RADAR BOGOR – Bagi penggemar motor klasik, tampilan ikonik dan karakter berkendara yang santai bisa menjadi daya tarik utama.
Filosofi tersebut coba ditawarkan Royal Enfield Goan Classic 350, motor bergaya retro yang memadukan desain bobber dengan teknologi modern.
Mengacu pada ulasan kanal YouTube AutonetMagz (2026), Goan Classic 350 dikembangkan menggunakan basis Classic 350 yang mengandalkan mesin J-series.
Motor ini membawa inspirasi dari gaya hidup santai masyarakat Goa, India. Filosofi tersebut dikenal dengan istilah “susegat”, yang menggambarkan cara menjalani kehidupan secara mengalir dan tidak terburu-buru.
Konsep tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam karakter motor melalui perpaduan warisan desain berkendara Inggris dengan sentuhan budaya India.
Pilihan warna yang mencolok, grafis berani, serta penggunaan ban white wall membuatnya memiliki nuansa bobber klasik era 1970-an hingga 1980-an.
Baca Juga: Punya Pabrik di Indonesia, GWM Wey G9 Rp1,3 Miliar Masih CBU Malaysia, Ini Penjelasannya
Berbeda dari Classic 350 Standar
Meski menggunakan basis Classic 350, Royal Enfield Goan Classic 350 memiliki sejumlah perbedaan dari sisi tampilan maupun ergonomi.
Setangnya menggunakan model middle hanger, sementara desain fender depan dibuat lebih pendek.
Motor ini juga mengandalkan pelek jari-jari yang dipadukan dengan ban berdinding putih pada roda depan dan belakang.
Perubahan lainnya terdapat pada posisi pijakan kaki. Footpeg dibuat sedikit lebih maju untuk menghasilkan posisi berkendara yang lebih santai dan menyerupai karakter motor cruiser.
Royal Enfield juga menurunkan posisi jok Goan Classic 350. Tingginya kini berada di angka 750 mm, lebih rendah dibandingkan Classic 350 standar yang mencapai sekitar 800 mm.
Posisi jok yang lebih rendah tersebut membuat motor lebih mudah dikendalikan pengendara dengan postur tubuh tidak terlalu tinggi.
Kondisi ini juga membantu ketika harus melakukan stop and go di tengah kepadatan lalu lintas perkotaan, meski bobot motor berada di kisaran 190 kilogram.
Mesin J-Series 349 cc
Untuk urusan performa, Goan Classic 350 menggunakan mesin J-series 349 cc satu silinder dengan sistem pendingin udara dan oli serta sudah dilengkapi injeksi bahan bakar.
Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 20,2 brake horsepower (bhp) dengan torsi puncak mencapai 27 Nm.
Torsi tersebut sudah tersedia sejak putaran mesin bawah dan disalurkan melalui transmisi manual 5-percepatan.
Baca Juga: Resep Creamy Kani Croquette, Kroket Ala Jepang, Luar Crunchy Dalam Lumer
Karakter tersebut membuat Goan Classic 350 cukup sesuai untuk penggunaan harian, terutama di jalan perkotaan yang padat.
Respons tenaga pada putaran bawah memberikan tarikan yang kuat, sementara suara mesin khas Royal Enfield turut memperkuat sensasi berkendara.
Suspensi dan Rem Mendukung Kenyamanan
Sektor kaki-kaki menggunakan suspensi depan teleskopik berdiameter 41 mm. Di bagian belakang, motor dibekali sistem twin shock yang menyediakan enam pilihan pengaturan preload.
Pengaturan tersebut memungkinkan karakter suspensi disesuaikan dengan kebutuhan berkendara.
Untuk pengereman, Goan Classic 350 menggunakan cakram dari ByBre yang telah dilengkapi ABS dual-channel.
Sistem tersebut dirancang untuk memberikan kontrol pengereman yang lebih aman dalam berbagai kondisi jalan.
Retro tetapi Dibekali Teknologi Modern
Meski tampil dengan desain klasik, Royal Enfield Goan Classic 350 tidak meninggalkan fitur modern.
Panel instrumennya menggabungkan indikator kecepatan analog dengan layar digital berukuran kecil.
Layar tersebut dapat menampilkan sejumlah informasi seperti waktu, odometer, trip meter, hingga indikator posisi gigi.
Motor ini juga dilengkapi sistem konektivitas Royal Enfield Tripper. Fitur tersebut memungkinkan pengendara memperoleh navigasi turn-by-turn secara real-time yang terhubung ke Google Maps melalui Bluetooth.
Baca Juga: Cerita Enzy Storia Bangkit Usai Kena PHK di Film Agensi Rumah Tangga
Sistem pencahayaan juga sudah menggunakan teknologi LED secara penuh. Lampu utama, lampu posisi, lampu sein, hingga lampu rem telah mengadopsi LED.
Tangki 13 Liter dan Jok Belakang Fleksibel
Untuk mendukung penggunaan sehari-hari, Goan Classic 350 memiliki tangki bahan bakar berkapasitas 13 liter.
Selain itu, tersedia kompartemen penyimpanan tambahan di bagian samping yang dapat dimanfaatkan untuk membawa perkakas maupun barang berukuran kecil.
Bagian belakang motor juga memiliki jok yang pada awalnya dirancang sebagai aksesori tambahan. Komponen tersebut dapat dilepas maupun dipasang kembali sesuai kebutuhan pengendara.
Dengan kombinasi desain bobber klasik, posisi berkendara yang lebih santai, mesin 349 cc, serta sejumlah fitur modern, Royal Enfield Goan Classic 350 menawarkan karakter berbeda bagi penggemar motor retro. (Renno/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin