Motor Baru Ingin Awet? 7 Kebiasaan Ini Bisa Bantu Cegah Kerusakan Sejak Awal

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 10:04 WIB
Ilustrasi beberapa hal yang perlu diperhatikan pemilik motor baru (ilustrasi Gemini AI)
Ilustrasi beberapa hal yang perlu diperhatikan pemilik motor baru (Gemini AI)

RADAR BOGOR - Motor matik baru perlu mendapatkan perawatan sejak awal pemakaian agar performanya tetap terjaga. 

Melansir dari kanal YouTube HND Garage, terdapat tujuh hal yang perlu diperhatikan pemilik motor baru, mulai dari masa inreyen, pengecekan oli, kebersihan kaki-kaki, hingga pemilihan bengkel untuk mencegah kerusakan akibat perawatan yang kurang tepat.

1. Perhatikan Masa Inreyen dan Oli Awal

Pada 0–500 kilometer pertama, motor baru sebaiknya digunakan dengan gaya berkendara yang halus. Hindari membawa beban berlebihan atau menggunakan motor secara agresif selama masa penyesuaian komponen.

Baca Juga: Fakta Pencairan BLT Kesra 2026, Ini Daftar Bansos Cair September Ini

Pengecekan oli juga penting dilakukan sejak awal. Penggantian oli sebaiknya mengikuti buku pedoman pemilik dan jadwal servis resmi, termasuk memastikan volume oli sesuai spesifikasi mesin.

2. Jangan Asal Pilih Komponen

Komponen pengganti dan aksesori yang berkaitan dengan performa maupun keselamatan sebaiknya memiliki kualitas serta spesifikasi yang sesuai.

Bagian pengereman, misalnya, perlu diperiksa secara berkala karena kampas dan cakram merupakan komponen yang mengalami gesekan. Untuk busi, gunakan tipe yang sesuai dengan spesifikasi mesin, termasuk jika ingin menggunakan busi iridium.

Baca Juga: PepperMill Family Steak di WTC Matahari Serpong, Harga Mulai Rp25 Ribu

3. Kaki-Kaki Motor Wajib Dijaga Bersih

Debu, lumpur, dan kotoran yang menempel pada bagian bergerak dapat mempercepat keausan. Area as shockbreaker menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan.

Setelah motor melewati jalan berlumpur atau berdebu, bersihkan bagian tersebut agar kotoran tidak menumpuk dan berpotensi merusak permukaan as maupun seal shockbreaker.

4. Gunakan Motor Sesuai Peruntukan

Cara penggunaan turut menentukan usia komponen. Motor harian sebaiknya digunakan sesuai peruntukannya dan tidak dipaksa bekerja di luar kemampuannya.

Baca Juga: Usaha Rumahan Modal Kecil, Nomor 7 Jarang Dilirik

Untuk prosedur menghidupkan mesin, ikuti petunjuk pabrikan. Jika kendaraan memang memerlukan waktu pemanasan, lakukan secukupnya sesuai buku pedoman, karena motor modern tidak selalu membutuhkan pemanasan dalam waktu lama.

5. Rutin Cek Oli dan Potensi Kebocoran

Level oli mesin perlu diperiksa secara berkala sesuai prosedur yang ditentukan pabrikan. Jangan menunggu muncul gejala seperti suara mesin kasar atau performa menurun.

Perhatikan juga area mesin dan kolong motor untuk mengetahui apakah terdapat rembesan oli. Kebocoran yang dibiarkan dapat menyebabkan volume oli berkurang dan meningkatkan risiko keausan komponen mesin.

Baca Juga: Mensos Sebut Ada 4,3 KPM Baru, Bansos Dobel Mulai Cair September 2026

6. Hati-Hati Memasang Aksesori Kelistrikan

Motor modern memiliki sistem kelistrikan yang semakin kompleks, termasuk penggunaan lampu LED dan berbagai modul elektronik.

Pemasangan aksesori seperti lampu tambahan sebaiknya tidak dilakukan dengan memotong atau menyambung kabel secara sembarangan. Kesalahan instalasi dapat mengganggu sistem kelistrikan dan berpotensi merusak komponen elektronik.

7. Pilih Bengkel dan Mekanik yang Teliti

Perawatan motor baru tidak hanya bergantung pada komponen, tetapi juga kualitas pengerjaan. Pilih bengkel atau mekanik yang memahami konstruksi motor dan bekerja sesuai prosedur.

Baca Juga: Mobil Hybrid vs Mobil Biasa: Ini Perbedaan, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangannya

Pengerjaan yang kurang teliti dapat menimbulkan masalah baru, seperti baut rusak, klip patah, hingga bodi tergores.

Perawatan Sejak Awal Jadi Kunci

Motor baru memang dirancang untuk digunakan dalam kondisi harian, tetapi pemilik tetap perlu mengikuti jadwal servis dan spesifikasi yang ditetapkan pabrikan. 

Masa inreyen, pemeriksaan oli, kebersihan kaki-kaki, kelistrikan, hingga pemilihan mekanik menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi kendaraan.

Baca Juga: Kampas Ganda NMAX Dinilai Tipis Bikin Gredek Parah? Posisi Plat Pengunci Ternyata Wajib Diperhatikan

Dengan kebiasaan perawatan yang tepat sejak kilometer pertama, potensi kerusakan akibat kelalaian dapat diminimalkan dan kondisi motor lebih mudah dipantau dalam jangka panjang.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : youtube HND garage
tips otomotif Inreyen Motor motor motor baru Perawatan Motor