RADAR BOGOR – Kaca film pada mobil kerap dikaitkan dengan gangguan sinyal HP (telepon seluler) maupun GPS.
Namun, anggapan bahwa kaca film mobil yang semakin gelap otomatis membuat sinyal HP terganggu ternyata tidak sepenuhnya benar.
Vice President Director PT Lintec Jakarta, distributor kaca film Wincos di Indonesia, Fajar Solihin, menjelaskan gangguan sinyal HP lebih berkaitan dengan material yang digunakan pada kaca film mobil, bukan tingkat kegelapannya.
Baca Juga: Abu Vulkanik Tak Pengaruhi Air di Kota Bogor, Tirta Pakuan Pastikan Aman dari Zat Berbahaya
“Hal yang mengganggu sinyal handphone itu sebetulnya lapisan metal (metalized coating). Biasanya kaca film seperti cermin atau memantul. Nah, itu artinya ada lapisan metal di dalamnya,” kata Fajar saat ditemui di GIIAS 2026, ICE BSD City, Tangerang.
Lapisan Metal Bisa Hambat Sinyal
Menurut Fajar, lapisan logam pada kaca film memang memiliki fungsi untuk memantulkan panas matahari sehingga kabin kendaraan terasa lebih nyaman.
Namun, material tersebut juga memiliki efek samping terhadap penerimaan sinyal.
“Lapisan metal itu dipakai untuk memantulkan panas. Tapi efek sampingnya bisa mengganggu sinyal HP maupun GPS,” ujarnya.
Baca Juga: Bikin Bangga! 3 Atlet Kota Bogor Bela Indonesia di Asian Games 2026 Jepang
Gangguan tersebut menjadi semakin relevan karena pengendara kini banyak mengandalkan smartphone untuk navigasi selama perjalanan, termasuk menggunakan aplikasi seperti Google Maps.
Perhatikan Juga Teknologi ADAS
Tidak hanya sinyal HP dan GPS, pemilihan kaca film juga perlu mempertimbangkan teknologi pada mobil modern.
Pasalnya, semakin banyak kendaraan baru yang dilengkapi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang memanfaatkan kamera dan berbagai sensor untuk membantu pengemudi.
Jika terdapat lapisan metal pada area di depan kamera, menurut Fajar, material tersebut berpotensi memengaruhi kejernihan visual kamera.
Baca Juga: 15 Tahun jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Bantu Pedagang Lepas dari Rentenir
“Kalau di depan kamera ada lapisan metal, tentu kejernihan visualnya bisa berkurang. Makanya sekarang, selain sinyal GPS, penggunaan ADAS juga perlu diperhatikan saat memilih kaca film,” jelasnya.
Fajar mengatakan produk Wincos yang ditawarkan pihaknya tidak menggunakan lapisan metal.
“Kami sendiri tidak menggunakan lapisan metal sama sekali. Jadi sinyal HP, GPS, sampai penggunaan Google Maps tetap lebih baik dibanding kaca film yang memakai metal,” ujarnya.
Wincos Kenalkan Tiga Produk Baru
Dalam gelaran GIIAS 2026, Wincos turut memperkenalkan tiga produk baru dari lini Shield Series, yakni Thermal Shield, Premium Shield, dan Wincos Shield.
Baca Juga: Konsep Sederhana di Bopie Bandung, Ada Nasi Ochazuke Comfort Food yang Bikin Kangen
Ketiga produk tersebut mengandalkan Nano Infrared Rejection Technology dan Extruded Dye Film. Teknologi tersebut diklaim dapat membantu mengurangi panas yang masuk ke kabin, meredam silau, sekaligus mempertahankan kejernihan pandangan dari dalam mobil.
Presiden Direktur PT Lintec Jakarta, Yutaka Miura, mengatakan lini baru tersebut ditujukan untuk memberikan pilihan produk yang lebih mudah disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
“Melalui Shield Series ini, kami ingin memberikan pilihan kaca film yang lebih mudah dipahami serta relevan bagi beragam kebutuhan konsumen,” kata Yutaka.
Baca Juga: Cek BLTS Kesra Rp900 Ribu, Apakah Benar Cair September 2026? Simak Selengkapnya
Untuk harganya, Wincos Shield ditawarkan mulai sekitar Rp1 jutaan untuk kendaraan kategori city car.
Dengan demikian, pemilik mobil yang ingin memasang kaca film sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan tingkat kegelapan. Jenis material dan teknologi yang digunakan juga penting diperhatikan, terutama bagi kendaraan yang mengandalkan sinyal GPS serta sistem ADAS.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga