RADAR BOGOR - Bagi Anda yang ingin tampil beda dan menarik perhatian, Vespa LX 150 i-GET 2025 bisa menjadi pilihan menarik dibanding motor gede (moge) sekalipun.
Skutik klasik asal Italia ini kembali hadir dengan pembaruan pada tahun 2025, menghadirkan pilihan warna baru yang menarik serta perubahan signifikan pada sektor mesin.
Salah satu daya tarik utama Vespa LX 150 i-GET 2025 terletak pada pilihan warnanya. Warna Lilla Euro, yang sebenarnya berupa gradasi ungu lembut menyerupai pink, tampil dengan finishing solid alih-alih metalik, memberikan kesan lembut dan elegan saat dilihat.
Selain warna ungu, Vespa LX 150 i-GET 2025 juga tersedia dalam pilihan warna lain seperti hijau dan merah, namun warna ungu ini dinilai paling menarik perhatian, terutama di kalangan pengendara wanita.
Baca Juga: Nissan Grand Livina Bekas 2013, Mobil Keluarga Cuma Rp75 Jutaan
Mesin Baru 150 cc, Performa Naik Signifikan
Perubahan paling mendasar pada Vespa LX 150 i-GET 2025 terletak pada jantung pacunya. Motor ini kini dibekali mesin baru berkapasitas 154,8 cc, naik dari sebelumnya 125 cc, dengan konstruksi mirip mesin yang digunakan pada Vespa Sprint dan Primavera.
Meski langkah pistonnya tetap sama, diameter piston diperbesar sehingga kapasitas mesin bertambah.
Mesin ini menggunakan konstruksi kepala silinder i-GET dengan tiga klep (2 in, 1 ex), namun sistem pendinginannya masih mengandalkan kipas angin, belum menggunakan radiator.
Baca Juga: Mobil Terkena Abu Vulkanik? Jangan Langsung Dilap, Ini Cara Membersihkannya agar Cat Tak Baret
Dari sisi tenaga, mesin baru ini menghasilkan 12,3 HP dan torsi 12,4 Nm, naik sekitar 20 persen dibandingkan versi 125 cc sebelumnya yang hanya menghasilkan 10 HP dan torsi 10 Nm.
Jika dibandingkan dengan Sprint atau Primavera, tenaga Vespa LX 150 tercatat lebih tinggi, meski torsinya sedikit lebih rendah.
Hal ini disebabkan bobot LX yang lebih ringan sehingga tidak memerlukan torsi sebesar Primavera yang memiliki bodi lebih besar dan berat.
Impresi Berkendara: Responsif di Putaran Bawah
Baca Juga: Chevrolet Aveo Bekas Tahun 2012, Masih Menarik? Harga Pasaran Rp77 Jutaan Aja
Peningkatan performa mesin ini memberikan dampak signifikan pada respons berkendara, terutama pada bukaan gas awal dari 0 hingga 40 km/jam yang terasa jauh lebih responsif dibanding versi sebelumnya. Karakter ini cocok untuk kebutuhan stop and go di perkotaan.
Namun, performa dari kecepatan 40 hingga 80 km/jam cenderung linear, dan akselerasi dari 80 km/jam menuju top speed terasa melambat.
Top speed yang berhasil dicapai berada di angka sekitar 110 km/jam, tidak jauh berbeda dari versi sebelumnya.
Meski mesin baru ini menggunakan basis serupa dengan Sprint dan Primavera, terdapat sejumlah penyesuaian seperti durasi noken as, mapping ECU, desain boks filter udara yang lebih ringkas, hingga posisi dudukan suspensi belakang dan engine mounting yang berbeda untuk menyesuaikan dimensi bodi LX yang lebih kompak.
Baca Juga: Jaecoo J7 SIVP Bawa Fitur Parkir Otonom, Bisa Cari Parkiran Tanpa Pengemudi
Dari sisi getaran, mesin ini tergolong halus saat digunakan berjalan, namun cukup terasa bergetar pada bagian setang saat kondisi idle atau langsam. Getaran ini dapat berkurang dengan menekan rem belakang.
Konsumsi Bahan Bakar Lebih Boros
Sebagai konsekuensi dari peningkatan kapasitas mesin, konsumsi bahan bakar Vespa LX 150 i-GET 2025 tercatat lebih boros dibanding versi 125 cc yang mampu mencapai 38 km per liter.
Pada pengujian, Vespa LX 150 i-GET 2025 hanya mencatatkan konsumsi bahan bakar sekitar 32,8 km per liter, meski angka ini masih sedikit lebih irit dibandingkan Sprint atau Primavera yang hanya mencapai 31 km per liter berkat bobot LX yang lebih ringan.
Baca Juga: Cari Toyota Agya 2015 Bekas? Segini Harga Pasarnya Saat Ini
Handling Lincah, namun Kurang Stabil di Kecepatan Tinggi
Vespa LX 150 i-GET 2025 tetap mempertahankan karakter khasnya sebagai motor small frame dengan jarak sumbu roda (wheelbase) yang pendek, menjadikannya salah satu varian Vespa paling lincah untuk bermanuver di kemacetan perkotaan.
