RADAR BOGOR – Tampilan body kendaraan yang mulai kusam, tergores, atau kehilangan kilau dapat kembali terlihat baru melalui proses pengecatan ulang atau repaint.
Namun, untuk mendapatkan hasil yang halus, mengilap, dan tahan lama, proses pengerjaan tidak boleh dilakukan secara sembarangan.
Repaint body kendaraan membutuhkan tahapan yang tepat, mulai dari membersihkan lapisan cat lama hingga proses finishing menggunakan clear coat.
Setiap langkah memiliki peran penting untuk menentukan kualitas akhir pengecatan.
Kesalahan dalam proses persiapan, pengamplasan, hingga penyemprotan dapat membuat permukaan cat tidak rata atau bahkan menimbulkan tekstur menyerupai kulit jeruk.
Berikut tahapan cara repaint body kendaraan sendiri agar hasilnya lebih rapi dan mendekati kualitas pengerjaan profesional.
Baca Juga: Panduan Bayar Ujian SKD Sekolah Kedinasan 2026 via ATM BNI, BRI, Mandiri, dan BCA
1. Bersihkan dan Kerok Lapisan Cat Lama
Tahap pertama dalam proses repaint adalah menghilangkan lapisan cat lama yang masih menempel pada body kendaraan.
Cat yang telah menumpuk dapat dibersihkan menggunakan cairan remover atau dengan cara pengerokan secara manual hingga permukaan dasar body terlihat.
Pada komponen berbahan plastik ABS, proses pengerokan dilakukan hingga menyisakan material dasar tanpa merusak permukaannya.
Setelah lapisan cat lama dibersihkan, permukaan kemudian dihaluskan secara bertahap menggunakan amplas.
Proses awal dapat menggunakan amplas berukuran 320, kemudian dilanjutkan dengan amplas yang lebih halus, yakni ukuran 600 hingga 800.
Tahap pengamplasan ini penting dilakukan agar permukaan body lebih rata dan siap menerima lapisan cat berikutnya.
2. Semprot Epoxy dan Gunakan Dempul untuk Meratakan Permukaan
Setelah proses pengamplasan selesai, langkah selanjutnya adalah memberikan lapisan cat dasar atau epoxy.
Epoxy disemprotkan secara tipis dan merata sebanyak satu lapisan, kemudian dibiarkan hingga mengering.
Apabila masih ditemukan permukaan yang tidak rata, berlubang, atau memiliki pori, bagian tersebut dapat diperbaiki menggunakan dempul pasta.
Setelah dempul mengering dengan baik, permukaan kembali dihaluskan menggunakan amplas basah berukuran 1000.
Baca Juga: Panduan Bayar Ujian SKD Sekolah Kedinasan 2026 via ATM BNI, BRI, Mandiri, dan BCA
Proses ini bertujuan menciptakan permukaan yang lebih rata sebelum memasuki tahap pengecatan warna.
3. Pilih Warna Dasar yang Tepat Sebelum Menyemprot Warna Utama
Tahapan berikutnya adalah pemberian warna dasar atau base coat sebelum mengaplikasikan warna utama.
Pemilihan warna dasar menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi ketajaman serta karakter warna akhir pada body kendaraan.
Untuk warna biru metalik, penggunaan Silver Medium sebagai warna dasar dapat membantu menghasilkan tampilan yang lebih kontras dan terlihat lebih menyala saat terkena cahaya matahari.
Sementara itu, warna putih dapat digunakan sebagai lapisan dasar untuk cat putih mutiara.
Penggunaan warna dasar putih membantu efek mutiara lebih cepat menutup permukaan dan membuat karakter kilau warna dapat terlihat lebih maksimal.
Setelah warna dasar diaplikasikan, proses dapat dilanjutkan dengan penyemprotan warna utama sesuai warna yang diinginkan.
4. Aplikasikan Clear Coat untuk Hasil Glossy
Tahap terakhir dalam proses repaint body kendaraan adalah pemberian clear coat atau lapisan transparan.
Clear coat berfungsi melindungi lapisan warna sekaligus memberikan efek mengilap atau glossy pada permukaan body.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, clear coat dapat disemprotkan sebanyak dua lapis secara merata.
Baca Juga: Waspada! Abu Vulkanik Krakatau Sampai ke Bogor, Bisa Bikin Iritasi Mata dan Ganggu Pernapasan
Agar hasil akhir terlihat lebih halus dan tidak memunculkan tekstur menyerupai kulit jeruk, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Kekentalan campuran cat harus sesuai, tekanan angin pada spray gun perlu diatur dengan tepat, serta penyemprotan setiap lapisan harus diberikan jeda waktu.
Waktu tunggu sekitar 30 menit antar-lapisan dapat dilakukan sebelum melanjutkan ke lapisan berikutnya.
Setelah seluruh tahapan pengecatan selesai, body kendaraan sebaiknya tidak langsung dipasang kembali.
Biarkan cat mengering dan mengeras secara sempurna selama beberapa hari agar hasil pengecatan lebih maksimal.
Dengan mengikuti tahapan persiapan, pengamplasan, penggunaan epoxy, pemilihan warna dasar, hingga finishing clear coat secara berurutan, proses repaint body kendaraan dapat menghasilkan tampilan yang lebih halus, mengkilap, dan tahan lama. (Irsyad/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin