Suzuki Satria Lumba 2003 Direstorasi hingga Rp50 Juta, Pelek Langkanya Saja Rp8 Juta

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 08:00 WIB
Tampilan Motor Suzuki Satria R 120 Lumba 2003. (Foto: Kanal Youtube Den Dimas)
Tampilan Motor Suzuki Satria R 120 Lumba 2003. (Foto: Kanal Youtube Den Dimas)

RADAR BOGOR – Sepeda motor 2-tak lawas kembali menjadi buruan para pencinta otomotif. Salah satunya Suzuki Satria R 120 atau Suzuki Satria Lumba, motor bebek legendaris yang populer pada era 2000-an.

Nilai motor Suzuki Satria tersebut bahkan terus meningkat, terutama untuk unit yang telah direstorasi menggunakan komponen orisinal dan part langka. 

Salah satunya adalah Suzuki Satria Lumba tahun 2003 berkelir hitam-oranye yang menjalani proses restorasi sekaligus modifikasi atau resto-mod dengan total biaya mencapai sekitar Rp50 juta.

Motor tersebut menjadi perhatian setelah diulas dalam kanal YouTube Den Dimas. Suzuki Satria Lumba itu diketahui merupakan milik seorang penghobi bernama Mas Nabi.

Proses membangun kembali motor 2-tak tersebut tidak dilakukan dalam waktu singkat.

Sang pemilik mulai menggarapnya secara bertahap sejak 2019 setelah membeli unit bahan dengan harga Rp6 juta.

Baca Juga: Telah Terbit Peraturan Pemerintah, PPPK Dosen Bisa Menjadi PNS dengan Syarat dan Tahapan Tertentu

Ada alasan tersendiri di balik pilihan Suzuki Satria Lumba berwarna hitam-oranye tersebut.

Mas Nabi memiliki kenangan pribadi dengan motor yang sama karena pernah menggunakan model dan warna serupa ketika masih duduk di bangku SMA.

Modifikasi Kaki-Kaki Suzuki Satria Lumba Pakai Pelek Langka

Bagian kaki-kaki dan sistem pengereman menjadi salah satu sektor yang membutuhkan biaya cukup besar dalam proses restorasi motor tersebut.

Salah satu komponen paling menarik adalah penggunaan pelek Daichi orisinal untuk sistem double disk. Pelek tersebut kini tergolong langka dan sulit ditemukan di pasaran.

Pelek Daichi itu dibeli dalam kondisi bekas dengan harga mencapai Rp8 juta. Nilainya bahkan setara dengan harga sebuah sepeda motor matik bekas, seperti Honda Vario.

Untuk mendukung sistem pengereman, pelek tersebut dipadukan dengan piringan cakram Daytona asal Jepang. Sementara itu, kaliper dan master rem menggunakan produk RCB.

Tidak hanya itu, bagian swing arm belakang juga mendapat ubahan. Komponen standar diganti menggunakan swing arm berbahan aluminium produksi ITCH yang memiliki bobot lebih ringan.

Gas Spontan Amerika hingga Speedometer Digital Custom

Perubahan juga dilakukan pada area kemudi. Sistem kontrol gas menggunakan gas spontan Vortex Motion Pro asal Amerika Serikat yang dibanderol sekitar Rp2,2 juta.

Komponen tersebut dipadukan dengan saklar cut-off Honda NX4 orisinal yang dimodifikasi untuk menjalankan fungsi sebagai saklar lampu.

Sementara pada bagian panel instrumen, speedometer bawaan telah diganti menggunakan speedometer digital custom.

Baca Juga: Wajah Baru Suzuki Smash Tampil Makin Garang, Motor Bebek Legendaris Ini Kini Dibanderol Rp24,1 Juta

Panel tersebut kini menampilkan informasi yang lebih lengkap, mulai dari indikator putaran mesin atau takometer (RPM), posisi gigi, hingga indikator saat transmisi berada pada posisi top.

Mesin 2-Tak 120 CC Suzuki Satria Lumba Ikut Dirombak

Perubahan juga dilakukan pada sektor dapur pacu. Mesin 2-tak berkapasitas 120 cc dengan transmisi 6-percepatan tersebut telah mendapatkan penyesuaian melalui proses porting.

Mesin juga menggunakan oversize 25 untuk menunjang karakter performanya. Pada sistem bahan bakar, karburator standar diganti dengan Keihin PWK 28 orisinal yang merupakan bawaan Yamaha YZ85. 

Komponen tersebut kemudian dikombinasikan dengan penggunaan koil Yamaha YZ85.

Meski sejumlah bagian mengalami peningkatan, sistem pengapian CDI tetap mempertahankan komponen standar bawaan Suzuki Satria Lumba.

Untuk saluran pembuangan, motor menggunakan knalpot racing tipe kolong berbahan plat produksi Daytona Jepang.

Knalpot tersebut dipadukan dengan silencer custom yang tetap dipasang menggunakan dudukan footstep standar.

Suku Cadang Orisinal Suzuki Satria Lumba Semakin Mahal dan Langka

Proses restorasi Suzuki Satria Lumba ini tidak bisa dilakukan dengan mudah. Salah satu tantangan terbesar adalah semakin sulitnya mendapatkan suku cadang orisinal.

Selain langka, harga sejumlah komponen asli dari Suzuki Satria juga terus mengalami peningkatan.

Baca Juga: 3 Rekomendasi Wisata Keluarga di Bogor, Cocok Buat Liburan Akhir Pekan Ini

Blok mesin orisinal dalam kondisi baru atau dengan ukuran oversize kecil, misalnya, kini memiliki kisaran harga sekitar Rp1,8 juta hingga Rp3 juta.

Sementara itu, satu set bodi orisinal Suzuki Genuine Parts (SGP) lengkap dengan stripping asli dapat dibanderol sekitar Rp2,5 juta hingga Rp3 juta per set.

Dengan berbagai perubahan tersebut, Suzuki Satria Lumba 2003 ini tetap mempertahankan karakter khas motor 2-tak.

Sensasi berkendaranya menawarkan penyaluran tenaga yang terasa dominan pada putaran mesin atas, dipadukan dengan suara khas mesin 2-tak dan knalpot racing yang menjadi salah satu daya tarik utama motor legendaris era 2000-an tersebut. (Renno/Unpak)

Editor : Yosep Awaludin
Suzuki Satria modifikasi otomotif