RADAR BOGOR - AC mobil yang terasa dingin saat kendaraan melaju tetapi kurang dingin ketika terjebak macet ternyata bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem pendingin.
Kondisi ini cukup sering terjadi, terutama saat cuaca panas dan mobil lebih banyak berada dalam kondisi idle.
Dikutip dari kanal YouTube AHA Pedia, penyebabnya dapat berasal dari kondensor kotor, kipas pendingin lemah, kompresor AC bermasalah, magnet clutch melemah, hingga mesin mengalami overheat.
Baca Juga: Karburator Motor Banjir dan Bensin Menetes? Ini Cara Mengatasinya agar Tidak Boros
1. Kondensor AC Kotor
Kondensor berada di bagian depan mobil dan langsung berhadapan dengan debu, daun, serta kotoran dari jalan.
Jika kisi-kisinya tertutup kotoran, proses pembuangan panas menjadi tidak maksimal sehingga AC terasa kurang dingin saat macet.
Kondensor yang kotor dapat dibersihkan dengan cara yang tepat. Salah satu indikasinya, AC bisa terasa lebih dingin setelah kondensor terkena semprotan air.
Baca Juga: Kekayaan Purbaya Yudhi Sadewa Naik Rp18,2 Miliar, Ini Daftar Mobil dan Motor Eks Menkeu
2. Extra Fan atau Motor Fan Lemah
Saat mobil berjalan, kondensor mendapat bantuan aliran udara dari depan. Ketika kendaraan berhenti dalam kemacetan, pendinginan lebih banyak mengandalkan extra fan atau motor fan.
Jika motor fan sudah lemah, putarannya tidak mampu menghasilkan aliran udara yang cukup. Kondisinya bisa ditandai dengan kipas yang berputar lambat atau kembali kencang setelah diketuk, tetapi kemudian melemah lagi.
3. Kompresor AC Mulai Lemah
Kompresor AC yang melemah juga bisa menjadi penyebab AC tidak dingin saat macet. Gejalanya, AC terasa kurang dingin ketika mesin idle, tetapi menjadi lebih dingin setelah putaran mesin dinaikkan sekitar 2.000–3.000 rpm.
Baca Juga: Review Yamaha Fazzio Sterling Night: Edisi Spesial dengan Warna Bunglon yang Bikin Standout
Untuk memastikan kondisi kompresor, pemeriksaan tidak cukup hanya berdasarkan hawa dingin.
Tekanan sistem AC perlu diperiksa menggunakan pressure gauge untuk mengetahui apakah kompresor lemah atau terdapat masalah lain.
4. Magnet Clutch AC Melemah
Magnet clutch atau magnet AC berfungsi menghubungkan putaran mesin dengan kompresor. Komponen ini bekerja secara putus-nyambung sesuai kebutuhan sistem AC.
Baca Juga: Komparasi Head-to-head: Honda Vario Evo 160 vs Yamaha Aerox Alpha Turbo
Seiring usia, kekuatan magnet dapat melemah sehingga kompresor tidak selalu terhubung dengan baik. Akibatnya, AC dapat kehilangan kemampuan mendinginkan kabin, terutama ketika mobil berada dalam kondisi macet.
5. Mesin Mobil Mengalami Overheat
Mesin yang mengalami overheat juga dapat membuat AC mobil kurang dingin. Temperatur ruang mesin yang terlalu tinggi dapat mengganggu proses pendinginan dan membuat kondensor tidak bekerja secara maksimal.
Jika AC hanya dingin ketika mobil berjalan lancar tetapi kurang dingin saat macet, jangan langsung menyimpulkan freon habis.
Baca Juga: Masa Kerja PNS dan PPPK Berbeda, Ini Dampaknya pada Penghasilan
Kondensor, extra fan, kompresor, magnet clutch, serta kondisi temperatur mesin perlu diperiksa untuk menemukan sumber masalahnya.
Jangan Abaikan AC yang Tidak Dingin Saat Macet
Masalah AC mobil yang hanya terasa dingin saat jalan bisa menjadi tanda awal kerusakan komponen.
Pemeriksaan lebih awal dapat membantu mencegah kerusakan semakin parah dan biaya perbaikan menjadi lebih mahal.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube AHA pedia