RADAR BOGOR - Masalah baut tap oli dol dan terus bocor meski sudah di oversize dan diberi lem menjadi keluhan umum pada motor berusia tua, salah satunya Honda Supra.
Kanal YouTube Yunus motor membagikan solusi permanen mengatasi kebocoran oli tersebut dengan teknik menanam bos drat baru pada crankcase, sehingga baut standar bisa kembali digunakan tanpa resiko bocor.
Tidak jarang lubang baut tap oli pada motor yang sudah mengalami kerusakan ulir dratnya masih dol meski ukuran baut sudah dinaikkan dari 17 menjadi 19.
Baca Juga: Wayang Golek Gratis Digelar KSB di Bogor, Ada Pencak Silat hingga Bazaar Sembako Murah
Kondisi ini membuat pemilik motor sebelumnya mencoba mengatasi kebocoran dengan melumuri lem secara berlebihan, namun cara tersebut tetap tidak berhasil menghentikan rembesan oli dan hanya membuat tampilan area crankcase menjadi kotor.
Proses Menanam Bos Drat Baru pada Crankcase
Solusi yang diterapkan untuk mengatasi lubang baut tap oli yang sudah dol adalah dengan menanam bos drat baru, sehingga ukuran baut bisa kembali ke ukuran standar.
Proses ini diawali dengan mengukur panjang bos yang dibutuhkan agar tidak terlalu panjang dan disesuaikan dengan ketebalan crankcase, guna memastikan proses pengetapan oli nantinya bisa berjalan bersih.
Baca Juga: Toyota Land Cruiser GR Sport Hybrid 464 PS, SUV Mewah dengan Torsi 790 Nm
Sebelum proses pengeboran dilakukan, lubang oli terlebih dahulu ditutup menggunakan kain untuk mencegah kotoran masuk ke dalam mesin.
Sisa-sisa lem yang menempel juga dibersihkan menggunakan bensin hingga benar-benar kering sebelum masuk ke tahap pengeboran.
Teknik Pengeboran dan Pengetapan Drat Baru
Proses pengeboran lubang menggunakan mata bor berukuran 14,5 mm, kemudian dilanjutkan dengan proses tap menggunakan mata tap berukuran M16 x 1,5 merek WPro.
Baca Juga: Warkop Tjaralama Bogor, Tempat Nongkrong Nyaman dengan Harga Menu Affordable
Setelah proses tap selesai, kain penutup lubang tadi diambil kembali dan area sekitarnya dibersihkan secara menyeluruh.
Bos drat kemudian dipasang dengan bantuan mur sebagai pengunci sementara untuk memudahkan proses pemasangan.
Bagian drat pada bos tersebut diberi lem besi agar hasil pemasangannya menjadi permanen dan tidak mudah lepas kembali di kemudian hari.
Baca Juga: La Vela Little Europe Tangerang, Spot Wisata Bernuansa Eropa di Green Lake City
Tahap Pembersihan dan Pengetesan Akhir
Setelah bos drat terpasang dan lem benar-benar mengering, motor kemudian diposisikan berdiri untuk melakukan proses tap oli dari bagian atas.
Teknik ini bertujuan agar sisa kotoran dari proses pembubutan dan pengetapan dapat ikut terbuang bersama oli bekas, sehingga area dalam mesin benar-benar bersih dari serpihan logam.
Setelah dipastikan bersih, baut beserta ring dipasang kembali dan dikencangkan, dilanjutkan dengan pengisian oli mesin yang baru.
Baca Juga: Honda Scoopy Gen 1 Disulap Jadi Motor Dakar Style, Modifikasi Katros Garage Habiskan Rp25 Juta
Hasil pengetesan menunjukkan kondisi baut tap oli sudah benar-benar kering tanpa ada rembesan sedikit pun setelah motor dihidupkan beberapa saat.
Teknik menanam bos drat pada lubang baut tap oli yang sudah dol ini bisa menjadi solusi permanen bagi pemilik motor yang mengalami masalah serupa, terutama pada motor-motor berusia tua yang komponennya sudah aus.
Metode ini terbukti lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan lem, karena mengembalikan fungsi ulir drat ke kondisi standar sehingga baut dapat terpasang rapat dan bebas dari risiko kebocoran oli di kemudian hari.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Yunus motor