RADAR BOGOR – Merawat mesin mobil tidak cukup hanya dengan rutin mengganti oli mesin.
Ada komponen lain yang memiliki peran penting dalam menjaga kualitas pelumasan mesin, tetapi kerap luput dari perhatian pemilik kendaraan, yakni filter oli.
Padahal, kondisi filter oli sangat berkaitan dengan kebersihan pelumas yang beredar di dalam mesin.
Mengabaikannya dalam waktu lama dapat membuat kotoran dan partikel berbahaya terus bersirkulasi hingga berpotensi mempercepat kerusakan komponen internal mesin.
Mengutip penjelasan edukatif dari kanal YouTube Ngomongin Mobil, kondisi filter oli yang tidak diperhatikan dapat menjadi salah satu pemicu kerusakan mesin secara bertahap.
Masalah tersebut bahkan bisa berkembang tanpa disadari pengemudi karena dampaknya tidak selalu langsung terasa.
Baca Juga: Informasi 4 Juta KPM Baru Terima Bansos, Cek Saluran Resmi Usul Sanggah
Fungsi Filter Oli pada Mesin Mobil
Filter oli memiliki tugas utama menyaring berbagai kontaminan yang terdapat dalam pelumas.
Kotoran, endapan lumpur, hingga partikel logam atau gram hasil gesekan komponen mesin akan ditahan sebelum oli kembali dialirkan untuk melumasi bagian-bagian mesin.
Seiring kendaraan digunakan, kotoran yang berhasil disaring akan terus menumpuk di dalam filter.
Kondisi tersebut membuat kemampuan filter dalam menyaring oli pada akhirnya dapat mencapai batas atau titik jenuh.
Apabila filter oli sudah kotor dan mengalami penyumbatan tetapi tetap digunakan, berbagai kotoran dan partikel yang seharusnya tersaring berisiko ikut terbawa bersama oli dan bersirkulasi ke berbagai bagian di dalam mesin.
Filter Oli Kotor Bisa Mempercepat Keausan Mesin
Efek penggunaan filter oli yang kotor biasanya tidak langsung terlihat pada performa kendaraan.
Mobil mungkin masih dapat digunakan secara normal sehingga pemilik kendaraan sering kali tidak menyadari adanya masalah pada sistem pelumasan.
Namun, oli yang membawa partikel kasar dapat meningkatkan gesekan pada dinding silinder serta berbagai komponen mesin yang bergerak.
Jika kondisi tersebut berlangsung terus-menerus, proses keausan komponen mesin dapat berlangsung lebih cepat.
Dalam jangka panjang, kondisi tersebut juga dapat ditandai dengan munculnya suara mesin yang lebih kasar dan meningkatkan risiko kerusakan yang lebih serius.
Baca Juga: Intip Spesifikasi Audi Q5 Black Edition, SUV Premium dengan Mesin 2.0 TFSI 196 PS
Karena itu, menjaga fungsi filtrasi oli menjadi bagian penting dalam perawatan mesin.
Filter oli yang bekerja dengan baik membantu memastikan pelumas tetap bersih sehingga komponen di dalam mesin mendapatkan perlindungan yang optimal.
Ganti Filter Oli Bersamaan dengan Oli Mesin
Salah satu langkah perawatan yang dapat dilakukan pemilik mobil adalah memeriksa sekaligus mengganti filter oli secara berkala.
Penggantian filter sebaiknya dilakukan bersamaan dengan jadwal penggantian oli mesin.
Cara tersebut penting karena oli baru yang dimasukkan ke dalam mesin tidak langsung tercampur dengan sisa kotoran yang tertahan pada filter lama.
Dengan menggunakan filter baru, proses penyaringan dapat kembali bekerja secara optimal dan membantu menjaga sirkulasi pelumas tetap bersih.
Perawatan rutin terhadap filter oli juga dapat menjadi langkah pencegahan untuk mengurangi risiko munculnya kerusakan mesin yang membutuhkan biaya perbaikan besar.
Baca Juga: ISKA SPORTS KOMBAT 'Diserbu' 80 Fighters, Nako Arena Kuntum Tajur Jadi Sorotan
Pada akhirnya, perhatian terhadap komponen kecil seperti filter oli merupakan bagian dari perawatan mobil yang tidak seharusnya diabaikan.
Konsistensi menjaga sistem filtrasi oli dapat membantu mempertahankan kesehatan mesin, mendukung efisiensi kerja, sekaligus memperpanjang usia pakai mesin dalam jangka panjang. (Angga/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin