Motor Vario 125 Bunyi Kasar Saat Roda Diputar, Cek 5 Bagian CVT Ini

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 10:50 WIB
Ilustrasi pembongkaran CVT Honda Vario 125 (YouTube Yunus motor)
Ilustrasi pembongkaran CVT Honda Vario 125 (YouTube Yunus motor)

RADAR BOGOR - Suara kasar saat roda Honda Vario 125 diputar bisa menjadi tanda adanya masalah di area CVT motor. 

Melansir dari kanal YouTube Yunus motor, kondisi ini jangan langsung dianggap sebagai kerusakan bearing gardan, karena sumber bunyi juga dapat berasal dari bearing puli yang aus atau kekurangan grease. 

Pemeriksaan sederhana dapat membantu menemukan sumber suara sebelum komponen otomotif lain ikut mengalami kerusakan.

Baca Juga: Capai Rp4,15 Miliar, Segini Rincian Harta Kepala BPN Kabupaten Bogor yang Terjaring OTT KPK

1. Putar Roda untuk Mencari Sumber Bunyi

Tips pertama, coba putar roda belakang secara perlahan dan dengarkan suara yang muncul. Jika terdengar kasar, lakukan pemeriksaan pada bagian CVT motor untuk memastikan sumbernya.

Puli belakang dapat dilepas terlebih dahulu. Jika bearing gardan masih berputar halus tetapi suara kasar muncul ketika puli diputar, kemungkinan masalah berada pada bearing puli.

2. Periksa Bearing Puli

Pada kasus Vario 125, bearing kecil berukuran 6902 dan bearing bambu perlu diperiksa. Bearing yang sudah aus biasanya membuat putaran puli terasa kasar dan menghasilkan suara tidak normal.

Baca Juga: Motor Matic Bekas Sering Jalan Sendiri Padahal Belum Digas? Ini Penyebabnya

Jika kondisinya sudah rusak, penggantian kedua bearing secara bersamaan dapat menjadi pilihan agar kinerja puli kembali optimal.

3. Jangan Lupa Cek Grease

Kondisi grease juga tidak boleh diabaikan. Bearing yang kekurangan pelumas dapat mengalami gesekan lebih besar sehingga putaran menjadi kasar dan keausan berlangsung lebih cepat.

Saat membongkar puli, bersihkan bagian dalam terlebih dahulu. Setelah itu, gunakan grease yang sesuai dan ratakan pada bagian yang membutuhkan pelumasan.

Baca Juga: Ford Mustang GT 2019 Punya Mesin V8 460 HP, Tampil Garang dengan Warna Hijau

4. Periksa Seal dan O-Ring

Seal dan O-ring pada puli juga perlu diperiksa, terutama jika terlihat bocor atau pelumas berkurang. Seal yang bermasalah dapat membuat bagian bearing menjadi kering dan mempercepat kerusakan.

Pada Vario 125, penggantian seal dan O-ring dapat dilakukan sekaligus ketika bearing sedang dibongkar. Pastikan pemasangannya rata dan tidak terbalik.

5. Tes Kembali Setelah Dipasang

Setelah bearing, seal, O-ring, dan grease diperbaiki, putar kembali puli dan roda untuk memastikan suara kasar sudah hilang. Selanjutnya, pasang kembali komponen CVT motor dan lakukan pengujian saat mesin menyala.

Baca Juga: BMW F450 GS, Motor Adventure 450cc dengan Banderol Hampir 3 Kali Lipat Kompetitor

Jika suara kembali halus, perbaikan kemungkinan sudah mengatasi sumber masalah. Namun jika bunyi masih muncul, sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih lanjut di bengkel agar kerusakan tidak merembet ke komponen CVT motor lainnya.

Bunyi kasar pada CVT motor Vario 125 sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama. Pemeriksaan bearing puli, bearing bambu, grease, seal, dan O-ring sejak awal dapat membantu mencegah kerusakan yang lebih besar sekaligus menjaga kinerja CVT tetap optimal.***

Editor : Eli Kustiyawati
Sumber : YouTube Yunus motor
Honda Vario 125 CVT motor otomotif