Roda Depan Motor Bekas Terasa Oleng Saat Lewat Marka Jalan? Cek 2 Komponen Ini

Rani Puspitasari Sinaga • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 23:03 WIB
Ilustrasi motor bekas. Foto: Wahana Honda
Ilustrasi motor bekas. Foto: Wahana Honda

RADAR BOGOR – Pemilik motor bekas mungkin pernah merasakan roda depan seperti oleng ketika melintasi atau menginjak marka jalan. Kondisi tersebut jangan langsung dianggap sebagai masalah pada komstir.

Menurut mekanik, roda depan yang terasa tidak stabil bisa disebabkan oleh sejumlah komponen pada bagian kaki-kaki motor bekas.

“Sebenarnya penyebab roda depan motor bekas oleng saat lewat marka jalan enggak selalu karena komstir bermasalah,” ujar Suryo, mekanik bengkel R59 Racing.

Baca Juga: Info GTK Tampilan Baru! Cek Tanggal Update Data dan SKTP TPG Juli, Agustus, dan September di Sini

“Umumnya, gejala itu juga muncul dari bearing atau klaher roda dan sokbreker yang kerjanya tidak normal,” tambahnya.

Bearing Roda Mulai Oblak

Salah satu komponen yang perlu diperiksa adalah bearing atau klaher roda depan. Komponen ini berfungsi membantu roda berputar dengan lancar.

Bearing yang mulai rusak biasanya ditandai dengan putaran roda yang tidak lagi mulus. Kondisi tersebut dapat membuat kestabilan roda terganggu.

Baca Juga: Hobi Berburu Stamp Mulai Populer di Bogor, Cara Baru Menyimpan Cerita

“Efek bearing atau klaher roda yang mulai oblak membuat putaran ban jadi enggak stabil, terutama saat menginjak marka jalan dan akhirnya terasa oleng,” kata Suryo saat ditemui di bengkelnya di Jalan Dewi Sartika No.32D, Ciputat, Tangerang Selatan.

Karena itu, pemilik motor bekas sebaiknya tidak hanya memeriksa kondisi ban dan komstir, tetapi juga memastikan bearing roda depan masih dalam kondisi baik.

Oli Sokbreker Berkurang

Selain bearing, komponen lain yang bisa menyebabkan roda depan terasa oleng adalah sokbreker.

Sokbreker yang mengalami kebocoran dapat kehilangan sebagian oli di dalamnya. Akibatnya, kemampuan sokbreker dalam meredam guncangan menjadi berkurang.

Baca Juga: Info GTK Versi 2027 Rilis! Cek Fitur Baru dan Progres SKTP TPG September 2026 di Sini

“Biasanya terjadi kebocoran hingga oli sokbrekernya tinggal sedikit, sehingga kemampuan meredamnya jadi menurun,” jelas Suryo yang akrab disapa Mas Yo.

Menurutnya, berkurangnya oli sokbreker dapat memengaruhi kestabilan motor ketika melewati permukaan jalan tertentu, termasuk saat melintasi marka jalan.

“Salah satu dampak oli sok yang berkurang ini ya membuat motor oleng saat melintas atau menginjak marka jalan,” tutupnya.

Baca Juga: SMAN 3 Cibinong Melenggang ke Semifinal Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-West

Jadi, jika roda depan motor terasa oleng ketika melewati marka jalan, jangan buru-buru menyalahkan komstir. Bearing roda dan sokbreker juga perlu diperiksa karena kedua komponen tersebut dapat memengaruhi kestabilan bagian depan motor.

Terlebih bagi pemilik motor bekas, pemeriksaan kaki-kaki penting dilakukan untuk memastikan kendaraan tetap nyaman dan aman digunakan.

 

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
roda depan motor bekas otomotif