RADAR BOGOR – Mobil bekas masih menjadi pilihan banyak konsumen, terutama bagi mereka yang memiliki anggaran terbatas. Namun, ada satu hal penting yang wajib diperhatikan saat membeli mobil bekas, yakni jumlah kunci yang diberikan oleh penjual.
Idealnya, mobil bekas yang dibeli dilengkapi dua kunci.
Jika penjual mobil bekad hanya menyerahkan satu kunci, pembeli disarankan lebih waspada dan segera melakukan pengecekan sistem keamanan kendaraan.
Baca Juga: Tunjangan PNS dan PPPK 2026: Sama-Sama ASN, tetapi Belum Tentu Sama Nominalnya
Segera Program Ulang Immobilizer
Staff RnD Sumber Mas Autorindo (SMA), perusahaan yang memproduksi alarm dan komponen elektrikal kendaraan, Wahyudi, mengatakan pembeli yang terpaksa mendapatkan mobil bekas dengan satu kunci sebaiknya segera melakukan pemrograman ulang sistem immobilizer.
“Kalaupun memang terpaksa beli mobil yang hanya ada satu kunci, segera ubah perangkat lunak immobilizer,” ujar Wahyudi.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada kunci lain yang masih terdaftar dan dapat dikenali oleh sistem immobilizer kendaraan.
Baca Juga: KPAID Kota Bogor Catat 8 Aduan Hubungan Sesama Jenis, Salah Satunya Libatkan Anak Usia 6 Tahun
“Hal ini dimaksudkan agar tidak ada kunci lain yang bisa terdeteksi oleh mobil sehingga lebih aman,” jelasnya.
Jika sistem immobilizer tidak segera diprogram ulang, terdapat risiko kunci lain yang masih memiliki frekuensi atau kode immobilizer yang sama tetap dapat digunakan untuk mengakses kendaraan.
Sistem Keamanan Jadi Prioritas
Setelah membeli mobil bekas, konsumen biasanya langsung memikirkan perubahan pada bagian eksterior maupun interior. Namun, menurut Wahyudi, sistem keamanan justru menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian pertama.
Baca Juga: Healing Murah di Situ Pasir Maung Bogor, Wisata Danau dengan Pulau SiPaman dan Wahana Perahu
“Banyak kasus kejadian mobil hilang karena ada oknum yang masuk ke dalam. Jadi bukan eksterior atau interior yang dilakukan ubahan terlebih dahulu, namun sistem keamanan,” beber Wahyudi.
Karena itu, pembeli mobil bekas disarankan segera memastikan seluruh sistem keamanan kendaraan dalam kondisi aman, terutama apabila hanya mendapatkan satu kunci dari pemilik sebelumnya.
“Jangan sampai kejadian itu di mobil kita yang baru saja kita beli,” pungkasnya.
Baca Juga: CPNS BAKAMLA Wajib Bisa Renang? Intip Deretan Tes Fisik Ekstrem Ini
Dengan begitu, memeriksa dan memprogram ulang immobilizer bisa menjadi salah satu langkah awal yang penting setelah membawa pulang mobil bekas, khususnya jika kunci yang diterima tidak lengkap.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga