RADAR BOGOR – Bagi yang sedang berburu mobil bekas, kondisi sistem pengereman menjadi salah satu bagian penting yang wajib diperiksa. Salah satunya adalah kampas rem yang berperan besar dalam menjaga keselamatan selama berkendara.
Sayangnya, banyak pemilik mobil bekas menyadari kampas rem mulai habis setelah muncul suara berdecit ketika pedal rem diinjak.
Padahal, kondisi kampas rem pada mobil bekas tersebut bisa menjadi tanda bahwa kampas sudah sangat tipis.
Baca Juga: Roemah Nona, Tempat Makan di Bogor dengan Menu Roti Sisir hingga Bubur Hongkong
“Padahal kalau sudah bunyi berdecit, itu tandanya kampas rem sudah tipis banget dan bisa merusak piringan cakram,” ujar Ferky, pemilik bengkel dan spare part Tango Motor.
Lantas, apa saja tanda kampas rem mobil mulai menipis? Berikut beberapa cirinya:
1. Pedal Rem Terasa Lebih Dalam
Salah satu tanda awal kampas rem mulai aus adalah pedal terasa lebih dalam ketika diinjak.
Baca Juga: Panduan Lengkap 2 Cara Login Info GTK 2026-2027, Cek Status TPG September di Sini
Kondisi tersebut dapat terjadi karena permukaan kampas semakin menipis sehingga jarak antara kampas dengan cakram menjadi lebih jauh.
2. Pengereman Mulai Kurang Pakem
Ciri berikutnya adalah daya pengereman terasa berkurang dibandingkan biasanya.
Mobil membutuhkan jarak lebih panjang untuk berhenti, terutama ketika melakukan pengereman mendadak.
Baca Juga: Dospulkam IPB University 2026 Gelar Webinar Transformasi Digital UMKM Olahan Perikanan
“Ciri berikutnya, daya pengereman terasa berkurang atau tidak sepakem biasanya saat mobil berhenti mendadak,” kata Ferky.
Hal ini menunjukkan kampas rem sudah tidak mampu memberikan daya cengkeram secara optimal terhadap piringan cakram.
3. Pedal Rem Bergetar
Pengemudi juga perlu waspada jika pedal rem terasa bergetar ketika diinjak.
Baca Juga: Cak Imin Gebrak 1001 Pasar Rakyat di Ciomas Bogor, Dorong UMKM Punya Akses Pasar Lebih Luas
Getaran dapat muncul akibat permukaan kampas rem yang mengalami keausan tidak merata.
Selain itu, kondisi permukaan piringan cakram yang mulai bergelombang juga bisa menjadi penyebab.
4. Minyak Rem di Reservoir Berkurang
Tanda lain yang kerap luput dari perhatian adalah menurunnya volume minyak rem pada tabung reservoir.
Menurut Ferky, kampas rem yang semakin tipis membuat piston kaliper harus bergerak lebih jauh untuk menekan kampas ke piringan cakram.
Baca Juga: Kuras Minyak Rem Motor Sendiri di Rumah? Begini Caranya agar Tidak Masuk Angin
Kondisi tersebut dapat menyebabkan posisi minyak rem di reservoir ikut turun.
5. Muncul Bunyi Berdecit hingga Gesekan Logam
Suara berdecit menjadi salah satu tanda yang sebaiknya tidak diabaikan. Terlebih jika suara yang muncul sudah berupa gesekan logam dengan logam.
“Kalau sampai bunyi logam ketemu logam, artinya kampasnya sudah benar-benar habis dan harus segera diganti,” tegas Ferky.
Ia menambahkan, kondisi tersebut sebaiknya tidak dibiarkan karena kampas yang sudah habis dapat membuat komponen lain, terutama piringan cakram, ikut mengalami kerusakan.
Baca Juga: Parkir Mobil Paralel di Ruang Sempit Bikin Deg-degan? Begini Trik Agar Tak Perlu Berkali-kali Manuve
Ferky yang membuka bengkel di Jalan Utan Jati, Ruko Daan Mogot Baru LB 2 Nomor 12, Cengkareng, Jakarta, mengingatkan pemilik maupun calon pembeli mobil bekas untuk tidak hanya melihat kondisi eksterior dan mesin.
Sistem pengereman juga perlu diperiksa agar mobil yang dibeli tetap aman digunakan dan terhindar dari biaya perbaikan tambahan akibat komponen rem yang sudah aus.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga