RADAR BOGOR – Memiliki mobil baru tentu menjadi pengalaman yang menyenangkan.
Namun, mobil baru dari dealer tetap membutuhkan perlakuan dan perawatan yang tepat sejak hari pertama agar performanya tetap optimal dan usia pakainya lebih panjang.
Meski mobil modern telah dilengkapi berbagai teknologi canggih, pemilik kendaraan tetap tidak boleh mengabaikan sejumlah kebiasaan dasar dalam merawat mobil baru.
Mengutip informasi dari kanal YouTube Suzuki Indonesia, ada beberapa langkah yang dapat diterapkan sejak mobil tiba di rumah.
Perawatan tersebut mencakup cara menyalakan mesin, menjaga kondisi bodi, memasang aksesori tambahan, hingga melakukan servis perdana.
Jangan Langsung Nyalakan Mesin
Kebiasaan pertama yang perlu diperhatikan adalah ketika hendak menghidupkan mobil.
Baca Juga: Resep Ayam Goreng Bawang Putih Tanpa Ungkep, Krispi dan Juicy dengan Nasi Daun Jeruk
Penggunaan sistem push start button memang membuat proses menyalakan mesin menjadi lebih praktis, tetapi pemilik disarankan tidak langsung menekan tombol tersebut dengan pedal rem.
Langkah yang dianjurkan adalah menekan tombol start terlebih dahulu tanpa menginjak pedal rem.
Setelah itu, tunggu beberapa saat sampai lampu indikator pada panel instrumen kembali dalam kondisi normal.
Jeda tersebut memberikan kesempatan bagi sistem kendaraan, termasuk sistem injeksi dan electric starter, untuk melakukan proses awal sebelum mesin benar-benar dinyalakan.
Cara sederhana ini juga membantu menghindari beban kelistrikan yang terlalu besar secara tiba-tiba, sehingga kondisi aki dapat lebih terjaga dan risiko aki cepat soak bisa diminimalkan.
Rutin Cuci Mobil untuk Menjaga Cat
Tidak hanya bagian mesin, kondisi eksterior mobil baru juga perlu mendapatkan perhatian.
Perawatan bodi secara rutin penting dilakukan untuk mempertahankan tampilan cat agar tetap bersih dan mengilap.
Pemilik mobil disarankan mencuci kendaraan setidaknya satu kali dalam seminggu. Gunakan sabun khusus mobil serta kain atau alat lap yang tepat agar proses pencucian tidak menimbulkan baret-baret halus pada permukaan cat.
Setelah proses mencuci selesai, seluruh bagian bodi juga harus dikeringkan secara menyeluruh.
Penggunaan kain mikrofiber dapat membantu menyerap sisa air tanpa memberikan gesekan berlebihan pada permukaan cat.
Baca Juga: FFKB 2026 Bidik Bogor Jadi Kota Film dari Cerita Sederhana
Jangan membiarkan air atau sisa sabun mengendap di celah-celah bodi. Jika dibiarkan mengering, sisa tersebut dapat meninggalkan kerak air atau bahkan memicu munculnya jamur yang lebih sulit dibersihkan.
Hati-Hati Pasang Aksesori Aftermarket
Pemilik mobil baru biasanya tertarik menambahkan berbagai aksesori untuk meningkatkan kenyamanan atau tampilan kendaraan.
Namun, pemasangan aksesori aftermarket perlu dilakukan dengan pertimbangan matang, terutama jika berkaitan dengan sistem kelistrikan.
Salah satu contohnya adalah modifikasi sistem audio. Pemasangan komponen kelistrikan yang dilakukan secara sembarangan dapat menyebabkan gangguan pada sistem listrik kendaraan.
Dalam kondisi tertentu, instalasi yang tidak tepat bahkan dapat memicu korsleting dan meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
Karena itu, pemasangan aksesori yang berhubungan dengan kelistrikan sebaiknya dilakukan secara tepat dan memperhatikan standar kendaraan.
Jangan Lewatkan Servis Pertama 1.000 Km
Hal penting lainnya yang tidak boleh dilewatkan pemilik mobil baru adalah servis berkala pertama.
Mobil disarankan dibawa ke bengkel resmi ketika sudah mencapai jarak tempuh 1.000 kilometer.
Pemeriksaan awal ini diperlukan untuk memastikan berbagai komponen kendaraan bekerja sesuai standar yang telah ditentukan pabrikan.
Dengan melakukan pemeriksaan sejak awal, potensi masalah pada kendaraan dapat diketahui dan ditangani lebih cepat.
Baca Juga: Bobotoh Catat, Ini 6 Titik Nobar Laga Persib vs Persija di Bandung
Perawatan mobil baru secara konsisten sejak hari pertama pada akhirnya dapat membantu mempertahankan performa kendaraan sekaligus mencegah kerusakan yang muncul lebih dini.
Memperlakukan mobil dengan tepat sejak awal bukan hanya berkaitan dengan kenyamanan dan keselamatan berkendara.
Kebiasaan tersebut juga dapat membantu menjaga kondisi kendaraan sekaligus mempertahankan nilai jual atau nilai investasi mobil dalam jangka panjang. (Angga/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin