Oli Motor Matic Rembes di Bagian Kanan Mesin? Ini Cara Mengatasinya

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 10:40 WIB
Tampilan perbaikan pada oli yang merembes di motor matic. (Foto: Kanal Youtube @YunusMotor)
Tampilan perbaikan pada oli yang merembes di motor matic. (Foto: Kanal Youtube @YunusMotor)

RADAR BOGOR – Rembesan oli pada bagian kanan mesin sepeda motor matic tidak boleh dibiarkan terlalu lama.

Selain membuat area mesin motor matic kotor, kebocoran oli juga dapat mengganggu komponen di sekitarnya jika tidak segera ditangani.

Salah satu lokasi yang kerap menjadi sumber masalah adalah area di bawah magnet dan kipas pendingin motor matic. 

Kondisi tersebut umumnya terjadi karena seal magnet sudah mengalami keausan atau kerusakan, sehingga oli mesin keluar melalui celah dan mengendap bersama kotoran di sekitar spool.

Dikutip dari kanal YouTube @YunusMotor, terdapat sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi oli yang merembes dari area tersebut.

Namun, proses perbaikan perlu dilakukan secara hati-hati dan menggunakan peralatan yang sesuai.

Baca Juga: Kekayaan Purbaya Yudhi Sadewa Naik Rp18,2 Miliar, Ini Daftar Mobil dan Motor Eks Menkeu

Cara Mengatasi Oli Motor Matic yang Rembes

Berikut tahapan untuk memperbaiki kebocoran oli pada bagian kanan mesin motor matic:

1. Lepaskan Cover Kipas dan Magnet

Tahap pertama dimulai dengan membuka cover atau pelindung kipas. Gunakan obeng plus dan kunci ukuran 8 untuk melepaskannya.

Setelah kipas berhasil dilepas, lanjutkan dengan membuka mur dan ring yang berfungsi menahan magnet. Bagian tersebut dapat dibuka menggunakan kunci ukuran 17.

Untuk membantu melepaskan magnet dari porosnya dengan aman, gunakan tracker magnet nomor 3.

Penggunaan alat bantu ini diperlukan agar proses pelepasan magnet tidak merusak komponen lainnya.

2. Lepaskan Spool dan Pulser

Setelah magnet terlepas, area spool dan pulser akan terlihat. Pada bagian tersebut biasanya terdapat endapan oli yang bercampur dengan kotoran akibat kebocoran.

Selanjutnya, lepaskan dudukan klem kabel serta baut yang menahan spool dan pulser menggunakan kunci ukuran 8.

Setelah itu, komponen spool dapat dipindahkan terlebih dahulu ke tempat yang aman agar tidak mengganggu proses pengerjaan.

3. Bersihkan Area Karter Mesin

Sebelum mengganti seal, bagian dalam area tersebut harus dibersihkan terlebih dahulu. Sisa oli dan kotoran yang menempel pada sekitar karter mesin perlu dihilangkan hingga kondisinya benar-benar bersih.

Pembersihan dapat menggunakan cairan seperti bensin. Pastikan seluruh endapan oli dan kotoran sudah terangkat dan area tersebut dalam kondisi kering sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

Baca Juga: Liburan Hemat dari Bogor, Flona 2026 Hadirkan Instalasi Alam dan Budaya Nusantara

4. Ganti Seal Magnet yang Rusak

Langkah selanjutnya adalah melepas seal magnet lama yang sudah mengalami kerusakan.

Untuk membantu proses tersebut, dapat digunakan obeng minus yang bagian ujungnya sedikit dibengkokkan.

Setelah seal lama dilepas, rumah seal harus dibersihkan terlebih dahulu. Kemudian, pasang seal magnet yang baru dengan posisi yang tepat dan lakukan secara perlahan agar tidak mengalami kerusakan saat pemasangan.

Hal yang perlu diperhatikan, bagian dalam rumah seal pada mesin tersebut tidak memiliki pembatas. Karena itu, proses mengetok seal baru saat pemasangan tidak boleh dilakukan sembarangan.

Pengetokan perlu dilakukan secara terukur. Posisi kedalaman pemasangan juga sebaiknya diberi tanda menggunakan pipa khusus agar seal dapat terpasang pada posisi yang sesuai.

Seal Baru Harus Terpasang Presisi

Ketepatan pemasangan seal magnet menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah oli kembali merembes.

Selain itu, kebersihan komponen di bagian dalam juga harus dipastikan sebelum seluruh bagian mesin kembali dipasang.

Jika seal terpasang dengan benar dan area sekitarnya sudah dibersihkan secara menyeluruh, potensi kebocoran oli pada bagian kanan mesin dapat diminimalkan.

Perawatan secara berkala pada area magnet, spool, dan komponen di sekitarnya juga penting dilakukan.

Baca Juga: Review Yamaha Fazzio Sterling Night: Edisi Spesial dengan Warna Bunglon yang Bikin Standout

Langkah tersebut tidak hanya membantu menjaga kondisi mesin tetap optimal, tetapi juga mengurangi risiko oli mengenai komponen elektrikal, termasuk spool, yang dapat terganggu akibat paparan oli.

Dengan mengikuti tahapan tersebut, pemilik motor berpotensi menghemat biaya perbaikan karena tidak selalu harus membawa kendaraan ke bengkel.

Meski demikian, pengerjaan sebaiknya dilakukan dengan alat yang memadai dan pemahaman teknis yang cukup agar tidak menimbulkan kerusakan pada komponen mesin lainnya. (Irsyad/Unpak)

Editor : Yosep Awaludin
Mesin motor matic oli