Ganti Oli Shockbreaker Depan Motor Tanpa Bongkar Total, Ini Langkah Mudah dan Praktis

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 14:00 WIB
Tampilan menguras oli pada shockbreaker depan motor tanpa perlu bongkar. (Foto : Kanal Youtube @BeyeChannel)
Tampilan menguras oli pada shockbreaker depan motor tanpa perlu bongkar. (Foto : Kanal Youtube @BeyeChannel)

RADAR BOGOR – Perawatan shockbreaker depan sepeda motor tidak selalu harus dilakukan dengan membongkar seluruh bagian suspensi.

Mengganti oli shockbreaker depan ternyata dapat dilakukan melalui metode yang lebih praktis dengan pembongkaran minimal.

Cara tersebut dapat menjadi alternatif bagi pemilik motor yang ingin melakukan perawatan shockbreaker tanpa membutuhkan waktu pengerjaan terlalu lama. 

Metode ini juga dapat membantu mengembalikan karakter suspensi agar terasa lebih empuk dan responsif.

Dilansir dari unggahan kanal YouTube @Beye channel, terdapat metode penggantian oli shock depan dengan pembongkaran yang relatif minim, terutama pada bagian bodi motor.

Alih-alih melepas seluruh komponen shockbreaker, oli lama dikeluarkan melalui baut yang berada di bagian bawah tabung suspensi.

Baca Juga: Celine Dion Kembali ke Panggung Setelah 6 Tahun, Tampil Memukau di Paris

Setelah itu, oli baru dimasukkan melalui bagian atas shock yang dibuka secara hati-hati.

Berikut tahapan mengganti oli shock depan motor tanpa membongkar suspensi secara keseluruhan:

1. Kuras Oli Lama Melalui Baut Bawah

Tahap pertama adalah mengeluarkan oli shock yang sudah lama digunakan. Gunakan kunci L ukuran 6 untuk membuka baut penguras yang terdapat di bagian bawah tabung shockbreaker.

Sebelum baut diputar, ketuk secara perlahan bagian baut tersebut. Langkah ini dilakukan untuk membantu mempermudah proses pelepasan ulir.

Agar proses pengurasan lebih optimal, arahkan stang motor ke salah satu sisi sehingga akses ke bagian bawah suspensi menjadi lebih mudah.

Setelah itu, tekan suspensi beberapa kali ke bawah supaya oli lama yang berada di dalam tabung dapat terdorong keluar secara maksimal.

Pastikan oli bekas benar-benar terkuras. Setelah itu, bersihkan bagian di sekitar lubang penguras agar tidak terdapat sisa oli.

Sebelum baut kembali dipasang, lilitkan seal tape atau selotip khusus ulir pada bagian ulir baut penguras.

Cara tersebut bertujuan membantu memastikan sambungan kembali rapat sehingga potensi kebocoran dapat diminimalkan.

2. Buka Pengunci Penutup Atas Shock

Setelah oli lama dikeluarkan, tahap berikutnya adalah membuka bagian atas shockbreaker.

Baca Juga: Live Streaming FC Seoul vs Persib: Maung Bandung Siap Tempur

Tekan penutup atas suspensi, kemudian lepaskan kancing atau clip penguncinya menggunakan obeng minus berukuran kecil. Lakukan proses tersebut secara perlahan agar bagian pengunci tidak rusak.

Sebelum memasukkan oli baru, pastikan area di sekitar celah penutup sudah dalam kondisi bersih. Jangan sampai kotoran atau sisa oli lama ikut masuk ketika proses pengisian dilakukan.

3. Isi Oli Baru Sesuai Takaran

Setelah bagian atas terbuka, oli shock baru dapat dituangkan melalui celah tersebut.

Takaran oli yang digunakan berada di kisaran 60–65 mililiter, tetapi jumlah tersebut perlu disesuaikan dengan jenis dan spesifikasi sepeda motor yang digunakan.

Setelah oli baru dimasukkan, pasang kembali penutup atas. Tekan hingga posisinya kembali sempurna, kemudian pasang kancing pengunci sampai benar-benar masuk pada dudukannya.

Pastikan penutup sudah rata dan terkunci dengan kuat sebelum melanjutkan pengerjaan.

Langkah yang sama kemudian dilakukan pada tabung shockbreaker di sisi lainnya agar karakter suspensi kanan dan kiri tetap seimbang.

Suspensi Bisa Kembali Empuk dan Responsif

Penggantian oli shock depan dengan metode tersebut ditujukan untuk mengembalikan performa suspensi agar terasa lebih nyaman ketika sepeda motor melewati permukaan jalan yang tidak rata.

Suspensi yang telah mendapatkan oli baru juga disebut dapat terasa lebih empuk sekaligus responsif saat digunakan.

Baca Juga: Live Streaming FC Seoul vs Persib: Maung Bandung Siap Tempur

Selain meningkatkan kenyamanan berkendara, penggantian oli shockbreaker juga dapat membantu mengurangi benturan keras atau suara “jedug” yang muncul dari suspensi. 

Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan volume oli suspensi yang berkurang maupun kondisi oli yang sudah mengalami penurunan kualitas.

Meski metode ini relatif praktis, takaran oli sebaiknya tetap mengikuti spesifikasi sepeda motor masing-masing.

Kesalahan takaran maupun proses pemasangan yang kurang tepat dapat memengaruhi kinerja suspensi. (Irsyad/Unpak)

Editor : Yosep Awaludin
sepeda motor suspensi shockbreaker