RADAR BOGOR - Mobil yang tiba-tiba berebet, akselerasi terasa berat, dan tenaga berkurang bisa disebabkan sistem pengapian yang tidak stabil.
Pada mobil yang masih menggunakan distributor dan platina, kondisi komponen tersebut perlu diperiksa sebelum mengganti bagian lain, dikutip dari channel YouTube Goprak Group.
Kasus seperti ini dapat terjadi ketika platina sudah kotor, berkerak, aus, atau celahnya berubah. Akibatnya, proses pengapian menjadi kurang optimal dan mesin terasa lambat ketika pedal gas diinjak.
Baca Juga: Gaji PPPK Golongan Sama Bisa Beda? Ini Sebab dan Skema Pembagiannya
Platina Kotor Bisa Membuat Mesin Berebet
Platina memiliki peran penting dalam sistem pengapian konvensional. Celahnya harus sesuai agar pemutusan dan penyambungan arus berlangsung dengan baik.
Jika permukaan platina sudah berkerak atau mengalami keausan, celahnya dapat berubah.
Kondisi tersebut berpotensi membuat percikan api busi tidak optimal sehingga mesin terasa kurang bertenaga.
Baca Juga: Ganti Oli Shockbreaker Depan Motor Tanpa Bongkar Total, Ini Langkah Mudah dan Praktis
Jika mengalami kasus tersebut, platina bisa dibersihkan menggunakan alat penggosok kemudian disetel kembali pada kisaran 0,25–0,30 mm.
Periksa Delco dan Setelan Karburator
Selain platina, posisi distributor atau delco juga perlu diperhatikan. Penyetelan dilakukan secara perlahan sambil mendengarkan perubahan suara mesin dan memperhatikan putaran mesin.
Setelan karburator juga perlu disesuaikan karena sistem pengapian dan campuran bahan bakar sama-sama berpengaruh terhadap respons mesin.
Baca Juga: Mercedes Benz CLA Generasi Terbaru Punya Banyak Fitur Canggih, Mesin Hybrid hingga MBUX Terbaru
Jika salah satu setelan tidak tepat, gejalanya bisa berupa mesin brebet, langsam tidak stabil, atau akselerasi terasa lemot.
Jangan Lupakan Koil dan Kondensor
Kondisi platina tidak dapat dipisahkan dari komponen pengapian lainnya. Koil, kondensor, kabel busi, rotor, dan tutup distributor juga perlu diperiksa.
Platina yang masih bagus dapat bekerja lebih optimal jika komponen pendukung sistem pengapian dalam kondisi baik.
Baca Juga: Kepala BPN Kabupaten Bogor I Jadi Tersangka KPK, Bagaimana Pelayanan di Kantornya?
Pada kendaraan dengan sistem pengapian konvensional, platina yang kotor, berkerak, aus, atau salah setel dapat menyebabkan pengapian tidak stabil.
Sebelum mengganti banyak komponen, lakukan pemeriksaan secara bertahap. Jika tidak terbiasa melakukan penyetelan platina dan distributor, sebaiknya serahkan kepada mekanik agar celah dan waktu pengapian sesuai spesifikasi kendaraan.***
Editor : Asep SuhendarSumber : YouTube Goprak Group