cara berkendara pada beberapa menit pertama, yakni dilakukan secara lembut dengan menghindari akselerasi mendadak, putaran mesin tinggi, atau beban berat ketika kondisi mesin masih dingin.

Satu hal yang juga kerap disalahpahami adalah kebiasaan memindahkan tuas transmisi dari P ke D berkali-kali saat mobil masih diam, dengan anggapan dapat membantu memanaskan transmisi. Padahal, langkah ini tidak diperlukan.

Baca Juga: Red Barn Sukamakmur, Tempat Kuliner Bernuansa Eropa dengan Panorama Perbukitan Bogor

Pengemudi disarankan menggunakan transmisi sesuai kebutuhan dan mengikuti prosedur yang tertera dalam buku manual kendaraan, mengingat setiap mobil bisa memiliki karakter dan rekomendasi berbeda dari pabrikan.

Kondisi yang Perlu Perhatian Ekstra

Meski mobil matic modern tak lagi membutuhkan pemanasan lama, ada beberapa kondisi yang tetap memerlukan kehati-hatian lebih, di antaranya ketika mobil sudah lama tidak digunakan, berada di daerah bersuhu sangat rendah, atau terdapat gangguan pada sistem mesin dan pelumasan.

Jika muncul suara mesin yang tidak normal, indikator peringatan menyala, atau perpindahan transmisi terasa kasar, sebaiknya kendaraan segera diperiksa dan tidak hanya mengandalkan kebiasaan memanaskan mobil semata.

Baca Juga: 3 Skema Penataan Guru, P3K Paruh Waktu Diangkat Januari 2027 dan Peluang CPNS

Pada akhirnya, memanaskan mobil matic bukan soal seberapa lama mesin dibiarkan menyala dalam kondisi diam, melainkan bagaimana kendaraan diperlakukan saat mesin masih dalam kondisi dingin.

Hindari menggeber gas tanpa perlu, jangan langsung dipacu dalam kecepatan tinggi, dan selalu ikuti rekomendasi resmi dari pabrikan kendaraan. Dengan menerapkan cara yang tepat, konsumsi BBM bisa lebih hemat dan usia mesin mobil matic pun berpotensi lebih panjang.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : youtube tips otomotif channel
cara memanasi mobil matic tips otomotif perawatan mobil otomotif mobil matic