Namun, karakter ini juga membawa konsekuensi berupa stabilitas yang kurang optimal, terutama saat melaju dalam kecepatan tinggi.
Suspensi depan tetap menggunakan konstruksi single arm khas Vespa yang berada di sisi kiri, dengan redaman yang cukup nyaman untuk jalan beraspal mulus maupun jalan berbahan beton.
Baca Juga: Suzuki XL7 Terbaru Makin Ganas, SUV 7 Penumpang Ini Bawa Fitur yang Bikin Lawan Wajib Waspada
Pada versi terbaru, terdapat peningkatan pada sistem peredaman sehingga benturan saat suspensi mentok tidak terasa terlalu keras.
Salah satu perbaikan penting pada generasi terbaru ini adalah konstruksi engine mounting yang dibuat lebih rigid, sehingga mengurangi gejala limbung atau goyangan pada roda belakang saat melintasi jalan bergelombang, dan memberikan stabilitas lebih baik saat menikung.
Posisi Berkendara yang Nyaman
Meski berdimensi kompak, Vespa LX 150 i-GET 2025 memiliki tinggi jok sekitar 785 mm yang tergolong cukup tinggi dibanding skutik matic pada umumnya.
Baca Juga: Mitsubishi Galant V6 Tahun 2000 Kini Harga Pasarannya Cuma Rp85 Jutaan
Desain jok pada generasi terbaru sudah dibuat lebih tirus dan terdapat lekukan di bagian bawah, sehingga posisi kaki saat berpijak tidak terlalu mengangkang.
Busa jok yang digunakan juga terasa lebih empuk, memberikan kenyamanan ekstra sekaligus membantu pengendara dengan tinggi badan terbatas untuk lebih mudah menjejakkan kaki ke tanah.
Posisi berkendara secara keseluruhan tergolong nyaman, dengan posisi setang yang pas serta postur tubuh yang cenderung tegak, cocok untuk perjalanan jarak jauh.
Salah satu kekurangan yang ditemukan adalah posisi pijakan kaki penumpang (footstep boncengan) yang terlalu masuk ke dalam, sehingga posisi kaki penumpang kurang leluasa dan berpotensi bersinggungan dengan kaki pengendara di depannya.
Baca Juga: Beat Versi Macho? Honda Zoomer-X Resmi Meluncur dengan Desain Naked Bike yang Bikin Nagih
Vespa LX 150 i-GET 2025 juga masih mempertahankan diameter grip gas yang cukup besar, sehingga pengendara baru mungkin memerlukan waktu adaptasi.
Fitur-Fitur Pendukung
Vespa LX 150 i-GET 2025 telah dilengkapi lampu utama (headlamp) LED dengan pencahayaan yang cukup terang untuk penggunaan harian, sementara lampu sein masih menggunakan bohlam konvensional dengan tambahan Daytime Running Light (DRL) berteknologi LED.
Panel instrumen motor ini tergolong sederhana, terdiri dari speedometer analog dengan latar belakang menyala biru pada malam hari, dilengkapi Multi Information Display (MID) yang menampilkan odometer, trip A, trip B, dan jam digital.
Baca Juga: Suzuki XL7 Facelift 2026 Meluncur, Bawa Segudang Fitur Baru Mulai TPMS hingga Kamera 360
Beberapa indikator lain seperti tekanan oli, lampu jauh, sein, indikator bahan bakar, immobilizer, dan engine check turut tersedia pada panel ini.
Saklar kontrol pada setang didesain dengan mempertimbangkan ergonomi jari, termasuk tombol sein yang dapat didorong dan ditarik untuk memudahkan pengoperasian.
Tombol saklar lampu tidak lagi tersedia karena Indonesia telah menerapkan sistem lampu otomatis menyala (Automatic Headlight On).
Bagian bawah setang dilengkapi kompartemen penyimpanan atau glovebox, lengkap dengan port pengisian daya USB serta gantungan barang.
Baca Juga: Modal Rp15 Ribu, Baret Halus di Bodi Motor Bisa Disamarkan Tanpa Cat Ulang
Kapasitas tangki bahan bakar pada versi terbaru ini juga mengalami sedikit peningkatan menjadi 7,5 liter, dari sebelumnya 7 liter.
Bagasi di bawah jok tergolong cukup luas dan mampu menampung helm berukuran sedang, dengan sistem akses yang juga memudahkan proses servis mesin mengingat konstruksi bodi Vespa yang bersifat monokok.
Sebagai aksesori tambahan, tersedia pula top box orisinal Vespa dengan desain yang senada dengan warna bodi motor, meski dibanderol dengan harga yang cukup tinggi.
Untuk sistem pengereman, Vespa LX 150 i-GET 2025 menggunakan cakram berdiameter 200 mm di roda depan, sementara roda belakang masih mengandalkan rem tromol berdiameter 110 mm.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Otomotif tv