RADAR BOGOR - Buat yang masih cari-cari motor yang irit bensin, Vario 125 bisa menjadi salah satu pertimbangan.
Tim Otomotif TV dalam YouTube pribadinya melakukan pengujian menarik dengan membandingkan konsumsi bahan bakar antara Honda Vario 125 varian termurah dan termahal dalam sebuah perjalanan panjang dari kaki Gunung Merapi hingga pantai selatan Yogyakarta.
Meski secara basis mesin kedua motor ini identik, varian termahal memiliki tambahan fitur Idle Stop System (ISS) yang diklaim dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga sekitar 4 persen.
Baca Juga: Mitsubishi Pajero 2026 Terbaru Muncul, SUV Legendaris Kembali dengan Gaya Makin Gagah
Spesifikasi Mesin yang Bertenaga namun Tetap Irit
Honda Vario 125 dibekali mesin berkapasitas 125 cc yang menghasilkan tenaga sebesar 11 HP dengan torsi 10,8 Nm.
Meski tergolong bertenaga, motor ini tetap diklaim memiliki konsumsi bahan bakar yang efisien, dengan klaim resmi dari Astra Honda Motor (AHM) mencapai 51,7 km per liter.
Baca Juga: Beda dari Versi Standar, Yamaha NMAX Custom Mejeng di Dealer Cibinong
Impresi Berkendara di Tanjakan Gunung Kidul
Perjalanan menuju kawasan Gunung Kidul melalui jalur berbukit dan berkelok.
Performa mesin Honda Vario 125 dinilai cukup mumpuni untuk melahap tanjakan tanpa terasa kedodoran, bahkan dinilai lebih ringan dibandingkan pengujian sebelumnya di kawasan Kaliurang.
Kondisi jalan yang mulus turut mendukung kenyamanan berkendara, terutama saat melibas tikungan demi tikungan di kawasan tersebut, dengan karakter motor yang terasa lincah dan stabil.
Baca Juga: Suzuki GN160 Meluncur, Motor Neo Retro Bertagline Real Man, Real Style Dibanderol Rp29 Jutaan
Suspensi Empuk dan Posisi Berkendara Nyaman
Perjalanan berlanjut melalui jalur kampung dengan kondisi aspal yang tidak sepenuhnya mulus, sekaligus menjadi ajang pengujian suspensi.
Hasilnya, suspensi Vario 125 terbukti empuk dan nyaman, terutama pada bagian depan yang memiliki jarak main cukup panjang.
Posisi berkendara juga dinilai nyaman untuk perjalanan jauh, ditunjang oleh jok yang empuk dan tidak licin, serta posisi setang yang lebih tinggi, lebar, dan dekat dengan tubuh pengendara.
Baca Juga: Suzuki Haojue Lumi, Skuter Retro Bertampang Manis dengan Fitur Bosch ABS dan Hitachi TCS
Postur berkendara ini memberikan kesan mirip Honda PCX, meski tidak seposisi tegak Honda ADV 160, sehingga cocok untuk perjalanan jauh tanpa membuat pengendara cepat lelah.
Menikmati Jalur Selatan Menuju Pantai Parangtritis
Perjalanan berlanjut melalui Jalan Lingkar Selatan (JLS) Yogyakarta menuju kawasan Pantai Parangtritis.
Kondisi jalan yang mulus dengan variasi tikungan parabolik dan tikungan patah-patah menjadi tantangan tersendiri yang menguji handling motor.
Baca Juga: Suzuki Haojue Lumi, Skuter Retro Bertampang Manis dengan Fitur Bosch ABS dan Hitachi TCS
Honda Vario 125 dinilai memiliki handling yang mantap dan mudah diarahkan baik ke kiri maupun kanan, tanpa gejala limbung meski melewati jalur naik turun.
Sistem pengereman juga dinilai responsif, dengan rem cakram satu piston di roda depan yang empuk namun tetap pakem, dikombinasikan dengan rem tromol di roda belakang.
