RADAR BOGOR - Motor sering mati mendadak alias mogok setelah dipakai berjalan sekitar 1 kilometer tidak selalu mengalami kerusakan pada filter bensin.
Dikutip dari kanal YouTube kembang turi channel membagikan kasus di lapangan, aliran BBM dari tangki ternyata masih deras dan sistem pengapian juga normal.
Sumber masalah justru ditemukan pada saluran bensin karburator yang tersumbat, sehingga pasokan bahan bakar tidak mampu memenuhi kebutuhan mesin saat motor berjalan.
Baca Juga: UMKM Masih Ekspansif, Indeks Bisnis BRI Tembus 102,1 pada Triwulan II 2026
Bensin dari Tangki Lancar, Tapi Mangkuk Karburator Kosong
Pemeriksaan sebaiknya tidak langsung berfokus pada filter bensin. Aliran BBM dari tangki menuju karburator perlu diperiksa terlebih dahulu.
Jika bensin mengalir deras dari selang tangki, pemeriksaan dapat dilanjutkan ke karburator. Pada kasus ini, saat motor mengalami mogok, kondisi CDI, koil, dan busi masih normal.
Masalah justru terlihat ketika jumlah bensin di dalam mangkuk karburator diperiksa. Debitnya sangat sedikit sehingga mesin kekurangan bahan bakar.
Baca Juga: Jenis Tunjangan dan Dasar Penentuan Golongan PPPK Penuh Waktu Terbaru 2026
Saluran Masuk BBM Bisa Mengalami Sumbatan
Untuk memastikan penyebabnya, bagian pelampung diturunkan dan lubang masuk bensin pada karburator diperiksa. Ketika saluran tersebut ditiup, udara tidak dapat melewati jalur tersebut.
Bensin memang masih bisa merembes, tetapi alirannya sangat lambat. Kondisi ini dapat membuat motor kembali hidup setelah didiamkan lama karena mangkuk karburator perlahan terisi.
Namun saat motor digunakan, kebutuhan BBM meningkat. Karena pasokan yang masuk lebih sedikit daripada bahan bakar yang digunakan mesin, mangkuk karburator akhirnya kosong dan mesin mati mendadak.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Asian Games 2026 Kamis 17 September 2026, Basket dan Voli Wanita Mulai Tanding
Kotoran Kecil Bisa Membuat Motor Mogok
Penyumbatan pada saluran karburator tidak selalu berasal dari kerak atau debu. Dalam kasus tersebut, ditemukan pecahan plastik yang melintang di jalur masuk bensin.
Kotoran tersebut dapat menghambat aliran BBM meskipun selang dari tangki terlihat normal.
Setelah benda asing dikeluarkan, saluran dibersihkan menggunakan carb cleaner hingga aliran bensin kembali lancar.
Baca Juga: PP KBI Siapkan 10 Atlet Terbaik Jadi Profesional, Bidik Prestasi Kickboxing di Level Dunia
Temuan ini menjadi pengingat bahwa pemeriksaan sistem bahan bakar harus dilakukan secara menyeluruh.
Aliran deras dari tangki belum tentu berarti bensin dapat masuk ke mangkuk karburator dengan jumlah yang cukup.
Tips Mengatasi Motor Mati Setelah Beberapa Kilometer
Jika motor karburator sering mati setelah digunakan beberapa kilometer, beberapa bagian berikut bisa diperiksa:
- Cek aliran bensin dari tangki menuju karburator.
- Periksa jumlah BBM di mangkuk karburator.
- Periksa lubang masuk bensin pada karburator.
- Cek jarum dan pelampung karburator.
- Pastikan tidak ada kotoran atau benda asing yang menyumbat saluran.
- Jika suplai BBM normal, lanjutkan pemeriksaan sistem pengapian.
- Bersihkan karburator menggunakan cairan pembersih yang sesuai.
Baca Juga: AC Mobil Bunyi Cetik dan Keluar Asap, Ternyata Penyebabnya Bukan Sekadar Kompresor
Motor yang mati setelah berjalan sekitar 1 kilometer bisa disebabkan oleh suplai bensin yang tidak mencukupi, meskipun bensin dari tangki terlihat mengalir normal. Karena itu, jangan langsung mengganti filter atau komponen lain sebelum sumber masalah ditemukan.
Pemeriksaan saluran karburator, pelampung, jarum pelampung, hingga kondisi mangkuk bensin dapat membantu menemukan penyebab sebenarnya.
Jika tidak terbiasa membongkar karburator, pemeriksaan sebaiknya dilakukan oleh mekanik agar komponen dan saluran bahan bakar tidak mengalami kerusakan.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube kembang turi channel