10 Cara Menghilangkan Baret pada Bodi Mobil, Bisa Dicoba di Rumah

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 11:00 WIB
Ilustrai baret pada bodi mobil
Ilustrai baret pada bodi mobil

RADAR BOGOR – Baret pada bodi mobil bisa muncul kapan saja, mulai dari goresan tipis akibat debu dan kotoran hingga gesekan dengan benda lain. Kondisi tersebut tentu dapat mengganggu tampilan kendaraan, terlebih jika mobil masih relatif baru.

Meski begitu, tidak semua baret mobil harus langsung ditangani di bengkel. Untuk goresan ringan dan dangkal, terdapat sejumlah cara yang dapat dicoba sendiri di rumah menggunakan produk perawatan kendaraan maupun bahan yang mudah ditemukan.

Namun, sebelum memilih metode, penting mengetahui terlebih dahulu tingkat kedalaman goresan.

Baret pada lapisan clear coat tentu membutuhkan penanganan berbeda dengan goresan yang sudah menembus lapisan cat hingga memperlihatkan logam bodi. 

Berikut sejumlah cara menghilangkan baret mobil yang bisa menjadi pilihan seperti dikutip dari situs Suzuki Indonesia.

1. Gunakan Kompon

Kompon merupakan salah satu produk yang umum digunakan untuk membantu menyamarkan goresan ringan pada bodi kendaraan.

Kandungan abrasifnya bekerja dengan mengikis lapisan clear coat secara sangat tipis di sekitar area yang tergores sehingga permukaan menjadi lebih rata dan baret terlihat berkurang.

Baca Juga: Motor Matic Tidak Bisa Distarter? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bagi pemula, sebaiknya pilih kompon dengan tingkat abrasif ringan. Penggunaannya juga perlu dilakukan secara hati-hati agar tidak mengikis lapisan cat secara berlebihan.

Caranya, oleskan sedikit kompon pada kain microfiber, kemudian gosok area yang tergores secara perlahan dengan gerakan melingkar.

2. Pasta Gigi untuk Goresan Sangat Ringan

Pasta gigi kerap digunakan sebagai solusi rumahan untuk menyamarkan goresan tipis pada permukaan kendaraan.

Kandungan abrasif halus di dalam pasta gigi dapat membantu menghaluskan permukaan goresan yang sangat dangkal.

Cara menggunakannya cukup sederhana. Oleskan sedikit pasta gigi berwarna putih pada kain lembut, kemudian gosok perlahan bagian yang tergores dengan gerakan memutar.

Setelah selesai, bersihkan permukaan menggunakan air. Perlu diperhatikan, metode ini hanya bersifat sementara dan sebaiknya dicoba pada area kecil terlebih dahulu karena tidak semua jenis cat memiliki respons yang sama terhadap pasta gigi.

3. Pakai Scratch Remover Khusus Mobil

Scratch remover yang memang dirancang untuk bodi kendaraan dapat menjadi pilihan bagi pemilik mobil yang menginginkan produk khusus perawatan cat.

Produk ini umumnya dibuat untuk membantu menyamarkan baret dangkal dan goresan kecil.

Baca Juga: Api di TPAS Galuga Bogor Tak Terlihat, Rudy Susmanto Gunakan Drone Thermal Deteksi Titik Panas

Cara penggunaannya biasanya dengan mengoleskan produk pada kain microfiber, kemudian menggosokkannya secara perlahan pada bagian yang mengalami goresan.

Setelah itu, bersihkan sisa produk dari permukaan bodi. Selalu ikuti petunjuk penggunaan pada kemasan karena karakter dan tingkat abrasif setiap produk dapat berbeda.

4. Gunakan Touch-Up Paint

Jika baret sudah cukup dalam hingga melewati lapisan cat dan membuat warna logam bodi terlihat, touch-up paint dapat menjadi salah satu pilihan.

Cat khusus tersebut tersedia dalam berbagai warna dan sebaiknya disesuaikan dengan kode warna kendaraan agar hasil perbaikannya tidak terlalu terlihat.

Aplikasikan cat secara hati-hati hanya pada bagian yang tergores. Kuas berukuran kecil dapat digunakan agar cat tidak melebar ke area lain.

Setelah cat mengering, bagian tersebut dapat dilapisi clear coat sesuai petunjuk produk untuk membantu melindungi permukaan dan mendapatkan hasil akhir yang lebih rapi.

5. Aplikasikan Clear Coat Kembali

Baret yang hanya mengenai lapisan clear coat dan belum menembus warna cat di bawahnya dapat ditangani dengan proses pemolesan.

Pada kondisi tertentu, lapisan clear coat juga dapat diperbaiki menggunakan produk yang sesuai.

Area yang akan dikerjakan harus dibersihkan terlebih dahulu. Jika proses pengamplasan diperlukan, gunakan amplas dengan tingkat kehalusan yang sesuai dan lakukan secara sangat hati-hati.

Setelah itu, clear coat dapat diaplikasikan secara merata sesuai petunjuk produk dan dibiarkan mengering.

Metode ini sebaiknya dilakukan oleh orang yang sudah memahami teknik pengecatan kendaraan. Kesalahan pengamplasan atau penyemprotan dapat membuat permukaan cat justru semakin rusak.