Fitur Pendukung untuk Turing Ringan
Baca Juga: Yamaha NMAX Old Tiba-Tiba Tidak Bisa Distarter, Ternyata Bukan Aki Tekor
Beberapa fitur pada Honda Vario 125 dinilai memudahkan penggunaan sehari-hari maupun turing jarak menengah.
Konsol penyimpanan tertutup pada bagian depan dapat menampung botol air mineral ukuran 300 ml, dilengkapi power outlet dengan port USB tipe C untuk mengisi daya ponsel selama berkendara.
Terdapat pula konsol kecil tambahan serta gantungan barang di bagian tengah untuk membawa barang belanjaan atau oleh-oleh.
Baca Juga: 4 SUV Sederhana Ini Terbukti Lebih Awet dari SUV Mahal, Suzuki Jimny Salah Satunya
Desain dek pijakan kaki yang flat turut memudahkan pengendara untuk meletakkan tas di antara kaki.
Sementara itu, bagasi di bawah jok berkapasitas 18 liter dinilai cukup lega untuk menampung barang bawaan seperti tas, topi, hingga oleh-oleh khas Gunung Kidul, serta muat untuk helm berjenis open face.
Hasil Uji Konsumsi Bahan Bakar
Setelah menempuh perjalanan sejauh sekitar 48 km dalam waktu kurang dari satu jam, hasil pengujian konsumsi bahan bakar menunjukkan angka yang cukup mengesankan.
Baca Juga: Dealer Yamaha Cibinong Tawarkan Motor Matic Custom, NMax hingga Aerox Bisa Diubah Sesuai Selera
Vario 125 tanpa fitur ISS mencatatkan konsumsi bahan bakar sebesar 51,4 km per liter, sangat mendekati klaim resmi AHM yang hanya berselisih 0,3 km per liter.
Sementara itu, varian dengan fitur ISS justru mencatatkan hasil yang sedikit lebih baik, yaitu 53,3 km per liter, meski memiliki bobot yang lebih berat.
Hasil ini juga jauh lebih baik dibandingkan pengujian sebelumnya di Jakarta yang hanya mencapai sekitar 45 hingga 46 km per liter, akibat kondisi lalu lintas yang lebih padat dan sering macet.
Dengan kapasitas tangki bahan bakar sebesar 5,5 liter, motor ini diperkirakan mampu menempuh jarak sekitar 250 km dalam sekali pengisian penuh.
Baca Juga: Motor Distarter Cuma 'Cetik-Cetik, Tidak Mau Nyala? Ternyata Ini Biang Keroknya
Kecepatan optimal untuk mendapatkan konsumsi bahan bakar paling irit berada pada rentang 30 hingga 60 km per jam, sementara pada kecepatan 70 hingga 80 km per jam, konsumsi bahan bakar mulai terasa lebih boros berdasarkan indikator real-time pada panel instrumen.
Motor sebagai Bagian dari Kehidupan Masyarakat Yogyakarta
Sepanjang perjalanan, tim juga mengamati bagaimana masyarakat Yogyakarta memanfaatkan sepeda motor bukan sekadar alat transportasi, melainkan sebagai penunjang kehidupan sehari-hari, mulai dari mencari rumput hingga mengangkut hasil bumi.
Bahkan, motor-motor lawas berusia puluhan tahun masih banyak digunakan dan dirawat dengan baik oleh warga setempat, menunjukkan bahwa kendaraan roda dua telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat di kawasan tersebut.
Baca Juga: Bongkar CVT Honda Vario Terbaru, Ditemukan Komponen yang Makin Diperkecil dan Rawan Masalah
Kesimpulan
Perjalanan menguji Honda Vario 125 dari kaki Gunung Merapi hingga Pantai Parangtritis ini membuktikan bahwa motor matic 125 cc ini memiliki keseimbangan yang baik antara performa bertenaga dan efisiensi bahan bakar.
Baik varian termurah maupun termahal dengan fitur ISS sama-sama menunjukkan hasil konsumsi bahan bakar yang irit, didukung dengan handling yang mantap, suspensi nyaman, serta berbagai fitur pendukung yang memudahkan aktivitas berkendara harian maupun turing ringan.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Otomotif tv