Motor Matic Berisik dari CVT? Jangan Langsung Ganti V-Belt, Cek Bagian Ini

Kholikul Ihsan • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 13:03 WIB
Ilustrasi pembongkaran CVT matic yang berisik (ilustrasi Gemini AI)
Ilustrasi pembongkaran CVT matic yang berisik (ilustrasi Gemini AI)

RADAR BOGOR - Suara kasar dari area CVT motor matic sering membuat pemilik langsung mencurigai roller atau V-belt. 

Dilansir dari kanal YouTube Afdhal Dirga Pratama, bunyi berisik juga bisa muncul akibat puli belakang yang sudah oblak, sehingga pemeriksaan seluruh komponen CVT penting dilakukan sebelum menentukan bagian yang harus diganti.

Puli Belakang Bisa Jadi Sumber Suara

Salah satu tanda yang perlu diperhatikan adalah suara kasar ketika mesin baru dinyalakan dan semakin terdengar saat gas diputar. Jika suara terlokalisasi di area CVT, bagian puli belakang sebaiknya ikut diperiksa.

Baca Juga: Jelang Persib vs Persijap: Beckham Putra Pastikan Timnya Siap Hadapi Laga

Kelonggaran pada bagian pen puli belakang dapat membuat komponen bergerak tidak semestinya ketika CVT bekerja. Kondisi inilah yang pada kasus tertentu dapat memunculkan suara berisik dari area CVT.

Jangan Hanya Periksa V-Belt dan Roller

Saat muncul suara dari CVT, pemeriksaan sebaiknya tidak hanya berfokus pada V-belt dan roller. Komponen lain seperti rumah roller, kampas ganda, mangkok ganda, puli depan, dan puli belakang juga perlu diperiksa.

Jika puli belakang sudah mengalami oblak, teknisi dapat menentukan apakah bagian tersebut masih bisa diperbaiki atau lebih tepat diganti. Keputusan tersebut bergantung pada tingkat keausan dan konstruksi komponen.

Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Bogor, Ayam Bakar dan Goreng Brothers Punya Kulit Ayam Jumbo hingga Es Durian

Perhatikan Kondisi Kampas Ganda

Bagian kampas ganda juga perlu diperiksa ketika sistem CVT dibongkar. Selain kondisi kampas, mur pengunci kampas ganda harus terpasang dan dikencangkan dengan benar.

Pengencangan yang kurang tepat dapat membuat komponen berisiko mengalami kelonggaran saat motor digunakan. Karena itu, pengerjaan bagian CVT sebaiknya menggunakan peralatan yang sesuai.

Setelah Servis, Wajib Lakukan Pengujian

Setelah komponen CVT dipasang kembali, jangan langsung menggunakan motor untuk perjalanan jauh. Nyalakan mesin terlebih dahulu dan perhatikan apakah suara abnormal masih terdengar.

Baca Juga: Stamp Hunter Jadi Tren Baru Saat Traveling, Ini Keseruan Berburu Cap dari Berbagai Tempat

Putar gas secara bertahap untuk memastikan CVT bekerja normal. Pada kasus yang menjadi referensi, suara kasar menghilang setelah puli belakang diganti dan seluruh komponen CVT dipasang kembali.

Jangan Abaikan Suara Berisik dari CVT

Suara kasar pada motor matic merupakan tanda yang sebaiknya tidak diabaikan. Semakin cepat sumber suara ditemukan, semakin mudah menentukan komponen yang mengalami keausan.

Jika suara berasal dari area CVT dan terus muncul, lakukan pemeriksaan di bengkel yang memahami sistem transmisi otomatis. Hindari mengganti komponen secara acak karena belum tentu V-belt atau roller menjadi sumber masalah.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : YouTube Afdhal Dirga Pratama
CVT Matic motor