Baca Juga: Wisata Alam Curug Mariuk Sukamakmur Bogor, Punya Jalur Trekking Menantang Selama 1 Jam

6. Hindari Penggunaan Minyak Rem Sembarangan

Minyak rem terkadang disebut sebagai bahan alternatif untuk menyamarkan baret ringan.

Namun, metode ini perlu mendapat perhatian khusus karena minyak rem dapat bereaksi terhadap lapisan cat dan berpotensi menyebabkan kerusakan.

Karena itu, penggunaan minyak rem pada bodi mobil tidak disarankan sebagai metode perawatan rutin.

Jika tetap dijadikan pilihan dalam kondisi darurat, risikonya harus dipahami dan sebaiknya dilakukan pada area kecil yang tidak mencolok terlebih dahulu.

Untuk keamanan cat kendaraan, produk scratch remover atau kompon yang memang dibuat untuk bodi mobil jauh lebih tepat digunakan.

7. Gunakan Wax Mobil

Wax tidak hanya berfungsi membuat permukaan bodi kendaraan terlihat lebih mengilap. Beberapa jenis produk juga dapat membantu menyamarkan goresan mikro atau baret sangat halus.

Aplikasikan wax menggunakan kain microfiber dengan gerakan melingkar sesuai petunjuk produk.

Setelah itu, biarkan sesuai waktu yang dianjurkan sebelum mengelapnya hingga permukaan kembali mengilap.

Selain membantu menyamarkan goresan halus, wax juga dapat memberikan lapisan perlindungan tambahan terhadap kotoran dan paparan lingkungan.

8. Hindari Obat Nyamuk untuk Menghilangkan Baret Mobil

Lotion atau obat nyamuk terkadang disebut sebagai bahan rumahan yang dapat digunakan untuk menyamarkan baret. Namun, kandungan kimia pada produk tersebut tidak dirancang untuk merawat cat kendaraan.

Baca Juga: Jangan Malas Servis CVT Motor Matic Bekas, Bisa Bikin Kampas Ganda Rusak dan Biaya Bengkak

Penggunaan bahan yang memiliki sifat pelarut pada permukaan cat berisiko membuat lapisan clear coat rusak atau menjadi kusam, terutama jika digunakan berulang kali atau dibiarkan terlalu lama.

Karena itu, metode ini sebaiknya tidak dijadikan pilihan utama. Untuk goresan ringan, lebih aman menggunakan produk yang memang diformulasikan untuk perawatan bodi mobil.

9. Minyak Kayu Putih sebagai Alternatif Rumahan

Minyak kayu putih juga kerap digunakan sebagai cara rumahan untuk membuat baret tipis terlihat lebih samar.

Caranya dengan meneteskan sedikit minyak kayu putih pada kain microfiber, kemudian mengusapkannya secara perlahan pada area yang tergores.

Namun, efektivitas metode ini terbatas dan tidak dapat memperbaiki goresan yang sudah dalam. Setelah penggunaan, permukaan harus dibersihkan agar tidak meninggalkan residu.

Sebelum mengaplikasikannya pada area yang terlihat, sebaiknya lakukan uji coba pada bagian kecil yang tersembunyi untuk melihat reaksi cat.

10. Bawa ke Bengkel atau Detailing Profesional

Jika baret sudah dalam, lebar, atau tidak kunjung hilang setelah menggunakan metode sederhana, pilihan paling aman adalah membawa kendaraan ke bengkel atau tempat detailing profesional.

Teknisi memiliki peralatan dan keahlian untuk menentukan apakah goresan cukup ditangani dengan polishing, membutuhkan pengecatan ulang, atau memerlukan perbaikan pada lapisan bodi tertentu.

Biaya yang dikeluarkan memang bisa lebih besar dibandingkan melakukan perawatan sendiri.

Namun, penanganan profesional dapat mengurangi risiko kerusakan tambahan dan membantu mendapatkan hasil akhir yang lebih rapi.

Baca Juga: Pemadaman di TPAS Galuga Bogor 24 Jam nonstop, Petugas Dibagi Tiga Shift

Kenali Jenis Baret Sebelum Memperbaikinya

Cara menghilangkan baret mobil sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan. Goresan yang hanya berada di permukaan clear coat membutuhkan penanganan berbeda dengan baret yang sudah menembus lapisan cat.

Untuk baret tipis, pemolesan menggunakan produk yang sesuai bisa menjadi pilihan. Sementara itu, goresan yang sudah memperlihatkan lapisan dasar atau logam sebaiknya ditangani dengan touch-up paint maupun perbaikan profesional.

Penggunaan bahan rumahan yang tidak diformulasikan untuk cat mobil, seperti minyak rem atau obat nyamuk, juga perlu dihindari karena berpotensi merusak permukaan kendaraan.

Dengan mengetahui tingkat keparahan baret dan memilih metode yang tepat, tampilan bodi mobil dapat tetap terjaga tanpa harus selalu mengeluarkan biaya besar.

Selain mengetahui cara menghilangkan baret mobil, pemilik kendaraan juga perlu menghindari berbagai kebiasaan yang dapat membuat cat mobil cepat rusak.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai perawatan kendaraan dan pilihan mobil sesuai kebutuhan, Anda dapat mengunjungi situs resmi Suzuki dan menemukan berbagai informasi seputar mobilitas serta perawatan kendaraan. (***)

Editor : Yosep Awaludin
baret mobil perawatan kendaraan