RADAR BOGOR - Jetour T1 varian plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) atau iDM (Intelligent Dual Mode) telah hadir sebagai adik dari Jetour T2, menawarkan jarak tempuh gabungan hingga 1.200 kilometer dan konsumsi bahan bakar yang diklaim sangat irit di kelasnya.
Kehadiran mobil ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang ingin memiliki SUV bertenaga hybrid dengan banderol di bawah Rp600 juta namun tetap mengusung fitur dan dimensi bodi yang lega.
Dimensi Ringkas, Tapi Tetap Lebar
Mengutip kanal YouTube Ridwan Hanif, meski diposisikan sebagai adik dari Jetour T2, Jetour T1 sebenarnya bukan mobil kecil. Panjangnya sekitar 4,7 meter dengan lebar 1.967 mm, hanya selisih tipis dari Jetour T2 yang lebarnya lebih dari 2 meter.
Baca Juga: SI-ANTIK Puskesmas Belong Tekan Kasus DBD di Kota Bogor
Sebagai perbandingan, lebar Jetour T1 bahkan lebih besar dibanding Toyota Alphard yang punya lebar 1.850 mm, dan sedikit lebih lebar dari Denza D9.
Desain depannya tampil lebih membulat dan terkesan lebih soft dibanding Jetour T2, lengkap dengan radar dan kamera depan untuk mendukung fitur ADAS (Advanced Driver Assistance System).
Bumpernya dibuat lebih rugged sehingga tampilannya tetap gagah meski ukurannya lebih ringkas. Sayangnya, Jetour T1 saat ini hanya tersedia dalam konfigurasi penggerak roda depan (FWD), belum ada opsi all-wheel drive (AWD) seperti yang ditawarkan di pasar luar negeri.
Baca Juga: Smansa Bogor Putri Bidik Three Peat di Honda DBL with Kopi Good Day West Java West, Roadshow Ditutup
Harga dan Varian Jetour T1 PHEV
Jetour T1 iDM yang diuji coba dibanderol Rp558 juta, sementara varian di bawahnya yakni mesin bensin 1.500 cc turbo dipatok mulai Rp380 jutaan.
Harga tersebut terbilang kompetitif mengingat fitur yang ditawarkan cukup lengkap, mulai dari pelek 19 inci, panoramic sunroof besar, hingga kaca ganda (double glass) yang menutupi kabin depan sampai belakang, sesuatu yang jarang ditemui pada mobil seharga Rp500 jutaan.
Salah satu keunggulan Jetour T1 dibanding Jetour T2 terletak pada pintu bagasi yang kini membuka ke atas secara elektrik (power back door), berbeda dengan Jetour T2 yang bukaannya masih ke samping.
Baca Juga: Ketua KONI Bogor Minta Warga Tak Mudah Terprovokasi, Utamakan Fakta dan Asas Praduga Tak Bersalah
Fitur ini menjawab keluhan sebagian calon pembeli yang kurang menyukai desain bukaan bagasi model lama.
Performa dan Konsumsi BBM Jadi Sorotan
Dari sisi berkendara, Jetour T1 PHEV disebut memiliki suspensi yang empuk namun tetap stabil, respons gas yang cepat, serta handling yang lebih lincah dibanding Jetour T2 untuk bermanuver di jalan sempit.
Performa gabungan mesin listrik dan bensin turbo diklaim tetap bertenaga meski dipacu di kecepatan tinggi, tidak seperti kebanyakan mobil hybrid yang cenderung loyo di atas 100 km/jam.
Baca Juga: Peralihan Status Kepegawaian Guru PPPK Pakai Seleksi CPNS Guru 2027, Ini Mekanismenya
Soal efisiensi, konsumsi bahan bakar tercatat hanya 5,2 liter per 100 kilometer, atau setara 1:19,2, angka yang tergolong sangat impresif untuk kelas SUV berukuran besar.
Sementara itu, jarak tempuh murni mode listrik (EV Mode) diperkirakan mencapai sekitar 80 kilometer untuk pemakaian harian, dengan klaim maksimal hingga 100 kilometer dalam kondisi ideal.
Mobil ini juga sudah mendukung fast charging DC yang mampu mengisi baterai dari 20 persen ke 80 persen hanya dalam 27 menit.
Interior Lega dengan Fitur Ottoman Seat
Di sektor kabin, Jetour T1 tampil lebih sporty dibanding Jetour T2 dengan aksen jahitan berwarna oranye serta material empuk hampir di seluruh bagian yang sering disentuh pengemudi dan penumpang.
Baca Juga: Peralihan Status PPPK ke CPNS 2027, Kesempatan bagi Pelamar Umum Guru Fresh Graduate
Kursi baris depan bahkan dilengkapi fitur ottoman yang bisa diubah menjadi mode rebah menyerupai queen seat, fitur yang justru tidak tersedia di Jetour T2.
Fasilitas lain yang tersemat antara lain jok berpendingin, wireless charging 50 watt, kamera 360 derajat, hingga electronic parking brake dan auto hold. Namun demikian, pengaturan spion masih harus dilakukan lewat menu layar karena tidak tersedia tombol fisik, sebuah kekurangan kecil yang juga ditemui pada Jetour T2.
Secara keseluruhan, Jetour T1 dan Jetour T2 menawarkan pengalaman berkendara yang serupa, hanya berbeda pada dimensi yang lebih ringkas dan desain bagasi yang lebih praktis.
Baca Juga: Sky Steak Punya Paket Platteran Iga Super Komplit yang Wajib Dicoba Pas Kulineran Rame-rame
Dengan harga di bawah Rp600 juta, Jetour T1 PHEV dinilai menawarkan kombinasi fitur, kenyamanan, dan efisiensi bahan bakar yang cukup menggiurkan bagi masyarakat yang ingin beralih ke mobil hybrid tanpa mengeluarkan bujet besar.***
Editor : Asep SuhendarSumber : youtube ridwan hanif