RADAR BOGOR - AC mobil yang tiba-tiba tidak dingin saat berkendara atau hanya terasa dingin ketika mobil melaju bisa disebabkan berbagai masalah.
Pemilik kendaraan sebaiknya tidak langsung mengisi freon karena gangguan dapat berasal dari filter kabin, kondensor, kipas, kompresor, hingga sistem kelistrikan.
AC Dingin Saat Jalan tapi Panas Ketika Macet
Melansir dari kanal YouTube tips otomotif channel, salah satu gejala yang cukup sering terjadi adalah AC terasa dingin ketika mobil melaju, tetapi berubah kurang dingin saat kendaraan berhenti atau terjebak kemacetan.
Baca Juga: Alumni SLTA Bogor Angkatan 83 Gelar Jalan Sehat, 250 Peserta Reuni dalam Suasana Keakraban
Kondisi tersebut tidak selalu menunjukkan freon habis. Ketika mobil berjalan, aliran udara dari luar membantu mendinginkan kondensor. Saat kendaraan berhenti, sistem membutuhkan kipas kondensor untuk membantu membuang panas.
Jika kipas tidak berputar, putarannya lemah, atau terdapat gangguan pada sistem pengontrolnya, kemampuan AC menghasilkan udara dingin dapat menurun ketika mobil berhenti.
Jangan Lupa Periksa Filter dan Kondensor
Filter kabin yang terlalu kotor juga dapat membuat AC terasa tidak maksimal. Tumpukan debu dapat menghambat aliran udara sehingga hembusan dari kisi-kisi AC menjadi lebih lemah meskipun blower sudah diatur pada kecepatan tinggi.
Baca Juga: Makam Pria di Gunungsindur Bogor Dibongkar Polisi, Dianggap Ada Kejanggalan
Selain filter kabin, kondisi kondensor di bagian depan mobil juga perlu diperiksa. Debu, lumpur, daun, atau kotoran lain yang menutupi permukaan kondensor dapat menghambat proses pelepasan panas dari refrigeran.
Karena itu, AC mobil yang kurang dingin sebaiknya diperiksa berdasarkan gejalanya, bukan langsung diasumsikan kekurangan freon.
Freon Berkurang Bisa Menandakan Kebocoran
Freon atau refrigeran memang menjadi salah satu bagian penting dalam sistem AC. Namun, refrigeran tidak seharusnya berkurang seperti bahan bakar yang habis karena digunakan.
Baca Juga: KH Hasan Abdullah Sahal Guyon di Depan Prabowo, Singgung ‘Cari Muka’ dan Pilihan Gontor
Jika jumlah refrigeran terus berkurang, perlu dicari kemungkinan adanya kebocoran pada sistem. Kebocoran dapat terjadi pada sambungan pipa, seal, kondensor, evaporator, atau bagian lainnya.
Mengisi freon tanpa mencari sumber kebocoran hanya dapat membuat masalah yang sama kembali terjadi.
Kompresor dan Magnetic Clutch Juga Bisa Bermasalah
Kompresor bertugas membantu sirkulasi refrigeran dalam sistem AC. Ketika kompresor mengalami gangguan, performa pendinginan dapat menurun dan dalam kondisi tertentu bisa disertai suara yang tidak normal.
Baca Juga: Beli Mobil Bekas Cuma Dapat Satu Kunci? Jangan Langsung Dipakai, Lakukan Ini
Komponen lain yang perlu diperhatikan adalah magnetic clutch. Jika bagian ini bermasalah, kompresor tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya meskipun blower tetap menyala dan indikator AC terlihat aktif.
7 Penyebab AC Mobil Tidak Dingin
Beberapa bagian yang perlu diperiksa ketika AC mobil tidak dingin meliputi:
1. Freon berkurang atau terjadi kebocoran.
2. Filter kabin terlalu kotor.
3. Kondensor kotor atau aliran udaranya terhambat.
4. Kipas kondensor bermasalah.
5. Kompresor AC mengalami gangguan.
6. Magnetic clutch bermasalah.
7. Sistem kelistrikan atau kontrol AC mengalami gangguan.
Baca Juga: KPAID Kota Bogor Catat 8 Aduan Hubungan Sesama Jenis, Salah Satunya Libatkan Anak Usia 6 Tahun
Jika AC mobil tidak dingin, pemeriksaan sebaiknya dilakukan secara menyeluruh mulai dari tekanan refrigeran, temperatur, kondisi kompresor dan kipas, hingga sistem kelistrikan.***
Editor : Asep SuhendarSumber : youtube tips otomotif channel