Karburator Boros BBM? Cek Nosel dan Main Jet, Bisa Jadi Ada Kebocoran

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 15:09 WIB
Ilustrasi hal yang perlu dicek ketika karburator boros BBM (Ilustrasi Gemini AI)
Ilustrasi hal yang perlu dicek ketika karburator boros BBM (Ilustrasi Gemini AI)

RADAR BOGOR - Karburator yang terasa semakin boros tidak selalu disebabkan setelan angin atau ukuran spuyer. 

Salah satu bagian yang perlu diperiksa adalah nosel dan main jet, terutama jika nosel sudah longgar akibat usia dan korosi. Kondisi tersebut dapat membuat aliran bensin tidak lagi bekerja sebagaimana mestinya.

Dilansir dari kanal YouTube Silaban Channel, kasus ini biasanya terjadi pada karburator motor tua yang bagian noselnya sudah tidak lagi rapat pada dudukannya. 

Baca Juga: Pasien di 22 RS Kota Bogor Naik 7 Persen, Ini Deretan Penyakit yang Dikeluhkan

Ketika terdapat celah di sekitar nosel, bahan bakar berpotensi terhisap melalui sisi tersebut sehingga suplai bensin menjadi lebih banyak dan konsumsi BBM meningkat.

Nosel Karburator Longgar Bisa Bikin Boros

Nosel berfungsi sebagai bagian dari jalur bahan bakar menuju ruang bakar. Idealnya, bahan bakar dari mangkuk karburator terhisap melalui lubang main jet.

Namun, karburator yang sudah lama digunakan dapat mengalami korosi. Material aluminium pada bodi karburator bisa mengalami perubahan pada bagian dudukan nosel sehingga lubangnya menjadi lebih longgar.

Baca Juga: Kepala BPN Kabupaten Bogor I Jadi Tersangka KPK, Bagaimana Pelayanan di Kantornya?

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kebocoran di sekitar nosel. Akibatnya, bahan bakar tidak hanya terfokus melewati jalur main jet.

Jangan Langsung Gunakan Lem

Salah satu cara yang mungkin terpikir untuk mengatasi nosel longgar adalah menggunakan lem besi.

Namun, metode tersebut dinilai kurang praktis karena nosel perlu dibongkar saat melakukan servis karburator.

Baca Juga: Kerak Oli di Mesin Motor Membandel? Ini Cara Membersihkannya dengan 3 Bahan Sederhana

Alternatif yang digunakan dalam kasus ini adalah seal tape untuk membantu merapatkan bagian nosel. Pemasangannya harus tipis dan disesuaikan dengan tingkat kelonggaran.

Yang perlu diperhatikan, seal tape tidak boleh menutup lubang-lubang pada nosel karena dapat mengganggu aliran bahan bakar.

Ring dan Main Jet Juga Perlu Diperiksa

Selain dudukan nosel, bagian ring nosel juga perlu diperhatikan. Jika ukurannya tidak sesuai dengan lubang dudukan, celah dapat menjadi jalur kebocoran bahan bakar.

Baca Juga: Kerak Oli di Mesin Motor Membandel? Ini Cara Membersihkannya dengan 3 Bahan Sederhana

Ring pengganti harus dibuat dengan ukuran yang presisi, terutama pada bagian diameter dalam agar sesuai dengan jalur main jet.

Bagian drat main jet juga dapat diperiksa apabila terdapat potensi kebocoran. Dalam kasus tertentu, seal tape tipis dapat digunakan untuk membantu merapatkan sambungan.

Tips Mengatasi Karburator Boros BBM

Beberapa bagian yang perlu diperiksa ketika konsumsi bensin meningkat antara lain:

- Dudukan nosel karburator.

- Kondisi nosel dan lubang-lubangnya.

- Ring nosel.

- Drat main jet.

- Kondisi korosi pada bodi karburator.

- Setelan karburator dan sistem bahan bakar secara keseluruhan.

Baca Juga: Yamaha R25 Generasi Pertama Naik Kelas Jadi 320 Cc, Tenaganya Tembus 40,9 HP

Kebocoran di sekitar nosel memang dapat menjadi salah satu penyebab karburator boros BBM. Namun, jika konsumsi bensin tetap tinggi setelah perbaikan, karburator sebaiknya diperiksa secara menyeluruh untuk mencari penyebab lainnya.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : YouTube Silaban channel
nosel karburator bbm karburator otomotif